
Safaluna
Bab 25
•
Kini Aaron dan Safa telah tiba di sebuah restoran mewah yang cukup ramai pelanggan.
Aaron menuntun Safa sambil menarik kursi agar gadisnya bisa duduk disana.
"Kamu mau pesan apa sayang?" tanya Aaron.
"Umm, kayaknya makan salmon enak deh." jawab Safa sambil tersenyum.
"Bener juga! Yaudah, kita pesan salmon ya buat makan kali ini?" ucap Aaron.
"Iya," ucap Safa singkat.
Aaron pun memanggil pelayan dan memesan makanan untuk mereka berdua, tak lupa Aaron juga memesan minuman disana.
Setelahnya, Aaron kembali fokus menatap Safa. Ia meraih dua tangan wanita itu dan menggenggamnya dengan erat.
"Tangan kamu ini lembut banget loh, aku sampe gak bisa berhenti elus tangan kamu!" ucap Aaron.
"Iya sayang, aku juga suka dielus begini sama kamu. Rasanya tuh nyaman banget!" ujar Safa.
"Eh ya, kira-kira kamu bersedia gak kalau aku mau nikahin kamu dan kita tinggal berdua?" tanya Aaron pada Safa.
"Hah? Kamu serius mau nikahin aku?" ucap Safa terkejut bukan main.
"Tentu saja, dari dulu kan aku emang pengennya nikah sama kamu sayang. Tapi, Scarlett datang dan merusak semuanya. Makanya sekarang aku mau kita berdua benar-benar menikah, supaya kita bisa bebas hidup bersama." ucap Aaron.
"Tapi sayang, gimana sama Scarlett nanti? Terus, kalau orang tua kamu tau gimana?" tanya Safa.
"Mereka gak akan tau, kita tetap jalani semuanya seperti ini. Jadi, di belakang mereka ya kita bisa berduaan dan mesra-mesraan begini. Kamu mau kan sayang?" ujar Aaron.
"Umm, aku mau-mau aja sih. Apalagi aku kan juga cinta sama kamu sayang, jadi kenapa aku harus nolak?" ucap Safa sambil tersenyum.
"Terimakasih baby!" ucap Aaron seraya mencolek dagu kekasihnya.
Tak lama kemudian, pelayan datang membawakan pesanan mereka dan meletakkan makanan serta minuman itu di atas meja.
"Silahkan dinikmati!" ucap pelayan itu.
__ADS_1
"Yes, thank you!" ucap Aaron sambil tersenyum.
Pelayan itu pun pergi, kini Aaron dan Safa mulai sama-sama menikmati makanan mereka masing-masing.
"Emhh enak banget tau sayang! Aku udah lama gak makan salmon, padahal dulu aku sering banget makan ini bareng sama papa dan mama aku." ucap Safa sambil mengunyah makanannya.
"Kamu gausah sedih ya honey! Sekarang kan ada aku yang bisa temenin kamu makan salmon, jadi jangan sedih ya sayang!" ucap Aaron sembari mengelus wajah Safa.
Safa manggut-manggut saja, ia menikmati makanan itu dengan senang hati.
•
Tanpa sadar, kehadiran mereka di restoran itu rupanya disaksikan oleh salah seorang teman Scarlett yang kebetulan tengah makan disana.
Dia adalah Rossi, sahabat Scarlett yang pernah memberi saran pada Scarlett untuk membuntuti suaminya kala itu.
"Loh loh, itu Aaron bukan sih? Dia sama siapa itu ya disana?" gumamnya.
"Kelihatannya mereka mesra banget, apa jangan-jangan itu selingkuhannya Aaron?" ucapnya.
"Wah gak beres nih! Gue harus laporin ini ke Scarlett, supaya dia tau kelakuan suaminya!" ucap Rossi.
Gadis itu pun mengambil ponselnya, memotret Aaron dan Safa lalu mengirimnya ke nomor Scarlett.
📞"Halo Scar! Scar, lu dimana sekarang? Lu udah lihat foto yang gue kirim ke nomor WhatsApp lu belum?" ucap Rossi panik sendiri.
📞"Eee belum tuh, ini aku baru mau buka wa. Eh tapi udah ditelpon duluan sama kamu. Emang ada apa sih Ros?" ucap Scarlett.
📞"Aduh! Ini gue lagi di restoran red rose, terus gue gak sengaja ngeliat suami lu makan sama cewek lain disini. Mereka kelihatan mesra banget tau, pake pegangan tangan segala lagi." ujar Rossi.
📞"Masa sih? Cewek lain siapa?" tanya Scarlett.
📞"Iya Scar, siapanya sih gue gak tahu. Tapi, coba lu buka wa aja!" ucap Rossi.
📞"Oke oke!" ucap Scarlett.
Tuuutttt tuuutttt...
Telpon diputus oleh Scarlett, Rossi menaruh kembali hp nya di dalam tas lalu menatap ke arah Aaron dan Safa berada.
"Heh!!"
Tiba-tiba saja seseorang muncul di dekatnya, menepuk pundaknya dan membuat ia kaget.
__ADS_1
"Aaaaa jangan!" teriak Rossi spontan.
Teriakan gadis itu membuat seisi restoran terkejut dan menoleh ke arahnya, termasuk juga Aaron serta Safaluna.
"Hey! Ini aku pacar kamu, kok kamu malah teriak begitu sih? Kamu mau bikin aku digebukin satu restoran, ha?" ujar pria itu.
"Hah?" Rossi terkejut dan membuka matanya, ia melirik ke arah pria itu lalu bernafas lega.
"Huh ternyata kamu, aku pikir siapa loh!" ucap Rossi.
•
•
Tuuutttt tuuutttt...
Setelah memutus telponnya dengan Rossi, kini Scarlett langsung melihat foto apa yang dikirimkan oleh Rossi ke nomornya.
Scarlett begitu terkejut melihat foto suaminya tengah bersama seorang wanita dan mereka tampak mesra sekali.
"Hah? Aaron makin dekat aja sama Safa, bahkan disaat aku sedang pergi seperti ini dia malah asyik-asyikan sama wanita lain. Apa gak ada rasa perduli kamu sama aku sedikitpun, Aaron?" ucap Scarlett menangis.
Steve yang baru datang membawa makanan, terkejut melihat Scarlett menangis disana.
"Hey! Kamu kenapa nangis?" tanya Steve.
"Eh eee..." Scarlett terlihat bingung menjawab, ia berusaha menghapus air mata di pipinya.
Steve melirik ke layar ponsel Scarlett, ia melihat foto seorang pria bersama wanita tengah berpegangan tangan.
"Itu suami kamu?" tanya Steve pada Scarlett.
"Eee iya..." jawab Scarlett mengangguk kecil.
"Dia sama siapa itu disana? Kok mesra banget? Apa itu selingkuhan dia?" tanya Steve.
"Iya, begitu deh.." jawab Scarlett.
Steve menatap intens ke arah foto tersebut, sampai ia menyadari bahwa wanita yang tengah bersama Aaron mirip dengan Safa temannya.
"Bentar bentar, kayaknya aku kenal sama cewek ini!" ujar Steve.
...~Bersambung~...
__ADS_1
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...