Safaluna

Safaluna
Bab 28. Aaron pusing


__ADS_3

Safaluna


Bab 28



Drrttt..


Drrttt...


Ponsel milik Aaron berdering, Safa pun melirik ke arah nakas dan mengambilnya untuk melihat siapa yang menelepon kekasihnya itu.


"Sayang, ini mertua kamu kan ya?" tanya Safa.


"Hah??" Aaron terkejut dan langsung melepaskan dada Safa dari mulutnya.


Ia mengambil ponsel itu, kemudian bertambah panik saat mengetahui Michelle alias ibu Scarlett menelpon ke nomornya.


"Waduh gawat nih! Ini nomor mamanya Scarlett, gimana dong ya?" ujar Aaron panik.


"Yaelah santai aja kali! Bilang aja ke dia kalau Scarlett anaknya tuh kabur dari rumah, kayak cerita kamu ke mama kamu!" saran Safa.


"Oh iya, kamu emsng pintar ya sayang!" ucap Aaron.


"Hehe.."


Cupp!


Aaron mengecup sekilas pipi dan bibir Safa, lalu mengangkat telpon dari mama mertuanya tersebut.


📞"Halo mah! Ada apa?" tanya Aaron.


📞"Syukurlah kamu mau angkat telpon mama! Daritadi mama coba telponin nomor Scarlett gak nyambung terus, dia ada sama kamu kan Aaron?" ucap Michelle.


📞"Eee maaf ya mah! Sebenarnya dari kemarin itu Scarlett pergi dan aku gak tahu dia kemana, aku juga udah berusaha cari dia, tapi aku gak berhasil buah temuin dia." jelas Aaron.


📞"Apa??!" ujar Michelle terkejut bukan main.


Aaron sampai ikut terkejut mendengar suara keras Michelle, ia mengelus dadanya dan melirik ke arah Safa dengan bingung.

__ADS_1


📞"Maksud kamu apa Aaron? Scarlett pergi tapi kamu gak tahu dia pergi kemana, kamu ini suami macam apa sih Aaron? Bisa-bisanya kamu kayak gini!" ujar Michelle kesal.


📞"Maaf mah! Tapi, ini bukan kesalahan aku. Aku udah coba tahan dia buat gak pergi, tapi dia gak mau dengerin aku. Justru disini yang salah itu Scarlett, karena dia udah pergi gitu aja tinggalin aku dan sampai sekarang belum kasih kabar ke aku." ucap Aaron.


📞"Apapun itu, sekarang juga kamu harus cari Scarlett sampai ketemu! Mama gak mau tahu ya, mama cemas banget sama Scarlett! Sebagai suami yang baik, kamu harus bisa temuin istri kamu!" ucap Michelle.


📞"Iya mah iya, aku juga lagi usaha buat cari Scarlett kok. Mama tenang aja ya!" ucap Aaron.


📞"Yasudah, itu aja." ujar Michelle.


Tuuutttt tuuutttt...


Michelle langsung menutup telponnya, membuat Aaron terkejut dan mengelus dadanya.


"Aaarrgghh sial! Ini semua gara-gara tuh cewek sialan! Pake acara kabur dari rumah segala, jadi aku kan yang ribet sekarang!" geram Aaron.


Safa bangkit dari duduknya, mendekat ke arah Aaron untuk menenangkannya.


"Sayang, kamu yang sabar ya! Istri kamu itu emang cewek gak bener, dia seharusnya gak kabur dari rumah dan tinggalin kamu begini. Kamu gak perlu lagi mikirin dia sayang!" ucap Safa.


"Gimana caranya aku bisa gak mikirin dia? Aku terus-terusan dicecar sama orang tua aku dan mertua aku, aku pusing tau sayang! Aku harus cari Scarlett sampai dapat dan bawa dia pulang ke rumah!" ucap Aaron.


"Oke! Kalo gitu aku mau mandi dulu ya? Maaf ya karena aku harus pergi sekarang!" ucap Aaron.


"Gapapa sayang, kamu mandi aja terus cari Scarlett sampai dapat! Untuk kali ini aku dukung kamu, supaya kamu gak dicecar terus sama orang tua kamu. Lagian kita kan udah senang-senang dari kemarin, aku puas kok." ucap Safa.


"Makasih ya sayang! Kamu itu emang wanita paling pengertian deh di hidup aku!" ucap Aaron.


Aaron memeluk dan mengecup kening Safa dengan lembut sebelum pergi mandi.




Sementara itu, Steve sudah bersiap untuk pergi dari apartemennya. Ia pun menghampiri Scarlett yang masih terduduk di sofa sambil menikmati cemilannya.


Steve duduk di samping Scarlett, merangkul pundak gadis itu sambil tersenyum dan menatap wajahnya.


"Hey manis! Kamu lagi apa?" ucap Steve lembut.

__ADS_1


"Kamu emangnya gak lihat? Aku ini kan lagi nonton tv sambil makan," jawab Scarlett ketus.


"Iya iya, gausah jutek gitu kali sayang. Aku kan cuma nanya sama kamu, biasa aja dong!" ucap Steve.


"Aku biasa aja kok, mungkin kamu yang ngerasa aku jutek." elak Scarlett.


"Hey!" Steve menarik wajah gadisnya dan menatapnya dengan tajam.


"Kamu ini sebenarnya kenapa? Kamu marah sama aku karena aku udah ambil kesucian kamu? Maaf ya cantik, tapi beneran deh malam itu aku benar-benar gak bisa tahan lagi! Abisnya kamu juga sih malah goda aku begitu," ujar Steve.


"Enggak, bukan soal itu kok. Malam itu kan bukan salah kamu, aku sendiri yang minta kamu buat sentuh aku." ucap Scarlett.


"Ya terus kenapa kamu jutek gini sama aku? Kamu gak perlu takut sayang, nanti pasti aku nikahin kamu kok! Aku ini cinta sama kamu, aku pasti bakal bertanggung jawab!" ucap Steve.


"Iya Steve, aku cuma lagi mikirin suami aku. Kira-kira dia cari aku apa enggak ya sekarang?" ucap Scarlett.


"Entahlah, tapi menurut aku sih dia gak mungkin nyariin kamu. Pasti dia malah makin senang karena kamu gak ada, dan dia lagi mesra-mesraan sama selingkuhannya." ucap Steve.


"Iya juga sih, kamu benar. Aku gak perlu repot mikirin dia lagi," ucap Scarlett.


"Nah, itu kamu tau. Mending kamu fokus aja sama aku!" ucap Steve sambil tersenyum dan mengecup pipi gadisnya.


Cupp!


Tak hanya pipi, ciuman Steve juga mendarat di bibir Scarlett.


"Kamu manis banget sih!" ucap Steve.


"Udah, kamu pergi aja sana! Katanya tadi kamu mau cari kerja, nanti keburu panas loh." ucap Scarlett.


"Kamu mau ikut aku atau disini aja?" tanya Steve.


"Umm..." Scarlett tampak bingung dan berpikir sejenak memikirkan tawaran Steve.


Saat gadis itu tengah berpikir, Steve langsung melumatt bibirnya sembari menekan tengkuk wanita itu agar Scarlett tidak berontak.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

__ADS_1


__ADS_2