Safaluna

Safaluna
Bab 29. Tak sengaja bertemu


__ADS_3

Safaluna


Bab 29


β€’


Scarlett akhirnya memutuskan pergi bersama Steve keluar dari apartemennya.


Biar bagaimanapun, Scarlett merasa bosan jika hanya terus berada di apartemen pria itu.


Kini mereka pun masih berada di dalam mobil, dengan Steve yang menyetir mobilnya.


"Sayangku, kamu mau sarapan apa pagi ini? Mumpung masih pas nih waktunya, gimana kalau kita mampir dulu ke restoran atau tempat makan dekat-dekat sini buat sarapan?" tanya Steve.


"Ya boleh sih, terserah kamu aja mau bawa aku kemana. Lagian kan kamu juga yang bakal bayar nantinya, gak enak lah kalau aku pilih-pilih." jawab Scarlett sambil tersenyum tipis.


"Nah gitu dong sayang! Kalau kamu senyum kan jadi kelihatan makin cantik, jangan kayak tadi lagi ya!" ucap Steve seraya mencolek dagu Scarlett.


"Iya Steve," ucap Scarlett singkat.


"Yaudah, gimana kalau kita makan di restoran depan aja tuh? Aku udah pernah makan disana, rasanya gak buruk kok." ucap Steve.


"Terserah kamu aja! Aku ikut sama kamu, mau kamu bawa aku kemanapun itu. Aku kan udah serahin semuanya ke kamu, jadi mungkin sekarang aku ini milik kamu." ucap Scarlett.


"Oh ya? Emang sih, aku juga ngerasa kalau aku ini adalah pria paling beruntung di dunia!" ujar Steve.


"Kenapa gitu?" tanya Scarlett penasaran.


"Karena aku bisa dapetin kamu, dan mungkin kamu itu emang jawaban dari doa-doa aku setiap malam. Tuhan pertemukan kita, karena kita memang berjodoh. Buktinya aku bisa rasain tubuh kamu, padahal kamu udah jadi istri orang." jawab Steve.


"Entahlah, aku juga masih bingung. Tapi, udah dua kali kamu sentuh aku tadi kan? Gak mungkin juga aku pergi gitu aja dari kamu," ucap Scarlett.


"Iya, apalagi aku selalu keluarin di dalam. Itu sengaja supaya kamu hamil dan gak punya pikiran buat tinggalin aku atau kembali ke suami kamu," ucap Steve.


"Kamu bicara apa? Biar gimanapun juga aku masih punya suami, jadi otomatis aku bakal kembali ke dia dong. Ya tapi itu tergantung dia sih, kalau dia masih mau terima aku, ya pasti aku bakal balik sama dia." ucap Scarlett.


"Aku sih gak yakin dia mau sama kamu, dia kan udah punya cewek yang lain. Apalagi kalau nanti dia tahu, ternyata kita berdua udah pernah tidur bareng dua kali." ucap Steve.


"Huh gak tahu deh, aku pusing banget mikirin gituan terus!" ujar Scarlett.


"Yaudah, kamu tetap sama aku aja dan jangan kemana-mana! Aku ini sayang sama kamu loh!" ucap Steve.

__ADS_1


Scarlett mengangguk pelan menyetujui perkataan Steve agar ia tetap bersamanya.


Tiba-tiba saja wanita itu menyentuh tangan Steve dan mengelusnya lembut.


"Aku gak nyangka, akhirnya kamu mau juga sentuh tangan aku. Tangan kamu itu lembut banget sih, bikin jantung aku berdebar-debar." ucap Steve.


"Lebay!" cibir Scarlett sambil tersenyum.


"Hahaha, duh aku mleyot deh lihat senyum kamu yang manisnya melebihi gula itu!" ucap Steve sambil mencolek pipi wanitanya.


Scarlett geleng-geleng kepala mendengarnya, Steve menggenggam erat telapak tangan Scarlett dan menariknya ke atas sambil tertawa.


β€’


β€’


Aaron bertemu dengan asisten pribadinya, yakni Alvin untuk meminta bantuan padanya mencari Scarlett yang tak tahu ada dimana.


"Maaf tuan! Apa tugas yang harus saya lakukan sekarang ini?" tanya Alvin.


"Saya minta kamu cari tahu dimana istri saya! Saya sudah cari dia kemana-mana, tapi gak berhasil. Kamu kan pintar, pasti kamu bisa temuin istri saya dimana!" jelas Aaron.


"Kalau begitu kamu pergi sekarang, temukan dia dan bawa dia ke saya!" perintah Aaron.


"Siap tuan!" ucap Alvin patuh.


Alvin pun berbalik, kemudian pergi dengan mobilnya untuk mulai mencari tahu dimana Scarlett.


Sementara Aaron tetap disana, bersandar sejenak di badan mobilnya sambil mengecek ponselnya dan menghubungi Safaluna.


πŸ“ž"Halo cantik! Kamu lagi dimana sekarang?" ucap Aaron sambil senyum-senyum.


πŸ“ž"Halo sayang! Ini aku baru sampai di tempat makan terdekat, kebetulan aku lapar nih. Sekalian aku juga mau coba cari si Scarlett, siapa tahu aku berhasil ketemu sama dia." ucap Safa.


πŸ“ž"Yaudah, kamu hati-hati di jalan ya cantik! Jangan lupa kabarin aku terus!" ucap Aaron.


πŸ“ž"Siap kesayanganku!" ucap Safa.


πŸ“ž"Oke, bye sayang!" ucap Aaron.


πŸ“ž"Bye juga sayang! Mmuuaacchh😘😘.." balas Safa.

__ADS_1


Tuuutttt tuuutttt...


Setelah telpon terputus, Aaron masih tampak tersenyum bahagia dan mengecup layar ponselnya berkali-kali disana.


"Sayang banget aku sama kamu, Safa!" ucap Aaron.


β€’


β€’


Sementara itu, Safa memasukkan ponselnya ke dalam tas dan keluar dari mobilnya sambil tersenyum renyah.


Saat Safa hendak melangkah, ia dikejutkan dengan kedatangan sebuah mobil yang baru masuk ke area parkir restoran tersebut.


Tiiinnnn...


"Eh eh!" ucap Safa spontan sembari menghindar dari mobil tersebut.


"Woi! Bisa bawa mobil gak sih? Ini tuh tempat parkir, jangan ngebut-ngebut dong!" teriak Safa.


Lalu, pengemudi mobil tersebut pun keluar dan berjalan menemui Safa disana.


Safa langsung syok berat saat melihat Scarlett juga ada di samping si pengemudi.


"Scarlett?" ucap Safa spontan.


Tak hanya Safa, bahkan Scarlett juga langsung melongok lebar mengetahui selingkuhan suaminya ada di depannya saat ini.


"Safa? Kenapa sih aku harus ketemu kamu disini? Bikin eneg aja!" ucap Scarlett.


"Scar, kamu sabar ya! Kamu jangan emosi dulu!" ucap Steve.


Scarlett mengangguk menurut.


"Eee Safa, aku minta maaf ya! Tadi aku gak fokus ke depan nyetir nya," ucap Steve pada Safa.


"Steve, kenapa kamu bisa sama Scarlett?" tanya Safa penasaran.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

__ADS_1


__ADS_2