
"S*iet!!ngapain orang itu masuk TV lagi, semoga aja nggak pas Marvin nonton tv dirumah, ini jam nya dia nonton Tv habis pulang sekolah"
Gumam kelly dalam hati.
Kelly memang sempat mendapat kabar kalau mamanya sekarang sudah menjadi designer terkenal dan beberapa kali diundang wawancara di TV dan karyanya banyak dikagumi orang namun, dia seakan tidak perduli dengan hal itu hatinya masih menyimpan kebencian yang mendalam.
"Kell tuh mie nggak dimakan? Kok dimainin dan diaduk aduk aja?" Tanya Adrian.
"Ah nggak apa apa aku mendadak hilang nafsu, belum tak apa apain sih buat kak Adrian aja ya?" Kata Kelly
"Lah kamu nggak makan? Tadi katanya laper?" Tanya Adrian lagi
"Ya udah sini deh daripada mubazir" kata Adrian sambil membawa piring Kelly didepanya.
"Bilang aja masih laper! Tuh perut apa karet? Perasaan tuh es teh juga udah yang gelas jumbo, nasi juga porsi besar, masih aja kuat nyikat indomie ya?"
Ledek Vindy
"Eh emangnya elu nggak tau kalau atlet itu emang makan nya harus banyak???"
Balas Adrian
"Idiih pakek bawak bawak atlet lagi, gua juga atlet tp nggak makan sebanyak lu" jawab Vindy sambil menggigit ikan didepanya.
Kelly masih diam tak bergeming dan expresi mukanya tidak karoan. Dia hanya memainkan sendok dan esteh didepanya sambil terus diaduk aduk tanpa diminum.
Vindy yang memperhatikan Kelly cuma bisa diam, karena tahu sahabatnya itu sedang tidak mood untuk bicara atau melakukan apapun, dilihatnya Kelly makin keras mengaduk ngaduk gelas didepan nya, perlahan di tariknya gelas itu
__ADS_1
"Awas tumpah Kel, hmm sini kalau nggak diminum dah" kata Vindy
"Ah?? Sory sory nggak sadar gue" kata Kelly sambil mengambil tisu mengelap percikan - percikan air didepan nya.
Vindy menghela nafas panjang dilihatnya jam masih menunjukan pukul 13.30, masih setengah jam lagi sebelum anak anak kelas X pulang
"Ntar kayaknya bakal ada yang ngomel ngomel laparr ini ntar agak siangan" kata Vindy dalam hati,
Kelly pun tetap dalam lamunanya kali ini sedotan yang jadi sasaranya dilipat lipatnya sampek nggak karu karuan
"Yawla Kell.. ntar dimarahin Mang Mamat lu...tuh sedotan masih baru semua kok lu bejek bejeķ gitu" kata vindy sambil segera menarik sedotan sedotan lain yang masih bagus untuk dikembalikan
Kelly diam tak bergeming
"Kelly kenapa sih kok mendadak badmood gitu? Cerita sini sama abang" kata Adrian sambil memasang wajah sok imutnya
"Udah deh kak ye, daripada lu dilibas sekalian mendingan lu diem dulu deh biarin dulu dia" kata Vindy pada Adrian
"Lah emang dia kenapa sih??, badmoodnya kenapa??" Adrian tetap ngengkel pengen tau
"Hadehhh udah deh, kak Adrian mendingan bayar dulu dikasir sana dulu deh, ini kita jadi ditraktir kan?? bentar lagi kita juga mau balik soalnya" kata Vindy
"Ahh elu mah.. padahal udah gua traktir nih, ada ambil tambahan nggak tadi??" Kata adrian sambil berjalan ke arah kasir
"Adaaa gue tambah kerupuk 1 sama gorengan 2" jawab vindy
"Udah itu aja?? Eh kelly nggak mau nambah apa apa lagi?" Tanya Adrian
__ADS_1
Kelly hanya menoleh dan menggelengkan kepalanya
"Oke dah semua totalnya 34rb, kembalian 1rbnya permen ye?? Ambil 6 sana gih" kata mang mamat
"Okee mang mamat" jawab adrian sambil mengambil permen didepanya
"Eh udah 13.45 nih, pas jalan 15 menitan sambil nunggu mereka keluar" kata Vindy
"Yuk jalan" sembari menarik tangan Kelly
Kelly hanya diam saja dan berdiri mengikuti vindy
"Makasih ya kak Adrian!!! Sering sering yaaaaa!!!" Teriak Vindy
"Kalau sering sering sama kelly sih nggak apa apa, kalau sama elu malessss!!!," Jawab Qdrian
"Ah ya udah terserah yang penting makasih udah di traktir, btw kita jalan duluan ya!" Teriak Vindy sambil menarik kelly dan berjalan meninggalkan Adrian, Kelly yang terdiam kaget tanganya disentuh Vindy, baru dia menyadari apa yang terjadi
"Eh iya makasih ya kak aAdrian kita jalan dulu" teriak Kelly juga
"Eh iya sama sama cantikk...ah padahal kamu nggak makan juga" jawab Adrian
"Ya udah deh yuk, keburu pulang anak anak kelas x nya" kata Vindy
"Iya deh sana ati ati!" Teriak Adrian
Sambil berjalan juga kearah parkiran sepedah motor.
__ADS_1
***