
Pagi ini di kelas Vindy masih melamun, dia mengingat ngingat kejadian kemaren, Guido,
"siapa bocah itu? tapi mukanya sama sekali nggak mirip dan seingetku Bang Jop juga nggak punya adek" batin Vindy.
"Hmmm kumat nglamun nya!!!" suara Kelly mengagetkan Vindy.
"kaget gua Kell! ngapain sih ngagetin aja!!"
"gua tau apa yang lu lamunin Vind, udah tenang aja tuh grup BMTM udah gua suruh cari informasi"
kata Kelly
"hah? oalah iya emang sih gue kepikiran juga siapa tuh anak! mana kemaren dia nggak nyapa kita lagi maen masuk lapangan aja" kata Vindy
"udah nyantai dulu ntar kalau mereka dapet info juga pasti ngabarin kita" kata Kelly santai.
"pelajaranya siapa sekarang ya?" tanya Kelly sambil berjalan ke arah papan dan melihat jadwal pelajaran yang di tempel
"bagoes! pelajaranya si Betty!, cobaan di pagi hari!" kata Kelly sambil melipat tangan nya.
"gimana mau bolos lagi?" tanya Vindy.
"gila lu, masih dendam dia sama kita, gara gara bolos yang kemaren, dah lupa lu?" kata Kelly mengingatkan Vindy.
"oh iya lupa, ya sementara kita jadi anak penurut dulu, dikerjain apa lagi enaknya orang itu ya?" tanya Vindy
"Kumaaaaattt!!" kata Khezya dari belakang Vindy
"dia masih dendam kesumat kali, sama kalian berdua kasus foto duckface itu masih jadi persoalan, lagian kalian udah berapa lama dikelas ini? masih belum juga hapal jadwal pelajaran."
"hadeh! siapa juga yang mau ngapalin jadwal beribet begitu!!! yang penting bawak pulpen ama buku beres urusan!" sahut Vindy
"eh by the way ya, sumpah lu dapet dari mana sih tu foto vin??"
tanya Alika yang nyusul di belakang Vindy
"ohh tidak bisaa, itu rahasiaaa" Kelly yang menyahut dari belakang.
"Ahh pelit lu Kell!" kali ini Khezya yang ikut penasaran.
"bisa hancur dunia persilatan kalau lu tau itu foto darimana, udah lu tinggal tunggu tanggal main nya aja, masih banyak yang belum gue rilis" jawab Vindy sambil berjalan ke tempat duduknya.
"kayak album aja mau di rilis!" tambah Alika
"Vindy, kamu dicari si Adi, katanya dari kemaren di WA gak dibales bales" kata Maria ketua kelas XIS2
"waduh iya lupa gua, ntar istirahat aja deh tak samperin" kata Vindy.
tak lama bel tanda masuk kelas pun berbunyi, dan Bu Betty pun memasuki kelas, dan mulai mengabsen murid murid dikelas XIS2, padahal guru guru lainya biasa mempasrahkan nya pada sekretaris kelas, namun khusus untuk Bu Betty dia selalu mau mengabsen sendiri murid muridnya.
"oke hari ini nggak ada yang bolos ya! bagus!" kata Bu Betty setelah mengabsen murid murid kelas XIS2, lalu menoleh ke Vindy dan Kelly.
Vindy memberikan ekspresi wajahnya yang sangat menjengkelkan begitu juga dengan Kelly, Bu Betty pun semakin gemas melihat ke arah mereka berdua tetapi tidak bisa berbuat apa apa, karena mereka juga belum berbuat ulah. Bu Betty pun memilih melanjutkan materi.
"Oke Kita lanjutkan materi yang kemaren, buka buku kalian!"
Pelajaran Bu Betty pun diakhiri dengan membuat kelompok untuk materi presentasi minggu depan dan Vindy satu kelompok dengan Marco dan Kelly dengan Divo.
lalu bel tanda ganti pelajaran pun berbunyi dan dilanjutkan oleh pelajaran sosiologi oleh Pak Guntur.
__ADS_1
Vindy menguap beberapa kali dikelas, karena materi yang diajarkan benar benar membuatnya mengantuk, dan gaya mengajar Pak Guntur dengan suara yang begitu mendayu dayu. diliriknya Kelly yang sedang asik membaca komik
"sumpah gue ngantuk berat!"
"hanya orang berilmu yang nggak ngantuk kenak pelajaran nya Pak Guntur Vind!" bisik marco disebelah Vindy.
"ya ampun cepetan kelar dah!"
akhirnya setelah menunggu sekian lama dengan kebosanan yang memuncak, bel tanda istirahat pun berbunyi, anak anak langsung berlarian dari kelas masing masing bak keluar dari penjara.
Vindy dan Kelly langsung mencari Adi yang ternyata menunggu Vindy di depan Ruang Humas dekat kelas Vindy
"ngapain lu cari gua Di?" tanya Vindy
"uenaknya kalau ngomong ngapain! Wa gak dibales bales lagi! Soal sponsor yang kemaren gimana lu mau nggak???
"oalaa soal sponsor yang kemaren, dari mana sih emangnya? kok bisa hubungin nya ke osis? harusnya kan ke managerial tim Basket" tanya Vindy lagi
"lah ini nggak ada hubunganya sama osis non! orangnya hubungin gue langsung bukan ke osis, dia nawarin jadi sponsor tim basket tapi sebagai gantinya dia minta photoshoot" jelas Adi
"lah dari sponsor mana emangnya?"
kali ini Kelly yang bertanya
"nah itu gue juga bingung, lu tau designer yang lagi hits sering masuk tv juga itu nggak? siapa sih namanya?? nah ini dia lagi bikin rancangan untuk seragam basket, dan baju baju olahraga gitu keren keren sih modelnya. bentar gue inget inget, oh iya Shanty Bachtiar!, secara khusus juga dia mintak Elu sama Kelly yang tim ceweknya."
jelas Adi
Jdar!! badan Kelly langsung kaku dan mendelik ke Adi.
"GUA NGGAK MAU! TOLAK TAWARAN ITU! GUE GAK BAKALAN MAU PAKEK SERAGAM ATAU BERHUBUNGAN SAMA ITU ORANG! KALAU EMANG TIM BASKET BUTUH SERAGAM GUE BISA BELIIN NTAR! NGGAK PERLU SUMBANGAN DARI ORANG ITU!"
Vindy menarik nafas dalam dalam, ingin dia menampol muka Adi.
"Vindy gue mau ke kantin duluan, lu selesaikan dulu dengan Adi, yang jelas gue gak mau pakek barang dari orang itu!" kata Kelly sambil meninggalkan Vindy, Adi masih bengong kebingungan dengan sikap Kelly.
"eh kutu kupret!!!!!!! lu tetanggaan sama Kelly dari dulu kan ya? jadi kurang lebih tau toh masalah keluarganya dia?" tanya Vindy.
"iya gue temenan sama Kelly dari kecil, terus dia pindah itu tapi gue masih sering kontakan sih, iya gue tau masalah keluarga dia" Jelas Adi
"nah lu lupa Shanty Bachtiar itu siapa??"
Adi pun berusaha mengingat ngingat terus menutup mulutnya kaget!
"yawla!! gue lupa!!! ya ampun untung gue gak ditampol ditempat sama Kelly tadi!"
"Iya bener!! Shanty Bachtiar itu mamanya Kelly, OOn! kok bisa bisanya lu lupa dan nawarin dia!"
kata Vindy sambil menowel kepala Adi.
"udah sana buruan lu tolak itu tawaran sponsornya bilang anak basket udah banyak sponsor dan nggak ada waktu buat photoshoot udah mau pertandingan, atau alasan apa gitu!" kata Vindy
"Ku*ang Aj*r kalau gue tau dari awal itu mamanya Kelly gue udah tolak duluan pasti! nah ini gue lupa sama sekali!, udah gue mau sms dulu, bilang kalau anak basket nggak mau dan nggak bisa"
"ya udah gue nyusul Kelly dulu! pasti moodnya lagi amburadul itu! lagian tuh orang niatnya apa ya? diem diem nawarin sponsor! syaratnya begitu lagi!"
jawab Vindy
"entah lah! udah lu susulin si Kelly dulu sana, gue urus yang ini dulu!" kata adi
__ADS_1
"okee!" kata Vindy sambil berlari mengejar Kelly.
benar saja Kelly langsung badmood dan jengkel, Vindy mendekatinya pelan pelan, Ekspresi Kelly benar benar dingin.
"Kelly lu udah pesen makan? sekalian gua pesenin? es teh manis?" tanya Vindy
Kelly diam lalu menoleh Vindy dia mengangguk
"iya pesenin gua es teh manis 1, kepala gue pening masihan!"
Vindy agak lega mendengar sahabatnya menjawab,
dia pun segera memesan es teh manis untuk Kelly dan es sirup untuk dirinya.
tak lama tim Barisan Murid Tanpa Modal (Marco, Divo dan Alvin) ikut bergabung dengan mereka,
Vindy menyomot Tahu goreng di piring Divo.
"eh bos, ada kabar, ternyata si anak kelas X2 itu emang gak kenal sama bang Jethro, cuma mereka dulu satu tempat latihan basket gurunya sama, makanya tekniknya juga sama, denger denger sih gitu" kata Divo.
"Lah kalau cuma satu tempat kursus gak mungkin bisa kayak fotokopian gitu!, si Rizal anak SMA Cahaya seinget gue juga satu tempat kursus sama mereka tapi nggak sehebat itu" kata Marco,
"ya beda skill kali! tiap anak kan beda beda kemampuan menyerap ilmu nya! contohnya kita yang ngajar Pak Lukas semua, cuma pasti ada kelebihan masing masing tiap anak" kali ini Alvin yang menyahut.
"lah lu denger kabarnya dari mana emang? dari berapa sumber?" Kelly akhirnya buka suara.
"dari satu sumber doang sih! dari Julio, tp masih ga tau lagi juga, nanti deh kalau ada kabar lagi" kata Divo
"lah dia ketrima nggak di tim basket?"
tanya Vindy
"ya jelasssss auto ketrima lah! skill tingkat dewa begitu!" jawab Divo.
"ya udah deh, ntar kan lu lebih sering ketemu bisa tanya tanya langsung sama anaknya, lagian bagus juga kalau ketrima, menambah kekuatan anak tim basket" jawab Kelly.
"eh kemaren gua di WA sama si Adi katanya ada yang mau jadi sponsor kita, tapi kita harus mau jadi modelnya dan photo shoot? beneran ya? lumayan dong jadi model kita" kata Divo
Vindy langsung terbatuk batuk mendengar Divo.
"udah gue tolak mentah mentah! tuh sponsor gak kompeten dan ribet kok! kayak gak ada sponsor lain aja! kan dah banyak sponsor kita!" kata Vindy mencegah Kelly Badmood lagi.
"oh gitu ya!? males juga kalau ribet dan diatur atur!, bagus deh ditolak!" kata Alvin.
Kelly diam saja tak bergeming, dia memikirkan ucapan adi, yang bilang sponsor itu sengaja meminta secara khusus harus ada Vindy dan dirinya, berarti memang ada niat dari sponsor itu. pasti akan memaksa juga.
"semoga kali ini nggak berani aneh aneh! sumpah gue udah enek dan capek banget ini" batin Kelly dalam hati.
Vindy menoleh ke Kelly seakan tahu yang dia pikirkan dan Vindy cuma menggenggam tangan Kelly sejenak dan berkata.
"Gua tau apa yang ada dipikiran elu, udah sabar dulu, udah ditolak tadi sama si Adi, tapi kalau sampek maksa dan aneh aneh, tenang aja gue juga pasti nggak akan tinggal diam"
kata Vindy lagi.
Jam istirahat pun telah usai dan bel tanda masuk berbunyi, Vindy dan kawan kawan pun bergegas memasuki kelas.
**Bersambung...
bagi yang bekenan silahkan beri like, Vote dan rate ya..😊**
__ADS_1