
Kelly masuk ke dalam rumahnya, dilihatnya adeknya marvin sedang bermain dengan figurin figurin tentara kesukaanya
"Lapor kapten, hari ini ada musuh masuk kepangkalan"
"hah? Bagaimana bisa cepat siapkan pasukan, tembak semua musuh!!"
Teriak marvin sambil merubah rubah suaranya,
kelly pun terkekeh mendengar suara marvin,
marvin kaget mendengar kakaknya tertawa "loh kakak baru pulang, dari mana aja? Ughh baunya asem" teriak marvin sambil berlari menjauh
"heh enak aja! Kakak itu selalu wangi ya! Sini kakak peluk dulu" teriak kelly sambil berlari mau memeluk marvin, marvin pun berlari menjauh dari kelly
"nggakk mauuu!!! Omaaaaaaahh!!" Teriak marvin
"kellly! Ayo jangan ganggu adek, sana cepet mandi baunya udah asem banget ini!" Kata oma kelly yang sudah bersiap ke gereja
"hahaha iya oma, emang udah asem banget ya? " tanya kelly
"ya jelas, kayaknya bunga didepan bisa layu itu kenak baumu"
__ADS_1
"hahah iya deh aku mandi dulu sekarang" jawab kelly sambil mengambil handuk menuju ke kamar mandi
"cepetan ya, oma keburu mau ke gereja ini" teriak oma kelly dari depan.
"siap oma!" Jawab kelly.
Kelly memang hanya tinggal bertiga saja dengan oma dan adiknya, papa dan mamanya berpisah karena bercerai, papa kelly pergi menikah lagi dan mama kelly pulang ke tempat orang tuanya dan membuka usaha bisnis pakaian disana yang semakin berkembang dan sekarang lumayan terkenal
kelly masih ingat dengan jelas,bahwa mereka memang sering bertengkar dan dia dengan jelas mengingat ketika mereka bertengkar hebat saling berteriak dan memukul, mereka tetap bertengkar meskipun ada marvin dan kelly disitu dan melihat semuanya,
pertengkaran mereka semakin hari semakin hebat dan akhirnya para tetangga datang menarik kelly dan Marvin, yang sedang berpelukan, kelly melindungi marvin dalam pelukanya.
setelah kejadian itu orang tua Kelly dan Marvin berpisah. Haris Hermawan, ayah kelly ingin agar anaknya ikut dengan dia dan istri barunya, namun Marissa, oma Kelly dan Marvin ingin mereka ikut denganya, karena dia tahu kelly dan marvin masih trauma dengan pertengkaran yang sering terjadi antara Harris dan Shanty
Untungnya Marissa nenek Kelly mau mengerti keadaan Kelly yang kurang perhatian dan kasih sayang, Marissa berusaha tetap menyayangi Kelly sambil terus menasehatinya,
"Kell, kamu tadi bolos sekolah lagi ya? Oma dapet telepone dari romo Denny tadi" tanya omah Kelly dengan tetap berusaha tenang dan sabar,
"Iya omah, tadi males dan bosen bales dikelas" jawab Kelly sambil memainkan handphone nya.
"Lain kali jangan bolos lagi ya sayang, kan sayang kalau gak ikut pelajaran dikelas, besok di skors juga kan?" Tanya oma masih dengan nada sabarnya.
__ADS_1
"Iya omah.." jawab kelly.
"Oke sayang lain kali jangan diulangi ya?" Kata oma sambil mengelus rambut Kelly. Sekejap badan Kelly mendadak kaku dan terlihat tegang, oma menarik napas panjang. Ternyata kejadian 6 tahun lalu masih meninggalkan bekas yang mendalam bagi Kelly, semenjak kejadian 6 tahun lalu itu Kelly merasa tidak nyaman apabila disentuh apalagi dipeluk oleh orang lain, dia sendiri bingung dengan kondisinya ini.
Vindy juga mengetahui kondisi Kelly, Kelly sendiri yang menceritakanya
"Vind, lu jangan tersinggung ya kalau sewaktu waktu gue tepis tangan lu waktu lu pegang gue, sumpah gue nggak ada maksud apa apa, tapi itu emang reflek dari tubuh gue, gue juga bingung kenapa"
"Tenang aja gue ngerti kok Kell, nah karena kadang gue juga suka reflek rangkul orang dari belakang, nah kalau lu nggak nyaman, lu bilang aja ke gue, tenang aja gue pasti ngertiin dan nggak bakalan tersinggung kok"
Marisa sempat kahwatir dengan kondisi kelly ini dan dia membawa Kelly ke psikiater dan dokter bilang kalau itu respon reflek dari Kelly yang masih trauma dengan kejadian 6 tahun lalu, Marrisa hanya diberi saran untuk lebih memperhatikan Kelly dan banyak memberikan kontak fisik dengan Kelly dengan memberikan rasa aman untuk Kelly.
"Oh iya hari ini mama kamu telpon, katanya dia menyesal dan pengen minta maaf ke kamu, tapi nomermu nggak pernah aktif, ya oma jawab kalau kamu masih butuh waktu memaafkan dia" kata oma
"Halahh! Ngapain dia cari cari Kelly lagi? Kelly nggak peduli dengan perempuan itu? Nggak bakal Kelly maafkan dia. Kelly sudah anggep kelly itu anak yatim sudah nggak punya mama lagi! Dan sudah resmi putus hubungan dari wanita itu" jawab Kelly dengan sinis dan mendadak jadi emosi.
"Hush nggak boleh bilang gitu, omongan apa sih itu?" Kata oma Kelly, tapi kemudian dia terdiam, karena dia tau pasti sangat susah buat kelly untuk memaafkan mamanya itu, karena untuk dia sendiri masih susah untuk memafkan menantunya itu, masih teringat jelas, ketika dia mendapati Kelly dan Marvin menangis dan badanya lebam lebam bekas luka gara gara mantan menantunya itu.
*Kelly terdiam agak lama
ingatan kelly kembali ke 6 tahun lalu ketika mama dan papanya bertengkar dengan hebat.
__ADS_1
******