SALUTE!!! (THE CHOSEN SOLDIER)

SALUTE!!! (THE CHOSEN SOLDIER)
BAB 7 (Back to Routinity)


__ADS_3

Jam menunjukan angka 6.30,


dengan malas vindy bangun dan mematikan alarm di hpnya.


"Hm.. kok cepet banget sudah pagi lagi" Vindy mengucek ngucek matanya dan mengambil handuk masuk ke kamar mandi, Vindy pun bersiap siap untuk berangkat sekolah, setelah seharian libur gara gara di skors kemaren.


" papa sama mama sudah berangkat ke kantor bi?" Tanya vindy pada bi ina, pegawei rumah tangga yang sudah ikut 20 tahun di keluarga itu.


"sudah non tadi pagi pagi sekali katanya sih rapat diluar kota, padahal kemaren pulangnya malem sekali


"halah, mau aku keluar mau nggak keluar! mereka juga nggak bakalan tau bi, wong dirumah juga jarang" jawab Vindy sambil menyomot roti bakar yang disiapkan bi ina.


"Vin, ayo berangkat sekolah sekarang sudah ditungguin pak supri di depan" kata Marshya sambil hendak menarik tangan Vindy.


Vindy dengan cepat mengibaskan tangan marshya.


"apaan sih lu, sana berangkat duluan aja. Gua berangkatnya agak ntaran, dijemput sama kelly" jawab Vindy, Marshya pun dengan cepat menarik tanganya.


"oh ya sudah kalau gitu Vin, kan aku kira biar sekalian berangkat kita, ya udah lah kalau gitu, bi ina aku berangkat sekolah dulu ya, Vind aku duluan kalau gitu" pamit Marshya


Vindy tidak memperdulikan marshya, dia asik menghabiskan roti bakarnya.


"iya non, ati ati dijalan ya non" jawab bi ina.


Vindy memang tidak pernah berangkat ke sekolah bersama marshya, dia selalu berasama dengan kelly naek sepedah motornya. Marshya selalu berusaha mengajak Vindy kesekolah bersama, tetapi Vindy tidak pernah mau


Dinn.. dinn.. tak lama terdengar suara bell sepeda motor dari kelly, vindy pun segera berlari keluar dan lompat ke sepedah motor Kelly.


"vind!! Oi pelan - pelan naiknya duol!! Njungkel berdua nggak lucu kita" teriak kelly.

__ADS_1


"Ahh nggak mungkin, gue tau kalau lu udah strong jadi nggak mungkin jatoh! Karate aja udah sabuk merah masak jaga keseimbangan gini aja nggak bisa?"


"Lah sama aja mau sabuk merah, putih, pink atau rainbow sekalipun!! Kalau yang naek penumpang kayak loe! Tetep bisa jungkel gak karoan!" Kata Kelly lagi sambil menowel kepala Vindy.


"ya udah bi, aku berangkat sekolah dulu ya, menunaikan tugas muliaa!!!" Teriak Vindy


"iya non!! Ati ati dijalan ya, non Kelly setirnya jangan ngebut ngebut loh!" Teriak bi ina yang setengah kahwatir melihat kelly meng gas sepedahnya


"iya bi tenang aja, yuk bi duluan ya!" Jawab Kelly tenang.


"Woi dah masuk sekolah kalian pada???" Tanya marco sambil menyenggol bahu Vindy.


"ya udalah jangan lama lama liburnya tambah kangen sama gua lu nanti!" Jawab Vindy


"ah!!si bos tahu aja kalau gue kangen sini peluk dulu" goda Marco sambil mencoba memeluk Vindy.


"peluk dulu, peluk dulu gundulmu itu! Enak aja lu mau minta peluk peluk gua!" Kata Vindy sambil menyingkirkan badan marco, Kelly pun tertawa melihat ulah marco dan vindy


"eit eit jauh jauh lu, gua tendang lumayan nyangkut diatap sana lu!" Teriak Kelly sambil mengambil kuda kuda mau menendang Marco,


"eh eh, ikutan dong kalau mau peluk pelukan" teriak Alvin dan Divo sambil berlari dari belakang merangkul leher Kelly dan Marco, dengan segera mereka melepas rangkulan Alvin dan Divo,


"ah elu, gue aja belum goal..ini pelukanya! Mau ikut ikutan aja" semuanya ikut tertawa terbahak bahak bersama.


"Kalian! Ayo cepat masuk kelas! Bell sudah hampir bunyi" kata bu Yustin yang sedari tadi berada dibelakang Vindy dan kawan kawan. Vindy pun menoleh kebelakang, dilihatnya wajah salah satu musuhnya.


"ibu kalau mau bisa masuk duluan bu" jawab Vindy


"lah gimana juga mau masuk kalau kalian jalan berjajar gitu mau lewat mana saya?" Jawab bu Yustin

__ADS_1


"oh gitu yuk semuanya minggir beri jalann!! Artis besar mau lewat!" Teriak Vindy


"artis besar apa maksudmu?" Tanya bu yustin sambil menaikan alisnya. "JUSTINA BIBIER!!!!" teriak Marco..


"BABBY BABBBY BABBY OHHH, TOUGH YOU WILL ALWAYS BE MINE!!! BRUAKAKAKAKAKKAKAKAKAK" teriak Divo dan Alvin dengan suara keras seperti paduan suara, semuanya yang ada dikoridor sekolah tertawa terbahak bahak melihat kelakuan Marco dan kawan kawan


"HEHH kurang ajar kalian semua!!awas ya saya kasih poin minus nanti!" Teriak bu Yustin.


Tapi terlambat Vindy dan kawan kawan sudah berlari dengan cepat meninggalkan bu Yustin dibelakang.


"Boss kalian selama diskors kemarin ngapain aja dirumah, belajar ya??" Tanya Divo


"Belajar gundulmu atos itu! Lah elu! Katanya kemaren mau basket lagi gua tungguin sampek sore nggak ada kabar!" jawab vindy sambil menowel kepala Divo


"iya! Gue juga nungguin nggak ada kabar ya udah gue tidur aja seharian!" Tambah Kelly


"ya maaf boss! Kemarin kita lupa kalau sudah janji sama kalian, kemaren kita maen ps sama anak anak kelas sebelah" jawab Divo sambil menggaruk garuk kepalanya


"ya gara- gara elu akhirnya seharian gue cuma nonton variety shownya korea, satu satunya hiburan gue" jawab Vindy


"oh makanya lu ngefans sama gue vin, kan gue juga ganteng kayak opa opa korea gitu!" Kata Marco sambil bergaya


"huuuhhh opa opa.. lu ma adanya aki aki! Bukan opa korea!" Jawab Vindy sambil memukul Marco dengan buku di depanya.


"lah beneran kok! tuh cewek cewek yang ngefans sama gue bilang gue mirip lee jun ki!" jawab Marco


"udah deh Co, bilangin fans lu jangan berkhayal terlalu tinggi, asli termasuk penistaan terhadap lee junki kalau sampek dia dimiripin sama lu, bisa masuk pasal pelecehan itu!" jawab vindy


"yaelah jahat banget sih lu bos!!! sumpaaahh!!!" jawab marco dengan nada memelasnya.

__ADS_1


Tak lama mam Hedwig memasuki kelasnya dan anak anak mulai kembali ke tempat duduknya masing masing.


__ADS_2