SCHOOL GHOST

SCHOOL GHOST
School Ghost Ep 21 - 22


__ADS_3

👻Chapter 21👻


Dikelas 11.A ibu Sinta memasuki kelas tersebut, Yuna dan Stevia menunggu di luar kelas


Ibu Sinta : selamat pagi siswa dan siswi! Selamat datang di SMA Silverstone


Semua menjawab : selamat pagi juga bu!


Ibu Sinta : perkenalkan nama saya Sinta. Panggil saja ibu Sinta.. Baik lah, hari ini kita kedatangan 2 siswi baru. Silahkan masuk nak!


Yuna dan Stevia membuka pintu kelas dan kaki mereka mulai menginjak kelas barunya


Yuna dan Stevia berdiri di depan papan tulis dan siap memperkenalkan diri


Ibu Sinta : silahkan perkenalkan dirimu nak


Yuna : hallo teman-teman semua, perkenalkan nama saya Yuna Clairen.. Saya dari SMP 01 Xuande. Salam kenal


Stevia : hallo nama saya Stevia Florence, dari SMP 01 Xuande. Salam kenal semua


Ibu Sinta : baik, Yuna silahkan duduk dipojok kanan sana. Dan Stevia silahkan duduk dipojok kiri sebelah sana


Yuna : bu, disebelah laki-laki itu ya bu?


Tampak ditempat duduk yg disuruh oleh ibu Sinta, disebelah bangkunya Yuna ada seorang laki-laki tampan yang duduk disana


Ibu Sinta : (heran) laki-laki? Ah sudah lah ibu tak mengerti maksud kamu. Silahkan duduk


Yuna dan Stevia menganggukan kepala. Mereka berdua duduk berpisah namun masih tetap sekelas. Kelihatannya tidak ada Akira dan Mira


Yuna mulai berjalan ketempat duduk yg disuruh oleh ibu Sinta. Yuna sedikit gugup karena ia tak terbiasa duduk bersebelahan dengan laki-laki


Yuna mulai duduk, namun wajahnya masih terlihat gugup. Laki-laki yg disebelah nya berkata..


????? : hey mengapa gugup? Tenang saja, pasti kamu akan terbiasa


Yuna : (terkejut) hah? Kamu.. Berbicara denganku?


????? : ya tentu saja bicara denganmu


Yuna : tapi, kenapa kamu tidak memakai seragam sekolah? Dan dikelas ini tampak kamu sendiri yang berbeda


????? : sudah lah tidak usah mengkhawatirkan aku.. Mereka semua tidak akan bisa melihat ku.


Yuna : hah? A-apa maksudmu?


Laki-laki itu tidak menjawab, ia langsung memalingkan wajahnya. Yuna pun masih tidak mengerti apa yang dimaksud kata-katanya laki-laki itu. Yuna membuka bukunya dan mengikuti pelajaran dikelas barunya


Kriinggg // sekian waktu nya jam istirahat


Yuna merapikan bukunya dan langsung menatap ke arah laki-laki tersebut.


Dalam hati Yuna : kelihatan nya lelaki ini lebih dewasa dan lebih tua dariku.. Kira-kira siapa dia?


Yuna pun memberanikan diri untuk mengajak laki-laki itu mengobrol bersama


Yuna : hey (memegang pundak lelaki tersebut)


Laki-laki itu pun menoleh ke arah Yuna


????? : hm? Ada apa memanggilku?


Yuna : namaku Yuna, siapa namamu?


Laki-laki sudah memberanikan diri untuk memberitahukan nama dirinya yg sebenarnya


Raven : namaku Raven Farenzi,salam kenal Yuna (tersenyum untuk Yuna)

__ADS_1


Yuna : oh iya, yuk istirahat bareng kita ke kantin sama sahabat ku juga


Raven : tidak, makasih. (Dengan wajah dingin)


Yuna : loh kenapa?


Raven : aku lebih suka didalam kelas sendiri, pergi lah dengan sahabat mu itu


Yuna : ouh begitu, beneran nih gapapa kalau aku tinggal kamu sendirian disini?


Raven : iya tidak masalah


Stevia heran melihat Yuna seperti sedang berbicara sendiri, seakan-akan Stevia menganggap Yuna sudah gila. Dengan rasa penasaran, Stevia menghampiri bangku Yuna


Stevia : eh Yun, tadi kamu bicara sama siapa?


Yuna : oh ini, kenalin dia teman sebangku aku Stev. Namanya Raven Farenzi. Dan Raven kenalin ini sahabat aku namanya Stevia


Stevia bingung dan tak mengerti yg dimaksud oleh Yuna


Stevia : Yun? Kamu bicara dengan siapa? Di sebelah mu tidak ada siapapun


Yuna : bicara sama kalian berdua dong, masa sih?


Stevia : di sebelah kamu tuh ga ada apa-apa Yun..


Yuna : ih apaan sih Stev-_- ini tuh temen sebangku aku, dia laki-laki namanya Raven


Stevia : dih sumpah ga jelas amat dah


Yuna : udah lah kalau kamu ga percaya sama aku, yuk ke kantin aja


Stevia : hmm okey


Yuna : Ven, aku tinggal dulu ya


Raven : hem iya


.・。.・゜✭・.・✫・゜・。..・。.・゜✭・.・✫・゜・。.


👻Chapter 22👻


Raven hanya duduk diam dikelas. Sambil berkata sendiri


Raven : tenang lah Yuna, suatu hari nanti kamu bakalan jatuh cinta sama aku dan bakalan jadi milikku..


Sedangkan Yuna dan Stevia sudah makan-makan. Sambil mengobrol tentang laki-laki dikelas tadi


Stevia : Yun


Yuna : hm apa?


Stevia : Raven siapa sih?


Yuna : temen sebangku-_- tapi menurut aku sih ya, dia lebih dewasa dari kita. Aku ga tau umurnya sih, tapi dia ga pake seragam SMA sini. Cuma pakai jaket hitam doang


Stevia : wah, cogan dong:)


Yuna : matamu-_- tapi dipikir-pikir sih iya


Stevia : tapi beneran loh aku ga lihat dia di sebelah kamu tadi


Yuna : mata kamu rabun ya Stev? Atau penglihatan udah kurang jelas?


Stevia : paan sih, orang mataku masih normal kok. Tapi sumpah deh aku ga lihat Raven itu.. Apa jangan² dia makhluk halus? Dan kamu indigo ya, Yun?


Yuna : ngomong apaan sih Stev-_-

__ADS_1


Stevia : halah udah lah males bahas juga


Tiba-tiba matanya Stevia melirik ke arah Akira dan Mira


Stevia : Yun!


Yuna : apaan lagi seh-_-


Stevia : itu tuh, rupanya Akira dan Mira sekolah disini juga. Apa mungkin kita ga sekelas sama mereka?


Yuna pun menoleh ke belakang dan ia terkejut melihat Akira dan Mira


Yuna : iya Stev, bener katamu..


Stevia : hm udah lah mending kita waspada aja, dan ga usah inget si brengsek itu


Stevia dan Yuna melanjutkan da menghabiskan makanan mereka. Yuna membelikan makanan buat Raven juga


Stevia : eh Yun, itu nasi padang buat siapa?


Yuna : untuk Raven


Stevia : aciee ciee perhatian amat sih cowoknya belum makan dibeliin:) moga langgeng yak


Yuna : apaan sih-_- sekali lagi ngomong gitu aku tabok nanti. Dah lah yuk ke kelas ntar lagi juga bel bunyi


Stevia : oghey:)


Kelas masih sepi, murid lain masih dikantin. Hanya dikelas itu ada mereka bertiga. Yuna langsung menghampiri Raven


Yuna : Ven


Raven : kenapa?


Yuna : ini makanan buat kamu, makan dulu gih. Pasti kamu kelaparan deh


Stevia hanya memperhatikan Yuna dari belakang. Stevia heran mengapa Yuna berbicara sendiri tidak jelas


Raven menolak makanan tersebut


Raven : hm maaf Yuna, aku tidak bisa makan yang beginian


Yuna : kamu ga suka ya? Yaudah aku beliin yang baru lagi, kamu mau apa?


Raven : tidak perlu, aku hanya mau kamu


Yuna : a-apa? Maksud kamu apa?


Raven : kamu disini saja temenin aku


Raven menarik tangan Yuna dan menyuruh Yuna untuk duduk disebelahnya. Sedangkan Stevia pergi dari kelas itu dan membiarkan Yuna berduaan


Raven langsung memeluk Yuna


Yuna : Raven, kamu kenapa? Lepasin aku ven


Tangan Yuna mendorong Raven agar melepaskan pelukannya. Namun Raven menahan tangannya Yuna


Yuna : Raven, hey lepasin aku.. Kita hanya sekedar teman saja


Raven : tidak, kamu adalah milikku


Yuna tak mengerti sama sekali apa yg dimaksud oleh Raven


Yuna : aku jadi milikmu? Maksudmu gimana? Raven, lepasin aku. Nanti banyak yang melihat kita


Raven : mereka tidak akan bisa melihatku, tenang saja

__ADS_1


Raven tak ingin melepaskan pelukannya dengan Yuna. Ya, selama ini hantu yang selalu mengganggu Yuna adalah Raven. Raven lah hantu yang mencintai Yuna sejak Yuna masih kecil. Waktu itu Yuna belum tau apa-apa. Karena Raven sudah sangat jatuh cinta kepada Yuna, ia memberanikan dirinya agar bisa dilihat oleh Yuna. Suatu saat nanti ketika Yuna sudah dewasa, Raven agar segera menikahi Yuna dan Yuna akan jadi miliknya


✧༺♥༻✧✧༺♥༻✧✧༺♥༻✧✧༺♥༻✧


__ADS_2