SCHOOL GHOST

SCHOOL GHOST
School Ghost Ep 37 - 38


__ADS_3

👻Chapter 37👻


Raven dan Yuna kembali pulang kerumah • sesampainya dirumah


Ibu Sheila : lah kok kamu baru pulang Yun? Kenapa 2 hari ini kamu selalu pulang sore?


Yuna tak menghiraukan sambutan ibunya, karena Yuna sedikit kesal karena ibunya berbohong padanya waktu itu


Yuna dan Raven langsung masuk ke kamar. Karena sedikit kelelahan, Yuna pun berbaring


Yuna : huh lelah sekali..


Raven : Yuna


Yuna : eh ada apa Ven?


Raven : terimakasih banyak ya sudah banyak membantuku, bahkan aku nggak tau harus membalas kebaikan seperti apa


Yuna : hehe sudahlah, tidak apa-apa. Sekarang kamu tak perlu mengkhawatirkan dirimu lagi. Kamu akan menjadi manusia seperti ku! ^^


Raven : ehm iya, aku sangat senang. Terimakasih


Yuna langsung mengelus kepala Raven dengan lembut.


Yuna : jangan khawatir lagi, oke!:)


Raven : iya (tersenyum)


⌚ Menjelang malam hari • tepat pada pukul 10 malam. Teman-temannya Yuna sudah berada didepan rumah Yuna


°°Tok Tok Tok°°


(Yunaaa!)


Ibunya Yuna sangat heran, mengapa teman-temannya Yuna datang dimalam hari


Yuna langsung membukakan pintu -


Yuna : teman-teman, ayo silahkan masuk^^


Teman-temannya Yuna sudah masuk kedalam rumahnya Yuna. Dan ibunya Yuna bertanya


Ibu Sheila : Yuna, ada apa malam-malam kamu bawa teman sebanyak ini?


Yuna tak mempedulikan omongan ibunya, Yuna langsung mengajak teman-temannya untuk berada dihadapan ibunya


Ibu Sheila : eh ada apa ini? Kenapa kalian melihat saya?


Yuna : ibu! Sekarang Yuna minta ibu untuk jujur! Apa benar, ayah seorang pembunuh? Apa benar, ayah membunuh anak laki-laki di sekolah SD aku dulu? Jawab bu!


Ibunya Yuna sangat syok dan terkejut ketika Yuna menanyakan hal itu. Karena tak dapat lari kemana-mana, ibu Sheila terpaksa harus menjawab semua pertanyaan ini dan menceritakan semua kejadiannya


Ibu Sheila : nak.. Sebenarnya.. Iya, itu benar. Ayahmu seorang pembunuh. Ayahmu telah membunuh seorang anak laki-laki sewaktu kamu masih kecil. Dan membuang mayat anak tersebut di hutan dekat sekolahan mu..


Yuna : terus?! Mengapa waktu Yun bertanya kepada ibu, ibu menjawab ayah meninggal karena kecelakaan?!


Ibu Sheila mulai sedikit takut dan tertekan melihat Yuna membentaknya. Karena sudah tak tahan lagi, Ibu Sheila pasrah dan meminta maaf


Ibu Sheila : hiks hiks, Yunaaaa maafkan ibu nak.. Maafkan ibu selama ini berbohong kepadamu.. Ibu tau, kamu pasti kecewa nak. Tapi ibu mohon jangan beritahu kepada siapapun, ibu minta maaf sudah menamparmu pada waktu itu.. Maafkan ibu, Yunaaaa


Ibu Sheila menangis dan memohon-mohon kepada Yuna. Namun, karena Yuna sedikit merasa iba, Yuna memaafkan ibunya

__ADS_1


Yuna : baiklah ibu, karena aku merasa iba kepada ibu.. Aku maafkan


Ibu Sheila langsung memeluk Yuna dan menangis


Yuna : sudahlah ibu, janga menangis.. Yuna dan teman-temannya sudah tau semuanya


Ibu Sheila : benarkah?


Yuna : iya ibu, tak perlu ibu jelaskan lagi. Sebenarnya anak laki-laki yang dibunuh ayah waktu itu. Dia sudah bersama kami, kami bersama membantunya untuk mengembalikan menjadi manusia seutuhnya. Laki-laki itu bernama Raven Farenzi, usianya sekarang 21Tahun.


Ibu Sheila : hah? Apa itu benar? Anak laki-laki itu masih ada?


Yuna : (mengangguk) hm iya bu, dia baik-baik saja denganku. Malam ini kami akan menyelesaikan masalah ini


Ibu Sheila mengerti perasaan Yuna, dan sekarang mereka berbaikan. Teman-temannya Yuna juga ikut terharu


**✿❀ ❀✿****✿❀ ❀✿****✿❀ ❀✿**


👻Chapter 38👻


°°°°°°°


Sekian lama mereka berbicara, akhirnya jam sudah tepat pukul 12:00


Karena semua masalah sudah terselesaikan, Yuna memberanikan diri untuk berbicara kepada Raven


Yuna : Raven, masalahmu sudah selesai. Apakah kamu mau menjadi manusia seperti kami?^^


Raven : iya aku, terimakasih banyak kalian semua sudah banyak membantuku..


Yuna mulai melangkahkan kakinya agar dirinya lebih dekat lagi dengan wajahnya Raven. Yuna menghela nafas, dan memberanikan diri untuk mencium Raven didekat bagian bibir


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Yuna bersumpah didalam hatinya, dia benar-benar menyukai Raven setulus hatinya


SSRRRIIINGGGG//✨


Karena Yuna masih dalam keadaan memejamkan mata, Tubuh Raven mengeluarkan sinar cahaya


Cahaya ini menyinari seluruh mata teman-temannya Yuna bahkan ibunya Yuna juga


Terlihat wujud sebuah kaki yang panjang, tubuh yang sangat bagus, tangan yang kekar, leher yang menawan, dan wajah yang tampan. Raven benar-benar berubah wujud menjadi manusia seutuhnya!✨


Yuna dan teman-temannya perlahan membuka mata, dengan sangat terkejut mereka melihat wujud Raven yang kini sudah bisa dianggap sebagai manusia


Yuna melangkahkan kakinya kebelakang, ia benar-benar terkejut melihat Raven menjadi manusia


(Menakjubkan sekali)


Teman-temannya Yuna juga begitu. Raven mulai berbicara kepada mereka


Raven : Yuna? Apa aku sudah menjadi manusia?


Yuna : eum iya!


Raven langsung memeluk Yuna


Raven : Yuna, terimakasih. Terimakasih banyak


Yuna : hm iya, tidak masalah Raven

__ADS_1


Raven mendekatkan wajahnya didepan wajah Yuna. Dan menatap Yuna


Yuna : eh, mengapa kamu melihat ku seperti itu


Raven : aku... Aku... Aku menyukaimu Yuna!


Jantung mereka berdua berdebar-debar. Ya memang benar! Yuna dan Raven saling menyukai


Teman-temannya Yuna bersorak gembira


(Ciee ciee! Selamat ya Yuna! Jadian dong! Hehehe)


Theo : Hey Raven, kamu terlihat sempurna!


Naya : uwah tampan sekali..


Putri : apaan sih-_- Raven udah miliknya Yuna tau. Kita nolep² aja dah


Karina : wah selamat ya Raven, selamat sudah datang didunia!


Rafael : selamat ya bro


Raven : hm iya, terimakasih banyak teman-teman


Theo : berarti kita semua teman dong!^^


Yuna : iya! Teman terbaik untuk selamanya^^


Putri : ey, Yuna dan Raven jadian saja. Biar kami yang berteman baik. Jaga hubungan kalian yaa


Raven : haha iya benar yang dikatakan Putri


Yuna : hihi apaan sih (tergirang malu)


Ibu Sheila cukup senang melihat anak yang terbunuh akhirnya baik-baik saja. Dan merestui hubungan pacaran antara Yuna & Raven


Ibu Sheila : ibu senang dengan hubungan kalian berdua, sukses terus kedepannya


Yuna : iya ibu, terimakasih^^


Raven : terimakasih ibu mertua


Ibu Sheila : haha kamu bisa saja Raven (tertawa)


Theo : Yuna, Raven, ibu Sheila. Kami semua pamit pulang dulu yaa, sudah larut malam soalnya. Sampai ketemu besok di sekolah!👋


Yuna : iya, makasih ya sudah datang. Baiklah sampai jumpa besok👋


Teman-temannya Yuna dan Stevia pulang kerumah masing-masing. Yuna dan Raven kembali ke kamar


Yuna : ah syukurlah kamu sudah jadi manusia. Eh tapi kamu tidur dibawah saja! Kamu kan sudah jadi manusia, nanti kalau kita sekasur kamu malah berbuat macem-macem!


Raven : haha tidak kok, tidak akan. Aku akan tetap tidur bersamamu sayang


Yuna : ih apaan sih baru pacaran aja udah gombal!:(


Raven : sudah, sudah. Ayo tidur.. Sudah larut malam


Yuna : baiklah, selamat malam Raven!^^ mimpi indah!✨


✧༺♥༻✧✧༺♥༻✧✧༺♥༻✧✧༺♥༻✧

__ADS_1


__ADS_2