SCHOOL GHOST

SCHOOL GHOST
School Ghost Ep 31 - 32


__ADS_3

👻Chapter 31👻


Sesaat dikantin -


Raven dan Stevia sedang memesan beberapa makanan lalu, setelah dari kantin mereka berjalan menuju halaman sekolah


Yuna : eh kalian sudah sampai, mana pesanan ku?


Stevia langsung menyodorkan sebungkus roti yang dipesan Yuna tadi, tampak Stevia dan Raven yang diam saja seperti canggung


Yuna : hehe makasih Stev! Eh? Kalian berdua kenapa?


Stevia : eum tidak, tidak ada apa-apa


Yuna : hm? Benarkah? Lalu, Raven kenapa?


Raven : oh tidak ada


Yuna : sudah lah, ayo cepat dimakan. Keburu masuk kelas nanti


Stevia : iya


Karena rasa heran dan penasaran, Yuna terus memperhatikan Stevia dan Raven.


Skip - selesai jam istirahat


Jam pelajaran terakhir tiba


Kini, guru bahasa Inggris akan mengajari untuk jam pelajaran terakhir


Siswa dan Siswi dikelas tersebut belajar dengan suasana tenang.


⛅⛅⛅⛅⛅⛅⛅⛅⛅⛅


Sepulang sekolah - karena mereka sudah sepakat akan bermain di taman, setelah pulang sekolah ini mereka akan datang ke taman


-|Dirumah Yuna, Stevia datang untuk menjemput Yuna dan Raven|-


°°°Tok Tok Tok°°°


Yuna : eh Stevia! Yaudah ayo kita langsung aja ke taman. Pasti teman-teman lain sudah menunggu


Stevia : ehm iya


Yuna : Raven, ayo!


Yuna, Stevia, dan Raven jalan bersama menuju arah taman kota °°Sesampainya di taman°°

__ADS_1


Teman-teman baik mereka sudah menunggu dibawah pohon taman. Mereka sudah siap untuk saling bermain, dan berbagi cerita


Yuna : halo teman-teman semua!👋


(Halo Juga Yuna!)


Yuna : wah kalian sudah datang lebih awal, maaf kami terlambat


Karina : haha sudah lah tidak apa Yuna, kami baru saja datang. Ayo silahkan duduk


Theo : hey teman-teman, aku membawakan makanan bersama lho. Ini buatan ibuku


(Menyodorkan beberapa cake didalam bekal)


Semua teman-teman nya memperhatikan isi makanan yang dibawa Theo


Naya : wah Theo, itu kue apa? Kelihatannya enak sekali


Theo : cake dengan krim matcha, mau coba? Silahkan ambil saja


Yang biasanya suka makan yaitu Naya, Putri, dan Rafael. Mereka langsung mengambil dan memakan cake matcha tersebut


Yuna : eum teman-teman, ada sesuatu hal yang ingin ku bicarakan kepada kalian semua


Karena asyik mengobrol, tiba-tiba mereka langsung terhenti bicara dan memperhatikan Yuna


Theo : iya, kami pasti akan mendengarkannya


Karena sudah tak tahan untuk menyimpan berbagai rahasia mengenai tentang pembunuhan terhadap Raven, Stevia membantu Yuna untuk membicarakan hal ini kepada teman-temannya. Mereka harap, teman-temannya ini dapat membantu dan menjaga rahasia Raven dengan baik


✧༺♥༻✧✧༺♥༻✧✧༺♥༻✧✧༺♥༻✧


👻Chapter 32👻


Ditaman ini hanya ada Putri, Karina, Naya, Theo, dan Rafael. Yuna dan Stevia akan menceritakan kepada mereka-mereka saja. Yang sudah mereka anggap sebagai teman baik dalam menjaga rahasia


Karina : hal apa yang ingin kamu bicarakan Yuna? Tenang saja, kami semua tentunya akan menjaga rahasia


Yuna mempersiapkan diri dan menarik nafas lalu menghembuskannya


Yuna : jadi begini....


Sekian lamanya Yuna menceritakan tentang Raven, sekitar 1 jam waktu mereka terbuang


°°°Selesai menceritakan°°°


Yuna : ya begitu lah, sebenarnya Raven adalah hantu dikelas kita. Ku harap kalian semua dapat membantu kami dan menjaga rahasia ini

__ADS_1


Teman-temannya langsung merangkul dan memeluk Yuna.


Naya : iya tenang saja Yuna! Kami pasti akan selalu membantu! Jangan khawatir!


Putri : iya benar, kami akan menjaga rahasia!


Theo : bisa saja kami semua berteman baik dengan Raven juga!


Rafael : semangat Yuna! Semangat juga Raven!


Yuna terharu karena teman-temannya yang sudah begitu baik mendukung Yuna untuk Raven. Raven yang masih duduk disitu pun ikut terharu, sedangkan Stevia hanya diam mendengarkan


Yuna : hiks, terimakasih semuanya.. Kuharap Raven pasti akan senang mendengar hal ini


Karina : iya sama-sama Yuna, kami juga senang membantu. Oh iya, kalau boleh tau.. Apakah Raven masih memiliki keluarga?


Yuna : heum itu aku juga belum tau tentang keluarga nya. Tunggu, Raven ada disini bersama kita. Biar aku saja yang menanyakan kepadanya


Yuna langsung menghampiri Raven yang duduk dibelakang pohon tersebut


Yuna : Raven


Raven : (menoleh) hm, ada apa Yuna?


Yuna : apa kamu mendengar tadi? Teman-teman mau membantu kita!


Raven : iya aku tau itu, aku juga senang mendengarnya


Yuna : eum kalau begitu.. Bolehkah aku bertanya sesuatu?


Raven : ya silahkan


Yuna : selama ini kamu hanya bercerita tentang pembunuhan ayahku, kalau boleh tau.. Apakah kamu masih memiliki keluarga? Lalu, dimana keluarga mu?


Raven : ouh masalah itu.. Dulu semasa aku kecil, aku masih memiliki seorang ayah dan ibu. Keluarga kami begitu harmonis, setelah aku mati terbunuh ayahmu.. Entah kemana orang tua ku berada. Setelah aku menjadi hantu, ayah dan ibuku sudah tidak ada dihadapanku lagi sampai saat ini


Yuna mendengarkan dengan baik dan memahaminya°°


Yuna : oh jadi begitu.. Maafkan aku karena menanyakan hal ini, aku hanya ingin menjelaskan kepada teman-teman kita


Raven : iya tidak apa-apa, aku tidak keberatan


Yuna : baiklah, kamu bersabar saja dulu... Kami akan membantu untuk mengembalikan dirimu menjadi manusia lagi^^


Setelah mendapat penjelasan dari Raven, Yuna langsung menceritakan kepada teman-teman nya tadi


*:..。o○ ○o。..:**:..。o○ ○o。..:**:..。o○ ○o。..:**:..。o○ ○o。..:*

__ADS_1


__ADS_2