
👻Chapter 13👻
Saat pelajaran masih berlangsung, Tiba-tiba ada yang tidak enak dirasakan si Yuna. Ia merasa seperti ada seseorang yang menarik kakinya. Lalu, Yuna berteriak dikelas itu
Semua murid terkejut mendengar teriakan Yuna, pak Rian segera menghampiri bangkunya Yuna
Pak Rian : ada apa nak?
Yuna : ehm tidak pak, saya tidak apa-apa
Pak Rian : loh tadi kenapa teriak? Bilang aja sama bapak..
Stevia : iya Yun, bilang aja.. Kamu kenapa?
Yuna : hmm itu pak, tadi kaki saya ada yang narik. Jadi saya takut rok saya kebuka aja gitu..
Pak Rian : ada yang narik? Sini biar bapak cek bangkunya
Saat pak Rian mengecek bawah bangkunya Yuna, sama sekali tidak ada apapun
Pak Rian : tidak ada apapun nak
Yuna : beneran pak, saya tidak bohong
Pak Rian : sudah jangan takut lagi ya, mungkin itu cuma perasaan kamunya aja. Yaudah lanjutkan belajar nya
Yuna : t-tapi pak!
Pak Rian langsung pergi keluar kelas beliau ke majelis guru
Stevia langsung bertanya
Stevia : Yun, emangnya kamu kenapa?
Yuna : ada yang narik kaki aku, hampir aja rok aku kebuka sama sepatu aku lepas
Stevia : hah masa sih?
Yuna : iya Stev, beneran
Stevia : idih serem banget ya, waktu kelas 4 SD ini juga udah pernah terjadi sama kamu.. Sebenarnya ada apa yaa
Yuna : nah iya itu aku juga tidak tau, aku juga heran siapa hantu yang selalu menggangguku?
Stevia : hm udah deh lanjut belajar gih, santai aja
Yuna : iya.. (Menghembuskan nafas)
Mira memperhatikan percakapan nya Yuna dan Stevia
Mira : Ra, itu si Yuna kenapa sih?
Akira : ya mana aku tau lah, bodoamat ga usah dipeduliin
Mira : hm iya juga sih palingan dianya caper
Seusai 20 menit berlalu..
__ADS_1
~semua murid belajar dengan tenang~
*:..。o○ ○o。..:**:..。o○ ○o。..:**:..。o○ ○o。..:*
👻Chapter 13 ver.2👻
Kriinggg - waktu istirahat tiba
Pelajaran hari pertama mereka hari ini yaitu Matematika, IPA dan setelah istirahat kedua nanti adalah pelajaran olahraga praktek memainkan volly
Sementara jam istirahat pertama ini, Yuna dan Stevia ke kantin baru
Stevia : wah lumayan nih kantin baru, tapi ga tau juga sih harga makanan disini
Yuna : yaudah coba beli siomay aja, soalnya aku kepengen
Stevia : sip, mau berapa?
Yuna : 2 bungkus aja buat kita berdua
Stevia memesan 2 siomay kepada sang penjual dan juga teh es seperti biasanya
Bibi Ria : ini non, siomay sama teh es nya (meletakkan 2 bungkus siomay dan 2 gelas es teh)
Stevia : oke makasih bi, berapa bi harga semuanya?
Bibi Ria : siomay nya 10rb, es teh 6rb
Stevia : ini bi.. (Mengasihkan uang 16rb)
Stevia : Sama-sama bi..
Stevia dan Yuna membuka bungkus siomay. Lalu, langsung memakannya. Namun dikantin itu sepi, entah kemana anak-anak yang lain. Hanya ada bi Ria, Stevia dan Yuna dikantin tersebut
Tiba-tiba saat Yuna masih mengunyah beberapa siomay, ada seseorang yang memanggil namanya. Dan benar-benar dengar ditelinga nya sendiri
Stevia : Yun, kamu kenapa?
Yuna : kamu ya yang manggil aku tadi? Yunaaa Yunaaa, gitu?
Stevia : apaan sih, barusan aku panggil Yun. Emang kenapa?
Yuna : kok aku ngerasa kaya ada yang manggil aku gitu.. Suara itu bener-bener kedengeran ditelinga aku
Stevia : idih masih pagi juga, itu hantu ngeganggu mulu dah
Yuna : aku merinding loh Stev, tiap hari selalu aja terjadinya sama aku
Stevia : sama sih.. Yaudah cepet habisin, kita balik ke kelas
Yuna : hm
Stevia dan Yuna menghabiskan siomay dan es teh nya tadi. Mereka beranjak dari kantin ke kelas
゚+*:;;:* *:;;:*+゚゚+*:;;:* *:;;:*+゚゚+*:;;:* *:;;:*+゚゚+*:;;:* *:;;:*+゚
👻Chapter 14👻
__ADS_1
Sebelum sampai dikelas, Tiba-tiba banyak murid-murid yang heboh dan ramai didepan sana.
Stevia : eh btw kenapa tuh kok ramai banget dah
Yuna : iya tuh pada teriak² dan lari-lari. Kenapa yaa
Stevia : bentar ya, coba aku yang kesana dulu. Kamu tunggu disini
Yuna : iya hati-hati
Sesampainya Stevia di perkumpulan depan kelas sana. Stevia berubah menjadi zombie yang berlumuran darah
Sedangkan Yuna masih aman diluar kantin tadi
Yuna : hm Stevia mana ya, kok lama banget. Coba aku cek aja deh
Setelah Yuna berjalan menuju arah kelas, rupanya semua murid satu sekolah ini telah berubah menjadi zombie yang kejam. Mereka semua mengejar Yuna karena hanya darah Yuna yang masih darah manusia
Yuna : apa?! Stevia jadi zombie?! Tidak, aku harus lari.. Maafkan aku Stev
Yuna berlari dengan sangat lambat sementara zombie-zombie lebih cepat mengejar nya. Yuna terus berlari sampai ia berhasil keluar dari bangunan sekolah itu. Yuna juga mencari tempat sembunyi dahulu. Yuna pun bersembunyi di sebuah gudang lalu menguncinya
Yuna : huh.. Huh.. Huh.. Aku rasa ini sudah sedikit aman. Pintunya sudah ku kunci tentunya mereka tidak akan mengetahui keberadaan ku..
Yuna masih menghembuskan nafasnya. Tiba-tiba didalam gudang tersebut ada seorang lelaki yang menurut perkiraan berusia 17 tahun. Sementara Yuna masih berusia 13 tahun.
Yuna : ada orang? Itu beneran orang apa zombie ya?
Yuna yang mencoba mendekati lelaki itu dan rasa ingin menyentuhnya
??? : jangan mendekati ku
(Jawab lelaki itu dengan singkat)
Yuna : oh orang juga kah? Bisa berbicara juga?
??? : kamu disini aman bersamaku
Yuna : siapa namamu? Bolehkah aku melihat wajahmu?
??? : kamu tidak perlu tahu untuk saat ini
Yuna : baiklah, perkenalkan namaku Yuna. Hehe semoga bisa akrab, boleh kah kita berteman?
??? : aku telah mengetahui namamu lebih dulu, teman? Suatu saat kamu akan menjadi kekasih ku..
Yuna : hah? Apa maksudmu?
??? : kamu masih terlalu kecil untuk mengetahuinya
Sriinggg - tiba-tiba lelaki itu menghilang dan keluarlah cahaya yang begitu terang
Yuna : aduh cahaya apa ini? Apa yang terjadi??
SRRIINNGGG✨
⋆ ˚。⋆୨୧˚ ˚୨୧⋆。˚ ⋆⋆ ˚。⋆୨୧˚ ˚୨୧⋆。˚ ⋆⋆ ˚。⋆୨୧˚ ˚୨୧⋆。˚ ⋆
__ADS_1