
👻Chapter 15👻
Yuna tertidur didalam kelas lalu, Stevia membangunkannya
Stevia : Yuna? Yun, bangun Yun
Yuna membuka matanya perlahan dan berteriak
Yuna : aaaaaaa!!!!
(Sambil menutup mata dengan kedua tangannya)
Pak Rian langsung menenangkan Yuna
Pak Rian : Yuna, Yuna sadar nak!
Yuna : hahh.. Kalian?!
Pak Rian : Yuna, kamu kenapa nak? Tenangkan dulu
Stevia mengajak Yuna duduk kebangku nya dulu
Stevia : tenang dulu Yun..
Yuna : Stevia.. Kamu zombie?
Stevia : Zombie? Apa maksudmu? Kamu bermimpi?
Yuna : mimpi? Ah iya kurasa begitu.. Aku bermimpi kalian semua menjadi zombie yang berlumuran darah lalu mengejarku..
Pak Rian : oh begitu, iya nak soalnya tadi bapak lihat kamu ketiduran pas dijam pelajaran. Nah sekarang udah jam istirahat
Yuna : aduh maaf banget ya pak
Pak Rian : sudah lah tidak apa, jangan ulangi lagi ya
Yuna mengangguk dan Stevia mengajak Yuna duduk di halaman sekolah
Stevia : kamu mimpi gitu ya, Yun?
Yuna : iya.. Dan aku bersembunyi digudang, terus aku ketemu laki-laki gitu. Dia bilang aku aman bersamanya dan dia bilang suatu saat aku bakal menjadi kekasihnya. Maksudnya apaan coba, aku ga mengerti sama sekali. Terus laki-laki itu pergi dan mengeluarkan cahaya akhirnya aku kembali dikelas. Dan ternyata hanya mimpi
Stevia : wah serius banget ya mimpinya, siapa laki-laki itu?
Yuna : aku bertanya kepadanya namun dia bilang aku tidak perlu tau siapa dirinya. Lagipula aku tidak tau wajahnya
Stevia : widih kalau cogan hayyuk gaskeun lah:)
Yuna : ih apaan sih, orang lagi serius ini
Stevia : hehe bercanda Yun, yaudah jangan dipikirkan lagi oke. Santai santai aja
Yuna hanya menganggukkan kepala.
__ADS_1
Tiba-tiba Akira dan Mira mendengar percakapan mereka berdua
Akira : wah wah udah punya kekasih ya? halah lagian kamu juga masih kecil mana tau apa-apa
Mira : iya tuh, 13 tahun polos bet anjir
"Hahahaha -Tawanya Akira dan Mira"
Stevia : heh situ juga masih bocil, gausah sok'sokan paling tua deh. Ngaca dulu bro
Akira : situ bisa ga sih, gausah sewot amat!
Stevia : nantangin?!
Akira : siapa takut!
Yuna : udah udah jangan berantem lagi, kalian dari dulu sama aja
Akira : banyak omong! Bisa diem ga sih?! Inget ya, kita bentar lagi udah mau ujian kenaikan kelas. Kali ini aku bakalan geserin ranking mu Yuna!
Stevia : mana bisa mana bisaa.. Yuna lah lebih pinter. Belajar dulu sono, gausah ngatur² hidup orang!
Akira : cih! Mir, pergi aja ayo
Mira : hmm
Stevia dan Yuna juga pergi dari halaman sekolah. Sebentar lagi jam olahraga praktek volly akan dimulai
👻Chapter 16👻
Saat jam olahraga tiba, semua murid sudah dipastikan berkumpul dilapangan dan akan bersiap untuk pemanasan terlebih dahulu
Pak Rian : baiklah anak-anak, materi kita hari ini adalah bermain volly dengan passing bawah dan passing atas. Mengerti?
Semua murid : baik, mengerti pak!
Pemain dibagi menjadi 2 regu. Masing-masing regu berusaha menjatuhkan bola diregu lawan.
Dimulai dari regu nya Akira dan Mira. Mereka melemparkan volly tersebut dengan cepat ke arah Yuna
Tiba-tiba terkena kepalanya Yuna, Yuna pun jatuh pingsan
Semua murid yang ada dilapangan terkejut, Stevia cepat memanggil pak Rian untuk membawa Yuna ke ruang UKS
Sesampainya di UKS
Pak Rian : Stevia, selesai menjenguk Yuna kamu harus ikut kembali olahraga ya
Stevia : tapi pak.. Saya mau disini saja menemani Yuna
Pak Rian : tidak bisa nak, hanya boleh ada satu orang disini
Stevia : hmm iya deh pak
__ADS_1
Pak Rian : bapak permisi dulu..
Stevia mendekat dan memegang tangan Yuna
Stevia : Yuna, sadarlah.. Ku harap kamu baik-baik saja. Aku tinggal dulu ya, selesai olahraga aku kembali kesini lagi
Stevia berdiri dan keluar UKS meninggalkan Yuna
Sementara Yuna masih pingsan di dalam UKS
Tiba-tiba setelah beberapa langkah perginya Stevia, ada seorang laki-laki datang disamping Yuna
????? : Yuna, sebentar lagi kamu akan menjadi milikku, dan aku akan selalu menjagamu.. Semoga lekas sembuh
Lelaki itu memegang tangan Yuna dan lalu menghilang
Stevia beserta murid lain masih sibuk memenangkan regu masing-masing. Pak Rian terus memperhatikan dan mengontrol anak-anak yg sedang bermain
Akira dan Mira kalah, mereka sudah putus asa duluan. Dan mereka langsung kembali ke kelas untuk mengganti pakaian
Saat di kamar mandi, tiba-tiba lampu nya kedip² sendiri. Akira dan Mira mulai merinding
Mira : Ra, ini kok lampu kamar mandi nya kedip-kedip kenapa ya?
Akira : mana aku tau, ya sudah lah cepet ganti baju nya abis itu kita kembali ke kelas
Selesai memakai seragam sekolah, Tiba-tiba ada tumpahan darah dari atap kamar mandi yang mengenai seragam Akira dan Mira
Mira : Akira! Ini darah apaan? Kok baju kita kena sih..
Akira : lah mana aku tau, ih jijik banget deh sama darahnya
Akira dan Mira sangat panik, tiba-tiba pintu kamar mandi terkunci sendiri
Mira : Ra! Pintu nya kekunci! Gimana nih...
Akira : Tolong tolong! Buka pintunya! Heh yang di luar, jangan sok ngunci deh! Kalau ketemu bakalan aku habisin kamu!
Akira dan Mira berteriak sambil menggedor pintu. Tapi sama sekali belum ada yg menolong mereka. Karena murid lain masih di lapangan
Akira : mir, aku ga tahan lagi nih.. Sumpah aku ga bisa bernafas
Mira : iya sama.. Darahnya bau banget
Datanglah seorang lelaki tadi, ia berbisik diatas atap kamar mandi
????? : rasakan itu! Ini lah pembalasan buat kalian berdua!
Akira : heh siapa kamu?! Berani-berani nya! Cepat keluar! Tunjukkan dirimu!
Lelaki tadi pergi menghilang, sementara Mira dan Akira jatuh pingsan dengan berlumuran darah dikamar mandi
...。・:*:・゚★,。・:*:・゚☆。・:*:・゚★,。・:*:・゚☆。・:*:・゚★,。・:*:・゚☆...
__ADS_1