SCHOOL GHOST

SCHOOL GHOST
School Ghost Ep 25 - 26


__ADS_3

👻Chapter 25👻


Yuna masih menangis, tak henti air matanya itu. Sampai Yuna lupa makan siang, Raven terus membujuk Yuna agar tidak menangis


Raven : Yuna, sudahlah jangan menangis


Yuna : hiks, aku syok aja gitu.. Ga nyangka rupanya ayah seorang pembunuh. Dan yang terbunuh itu adalah kamu.. Hiks sungguh menyebalkan.. Dan ibu tak memberitahu pada ku dari awal, tentunya aku sangat kecewa sekarang


Raven : bersabarlah, mungkin untuk hari ini memang menyakitkan bagimu, ku yakin pasti hari-hari nanti kamu bakaln sudah terbiasa menghadapi hal ini


Yuna : ehm iya:'( eh tapi tunggu dulu..


Raven : kenapa?


Yuna : kan katamu, kamu yang suka mengganggu ku waktu itu.. Berarti kamu ya yang menarik kakiku dan membuka rok ku?!


Raven : e-eh?


Yuna : dasar hantu mesum-_-


Raven : tenang saja, aku tidak akan berbuat apapun padamu. Aku tahu kamu masih kecil jika nanti kamu sudah mengerti, kita akan melakukannya bersama


Yuna : melakukan apa? -_-


Raven : kepo


Yuna : heh ngeselin amat sih ni setan bin iblis-_-


Raven : udah udah, makan dulu gih.. Itu nasinya udah dingin loh


Yuna : males makan-_-


Raven : mau aku suapin?


Yuna : hehe kalau kamu mau, boleh aja sih:')


Raven mengambil beberapa lauk dan sayur yang dibawakan Yuna tadi. Raven langsung mendekat dan menyuapi Yuna


Yuna pun mengunyah, Tiba-tiba dengar suara ketukan pintu kamar Yuna. Ibu nya telah memanggilnya


Ibu Sheila : nak, makannya sudah selesai?


Yuna : eh ada ibu aku, kamu tunggu disini dulu ya ven


Yuna membukakan pintu-


Yuna : ada apa bu?


Ibu Sheila : makannya sudah selesai?


Yuna : em ini lagi makan bu, nanti kalau udah selesai biar Yuna yang ke dapur sendiri ya


Ibu Sheila : oh ya sudah, habiskan ya nak


Yuna : iya bu


Yuna kembali mengunci kamarnya


🌛🌜🌛🌜🌛🌜🌛🌜🌛🌜🌛


Malam haripun tiba - seusai makan malam. Yuna dan Raven masih di kamar


Yuna : ven, kamu bosen ga?


Raven : iya sama juga bosen


Yuna : nonton TV bosen, makan bosen, main hp bosen. Terus mau ngapain cobaa

__ADS_1


Raven : kamu maunya gimana?


Yuna : ya pokoknya main apa lah gituu yang nyenengin ga ngebosenin


Raven : yaudah mending tidur aja, udah larut malam juga


Yuna : eh iya, kamu ganti baju dulu sana


Selesai mengganti baju tidur-


Yuna : oh iya ven, kamu mau tidur dimana? Kasurnya cuma satu loh


Raven : tidur bareng aja


Yuna : ih apaan sih-_- sumpah dari kecil tuh aku ga pernah tidur berduaan sama laki-laki. Ntar ibu marah lagi-_-


Raven : udah lah, banyak omong daritadi


Raven langsung menarik Yuna dan menjatuhkan Yuna ke kasur. Lalu mereka mengambil selimut dan tidur berduaan


Yuna : ih Raven apa-apaan sih-_- tidur di bawah aja sana


Raven : kamu tega ngebiarin aku tidur dibawah kedinginan? Apa kamu ga kasihan sama aku dari dulu cuma tidur disekolahan?


Yuna mulai memiliki rasa kasihan dan prihatin terhadap Raven, Yuna pun membolehkan Raven tidur dengannya


Yuna: yaudah deh, kamu boleh tidur di sebelah aku. Tapi janji jangan ngapa²in-_-


Raven : iya iya


Tanpa banyak bicara, Raven langsung mengantuk dan tangannya mulai memeluk Yuna


Yuna : ih apaan sih-_- kalau dipeluk gini, ga bisa tidur aku.. Raven! Lepasin dah, ih sumpah ga bisa tidur! -_-


Yuna masih merasa risih ketika dipeluk laki-laki, karena baginya Raven adalah lelaki pertama yg beraninya memeluk Yuna


✧・゚: *✧・゚:*✧・゚: *✧・゚:*✧・゚: *✧・゚:*✧・゚: *✧・゚:*


Setelah Raven tidur duluan, Yuna masih belum memejamkan mata. Ia masih teringat apa yang dikatakan Raven sepulang sekolah tadi


Yuna : ayah seorang pembunuh? Lalu, kapan ayah membunuh Raven? Apakah ayah memiliki rasa dendam terhadap keluarganya Raven? Kira-kira apakah masih ada mayat Raven dihutan yang Raven bilang tadi? Sepertinya aku harus mencari tahu dibalik semua ini. Sudah lah, aku ingin tidur-_-


Sebelum Yuna memejamkan mata, Tiba-tiba seperti ada kepala seseorang yang mendekatinya. Rupanya Raven yang ingin tidur didekatnya Yuna


Yuna : Raven! Jangan deket-deket dong-_-!


Raven : aku maunya sama kamu


Raven tidur sambil memeluk Yuna dengan erat


Yuna : Raven, lepasin lah.. Kita belum muhrim tau-_- aku ga bebas mau tidur:( heh dasar hantu bandel-_-


Raven : jangan banyak bicara, tidur saja


Mereka berdua pun memejamkan mata dan tertidur pulas hingga pagi


⛅⛅⛅⛅⛅⛅⛅⛅⛅⛅⛅


Pagi harinya - ibu Sheila mengetuk pintu kamar Yuna


Ibu Sheila : Yuna! Kenapa pintunya dikunci nak? Ayo cepat nak berangkat sekolah


Yuna dan Raven yang masih tidur berpelukan tak mendengarkan suara ibu Sheila


Tiba-tiba ibu Sheila mendobrak pintu kamar Yuna, Yuna terkejut dan segera bangun dari kasurnya


Yuna : hah, ada apa bu?

__ADS_1


Ibu Sheila langsung menampar Yuna


Ibu Sheila : kamu ngapain ngunci pintu seharian?! Bangun aja telat! Cepet siap-siap berangkat sekolah sana


Yuna syok sekali, karena tak biasanya ia melihat ibu nya menampar dirinya. Yuna hanya menganggukkan kepala dan langsung berjalan ke kamar mandi. Raven terbangun dan matanya ke arah Yuna


Raven : Yuna, kamu mau kemana?


Yuna : mau mandi, emang kenapa?


Raven : ayo mandi bareng


Yuna : apaan sih-_- kan katanya hantu ga bisa mandi


Raven : hm yaudah deh


Raven kembali duduk dikasur tadi, sementara Yuna masih mandi


Selesai mandi, Yuna dan Raven bersiap-siap akan ke sekolah. Mereka tidak sarapan, langsung jalan ke arah sekolah👻Chapter 26👻


Setelah Raven tidur duluan, Yuna masih belum memejamkan mata. Ia masih teringat apa yang dikatakan Raven sepulang sekolah tadi


Yuna : ayah seorang pembunuh? Lalu, kapan ayah membunuh Raven? Apakah ayah memiliki rasa dendam terhadap keluarganya Raven? Kira-kira apakah masih ada mayat Raven dihutan yang Raven bilang tadi? Sepertinya aku harus mencari tahu dibalik semua ini. Sudah lah, aku ingin tidur-_-


Sebelum Yuna memejamkan mata, Tiba-tiba seperti ada kepala seseorang yang mendekatinya. Rupanya Raven yang ingin tidur didekatnya Yuna


Yuna : Raven! Jangan deket-deket dong-_-!


Raven : aku maunya sama kamu


Raven tidur sambil memeluk Yuna dengan erat


Yuna : Raven, lepasin lah.. Kita belum muhrim tau-_- aku ga bebas mau tidur:( heh dasar hantu bandel-_-


Raven : jangan banyak bicara, tidur saja


Mereka berdua pun memejamkan mata dan tertidur pulas hingga pagi


⛅⛅⛅⛅⛅⛅⛅⛅⛅⛅⛅


Pagi harinya - ibu Sheila mengetuk pintu kamar Yuna


Ibu Sheila : Yuna! Kenapa pintunya dikunci nak? Ayo cepat nak berangkat sekolah


Yuna dan Raven yang masih tidur berpelukan tak mendengarkan suara ibu Sheila


Tiba-tiba ibu Sheila mendobrak pintu kamar Yuna, Yuna terkejut dan segera bangun dari kasurnya


Yuna : hah, ada apa bu?


Ibu Sheila langsung menampar Yuna


Ibu Sheila : kamu ngapain ngunci pintu seharian?! Bangun aja telat! Cepet siap-siap berangkat sekolah sana


Yuna syok sekali, karena tak biasanya ia melihat ibu nya menampar dirinya. Yuna hanya menganggukkan kepala dan langsung berjalan ke kamar mandi. Raven terbangun dan matanya ke arah Yuna


Raven : Yuna, kamu mau kemana?


Yuna : mau mandi, emang kenapa?


Raven : ayo mandi bareng


Yuna : apaan sih-_- kan katanya hantu ga bisa mandi


Raven : hm yaudah deh


Raven kembali duduk dikasur tadi, sementara Yuna masih mandi

__ADS_1


Selesai mandi, Yuna dan Raven bersiap-siap akan ke sekolah. Mereka tidak sarapan, langsung jalan ke arah sekolah


*+:。.。 。.。:+**+:。.。 。.。:+**+:。.。 。.。:+**+:。.。 。.。:+*


__ADS_2