SCHOOL GHOST

SCHOOL GHOST
School Ghost Ep 27 - 28


__ADS_3

👻Chapter 27👻


Sesampainya di SMA Silverstone. Yuna dan Raven berjalan menuju kelas. Stevia sudah ada didalam menunggu Yuna


Stevia : Yunaaa, selamat pagi!


Yuna : eh iya Steviaaa, pagi juga!


Stevia : udah sarapan Yun?


Yuna : belum, nanti aja deh pas istirahat kita makan dikantin barengan yuk sama Raven juga:)


Stevia : Yun, Ravennya mana?


Yuna : itu lagi duduk


Stevia : dih mana ada. Bangku sepi gitu kok


Yuna berbisik-bisik pada Stevia


Yuna : Stev, nanti sore ketemuan ya ditaman. Soalnya ada sesuatu yang ingin aku bicarakan sama kamu. Tapi ini rahasia antara kita bertiga. Aku, kamu, dan Raven


Stevia : ouh oke oke


Jam 07:15 tiba -murid kelas 11 sudah siap memulai pelajaran. Ibu Sinta pun datang


Ibu Sinta : pagi anak-anak, hari ini kita akan praktek olahraga bersama anak kelas 11 lain. Jadi silahkan ganti baju kalian, pake baju olahraga terus langsung ke lapangan ya


Murid : baik bu!


Semua siswa dan siswi sudah memakai baju olahraga dan mereka siap ke lapangan


Ibu Sinta : baik anak-anak semua, mari melakukan pemanasan silahkan lari keliling lapangan 10× dimulai dari sekarang!


Saat aba-aba pluit berbunyi, mereka semua berlari bersama. Raven juga ikutan. Saat beberapa putaran, tiba-tiba seperti ada yang mendorong Raven dari belakang. Dan tak sengaja Raven menjatuhkan Yuna di rumput lapangan. Raven tak sengaja menindih Yuna, kepala mereka berdekatan dan tak sengaja berciuman ditengah lapangan.


Raven dan Yuna saling menikmati ciuman mereka itu, sampai tidak ada murid yang menyadari bahwa Yuna masih di tengah lapangan.


Dalam hati Yuna : aduh bagaimana ini, ciuman pertama ku diambil oleh Raven. Usia ku masih 16tahun, seharusnya belum boleh berciuman. Aduh bagaimana ini, jika ibu tau dia pasti akan memarahiku


Akhirnya Yuna mendorong Raven berjauhan darinya


Yuna : dasar mesum! Sudah kubilang jangan mempermainkan aku!-_-


Yuna berdiri dan melanjutkan larian keliling lapangan. Sementara Raven terdiam ditengah lapangan tadi sambil berkata dalam hati


Raven : hem lumayan enak juga ternyata, akan segera ku miliki dirimu Yuna. Tunggu saja


Pukul 08:45 - selesai jam olahraga mereka semua berganti pakaian secara bergantian dan diperbolehkan istirahat


Stevia : Yuna, tadi aku lihat kamu kenapa baring di tengah lapangan?


Yuna diam dan tak menjawab.


Stevia : Yun, kamu kenapa sih?


Yuna : tadi aku dicium Raven! Puas hah?!


Yuna membentak Stevia dan lalu pergi ke kantin sendirian tanpa ditemanin siapapun


Stevia : astaga Yuna berciuman? Kok sifatnya jadi gitu sih? Ngebentak² gitu.. Ga biasanya Yuna ngebentakin aku


Stevia membiarkan Yuna menenangkan dirinya dulu. Stevia masih tetap didalam kelas menunggu Yuna. Sedangkan Raven mendengar percakapan mereka berdua. Raven hanya kembali duduk di bangkunya


Raven : sebaiknya sepulang sekolah nanti aku bicarakan baik-baik ke dia. Aku harus minta maaf kepadanya


Yuna masih duduk dikantin dengan rasa penuh emosi. Tiba-tiba Yuna dihampiri Akira dan Mira

__ADS_1


Akira : hay ketemu lagi kita! (Menjambak rambut belakang Yuna)


Yuna : aw apaan sih! Lepasin!


Mira : cieee kemana tuh sahabat yang biasanya ngebelain. Kok tumben ga ada?


Yuna : mau kalian apa sih!


Akira : mau kami apa? Kami mau melenyapkan mu!


Akira dan Mira menarik rambut Yuna sekeras-kerasnya. Lalu, membawa Yuna ke kolam renang sekolahan. Disana sangat sepi tak ada siapapun


Yuna : kenapa kalian membawaku kesini hah?!


Akira : wah udah mulai berani ya! Ga usah banyak omong! Rasain nih!


Akira dan Mira menceburkan Yuna masuk kedalam kolam renang yang cukup besar. Lalu meninggalkan Yuna sendirian disana


Yuna : tolong! Stevia! Raven! Tolong aku!


Yuna berteriak namun tak ada seorangpun yang mendengarnya. Yuna kehabisan nafas dan tenggelam


Saat dikelas // tiba-tiba Raven merasa ada sesuatu hal yang terjadi pada Yuna


Raven : apa yang terjadi sama Yuna? Dia tenggelam di kolam renang?!


Membaca firasatnya Raven, ia segera berlari menuju arah kolam renang. Dan langsung berenang mencari Yuna di dalam air


Akhirnya ketemu, Yuna yang sudah kehabisan nafas dan sudah lemah


Raven mengangkat Yuna keluar dari kola renang. Raven langsung mencium dan memberikan nafas buat Yuna agar Yuna cepat menyadarkan diri


Raven : Yuna! Yuna! Bangun lah


(Memegang pipi Yuna)


Tak ada tanggapan dari Yuna, ia masih dalam keadaan pingsan. Raven langsung segera membawanya ke UKS sekolah dan menaruhnya di atas kasur


👻Chapter 28👻


Raven menunggu Yuna hingga dia benar-benar sudah sadar. Sedangkan Stevia, masih heran mengapa Yuna belum kembali ke kelas


Stevia : Yuna kemana ya? Apa dia masih ngambek? Coba deh aku cari takutnya ilang pula dianya


Stevia mulai berjalan mencari cari Yuna. Setelah dari beberapa langkah, Stevia melihat pintu UKS terbuka. Karena Stevia penasaran, ia mengintip di dalam UKS tersebut. Betapa kagetnya Stevia melihat bahwa orang yang berbaring dikasur itu adalah Yuna


Stevia : Yuna!? Yuna, kamu kenapa Yun?


Stevia mendekati dan memastikan Yuna masih dalam keadaan baik-baik saja


Stevia : ya ampun Yuna, kok baju kamu basah begini.. Siapa yang mencelakai kamu Yun?


Stevia benar-benar panik ketika melihat Yuna yang masih pingsan, Stevia mengeringkan beberapa tempat yang masih basah.


Stevia kembali duduk disamping kasur didekatnya Yuna sambil mengelus-ngelus kepala Yuna


Stevia : Yun, kamu kenapa begini? Cepet sadar ya Yun


Raven yang masih berada didalam UKS itu, seketika terdiam. Karena Stevia pun tak dapat melihatnya


Tetapi.. Karena ciuman antara Yuna dan Raven tadi, dapat mengembalikan Raven menjadi manusia biasa. Ciuman mereka baru didapatkan 2× maka, wujud Raven sudah terlihat pada bagian tangan.


Stevia melihat seperti ada tangan yang melayang, itu adalah tangannya Raven. Karena Stevia belum bisa melihat wujud Raven yang utuh, makanya hanya wujud tangan saja


Stevia merasa ketakutan ketika melihat tangan itu bergerak sendiri


Stevia : tangan siapa itu?! Heh ada siapa disini?! Cepet keluar! Jangan nakut-nakutin

__ADS_1


Karena Raven tak ingin menakuti siapapun, Raven pun keluar dari UKS dan kembali ke kelas


Stevia masih menunggu didalam UKS tersebut, beberapa menit kemudian Yuna pun membuka matanya


Yuna : aku dimana?


Stevia amat senangnya ketika melihat Yuna telah sadar


Stevia : Yuna! Syukurlah kamu sudah sadar:')


Yuna : loh kok aku bisa di UKS? Siapa yang bawa aku kesini?


Stevia : justru aku yang heran sama kamu, kok pintu UKS ini kebuka. Pas aku ngintip rupanya ada kamu yang lagi baring. Emang siapa sih yang ngecelakain kamu Yun?


Yuna : ouh itu.. Tadi Akira sama Mira ceburin aku ke kolam renang sampe basah gini, tapi aku juga ga tau siapa yang nolongin aku


Stevia : Oalah begitu.. Emang keterlaluan banget tuh Akira sama Mira!


Yuna : udah udah lah Stev, biarin aja. Btw maafin aku ya tadi ngebentak kamu dan makasih udah mau jenguk aku:)


Stevia : hadeh, hm iya iya Yun, gapapa kok


Yuna : Stev, ke kelas aja yuk. Males aku baring disini terus


Stevia : eh tapi baju kamu masih agak basah gitu loh Yun, bentar ya aku minta kepsek seragam lagi


Yuna : hum iya makasih Stev


Stevia keluar dari UKS dan langsung ke kantor kepala sekolah untuk meminta seragam lagi


Stevia : Yun, ini seragamnya.


Ganti dulu gih


Yuna : iya, tutupin pintu dulu


Stevia : gapapa buka aja biar banyak yang ngeliatin, eheq;)


Yuna : apaan sih Stev-_- malu tau, tutupin cepet!-_- keburu masuk nanti


Stevia : iya iya zheyenk


Selesai mengganti baju, Stevia dan Yuna kembali ke kelas


Tiba-tiba kelas sepi, murid murid udah banyak yang pulang. Stevia langsung menanyakan salah satu siswa dikelas itu


Stevia : Theo! Pada kemana nih yang lain? Kok sepi amat


Theo : udah pada pulang kali Stev, lah kalian berdua darimana?


Stevia : dari UKS.. Loh kok ga bilang sih kalau udah pulang! Guru-guru pada kemana?


Theo : guru² rapat, yaudah pulang duluan gih.. Kami masih mau ke ruang OSIS dulu


Stevia : oalah, hm iya iya


Stevia dan Yuna langsung mengambil tas. Yuna melihat Raven masih duduk dikelas, Yuna pun menghampirinya


Yuna : Raven, ayo kita pulang


Raven : kamu udah sadar? Bagus lah kalo gitu.. Yaudah ayo


Stevia : Yuna! Ayo cepetan pulang


Yuna : eh iya sabar Stev, aku ajak Raven juga


Yuna, Raven dan Stevia barengan keluar dari gerbang sekolah

__ADS_1


Hari ini mereka bertiga bisa pulang bareng karena ayahnya Stevia belum menjemput


⋆ ˚。⋆୨୧˚ ˚୨୧⋆。˚ ⋆⋆ ˚。⋆୨୧˚ ˚୨୧⋆。˚ ⋆⋆ ˚。⋆୨୧˚ ˚୨୧⋆。˚ ⋆


__ADS_2