
Warning : typo bertebaran!
Terimakasih, yang udah mau meluangkan waktunya untuk mambaca cerita ku. Terimakasih banyak.
TENTANG KLAN IBLIS
***
Di kehidupannya kali ini, Ares di kenal dengan sebutan Aris. Ziyan dengan nama Zean dan Azura dengan nama Allura. Itu berspekulasi untuk menutupi identitas mereka sebagai pelindung klan iblis kuno. Klan iblis kuno bermusuhan dengan klan iblis biasa dan itu menjadi qodrat tidak bisa ada yang mencegah nya.
Kecuali hanya satu. Yaitu pemimpin klan iblis biasa mencintai pada keturunan klan iblis kuno satu-satunya, Anzea. Begitupula Anzea yang mencintai pemimpin itu. Dan kisah cinta itu memberhentikan permusuhan mereka.
Orang tua dari pihak pria tidak bisa menerima Anzea sebagai menantu dan menjadi pasangan pemimpin dari klan iblis biasa. Yang biasanya di sebut klan iblis origin atau asli. Klan iblis kuno tentu berbeda dengan klan iblis origin.
Klan iblis kuno memiliki suatu rahasia tersebar bahwa setiap keturunan yang akan menjadi pemimpin bagi kaln iblis kuno akan memiliki suatu yang disebut pengendalian. Atau keturunan klan iblis kuno memiliki darah pengendali. Maka dadi itu pihak dari klan iblis origin tidak dapat menerima Anzea.
Bedahalnya dengan klan iblis kuno. Klan iblis origin tidak memiliki darah pengendali dan murni darah klan iblis itu sendiri.
Meski keluarga laki-laki menentang. Anzea dan pria itu tetap berusaha untuk menuju bahagia dengan pernikahan.
Namun, Kisah cinta mereka harus berakhir dengan sebuah pengkhianatan dari pihak pria. Dan itu serasa mempermainkan hati Anzea. Anzea merupakan pemimpin bagi pengendali dan klan iblis kuno. Di saat itu Anzea menyerang dan bertempur dengan klan iblis origin.
Dan pada akhirnya kesakitan hatinya juga mengalahkan kemenangannya. Anzea meninggal untuk melindungi seluruh kalangan iblis juga membuat hubungan klasik iblis juga pengendali.
__ADS_1
Untuk saat ini belum diketahui siapa saja klan iblis kuno yang masih tersisa. Kecuali Ares, Ziyan, Azura. Karena pada perang besar saat itu klan iblis kuno hampir tak tersisa. Pada dasarnya perang ini bukan perang antara iblis dan pengendali. Melainkan perang antara klan iblis origin dan klan iblis kuno.
Pada saat itu belum diketahui siapa yang menjadi pemenangnya. Karena yang mereka ketahui bahwa Anzea adalah sang penyelamat. Namun pernyataan itu tertutup rapat. Tak ada orang yang tahu sejarah Anzea Jesincsver, kecuali keluarga jsincsver itu sendiri. Anzea juga menegaskan bahwa akan ada, entah itu kapan, keturunannya akan membalas semua rasa sakit hatinya. Dan dari keturunan itu reinkarnasi nya hadir.Yang Ares, Azura, Ziyan yakini diri itu adalah Annaliza.
Dengan bukti bahwa Annaliza dapat berubah menjadi iblis mereka semakin yakin akan hal itu. Kecuali satu hal, mereka belum mengetahui bahwa Annaliza dapat meiminum darah.
Dan perlu ketahui, bahwa Klan iblis kuno bukan klan iblis yang bisa meminum darah. Dan itu dilarang keras untuk meminumnya karena klan iblis kuno pada dasarnya tidak dapat meminum darah. Jika memaksa untuk meminumnya maka tubuh klan iblis kuno itu akan merasa kesakitan.
***
Ares, Ziyan, Azura meninggalkan benua Soreaclet tentunya dari negara Krosveen. Negara iblis yang memiliki peri.
"Apakah dia akan mengetahui keberangkatan kita?" Pertanyaan Ziyan bukan mendapat jawaban melainkan pukulan angin dari Azura yang mencium keras pipinya, membuat Ziyan jatuh tersungkur dengan darah di sudut bibirnya. Ziyan menatap tajam Azura yang melakukan penyerangan secara mendadak dan membuat keseimbangannya kurang. Ziyan kembali terbang dengan sayapnya.
"Mau aku congkel tu mata?" perlu ketahui bahwa Aura dan Ziyan teman tapi musuh. Selalu saja bertengkar.
Azura tahu bahwa Ziyan meledeknya. Dan Azura siap untuk bertempur dengan Ziyan jika perlu. Azura menatap pusaran Air dengan mantra es yang siap membekukan tubuh Ziyan kapan pun itu. Namun niatnya ia urungkan saat tangan besar itu menangkupnya seakan berniat menenangkan Azura dari kemarahan.
"Tapi..." Azura memprotes, kali ini dia benar-benar ingin menghancurkan Ziyan. Ucapannya tertahan saat telunjuk tangan itu menempel pas di mulutnya. Azura menahan nafasnya, dan tubuhnya seakan panas dingin. Dan satu hal lagi yang tidak dapat dikondisikan, jantungnya. Jantungnya bermasalah kah? Mengapa degupannya begitu terasa dan sangat mendebarkan.
"Syut,,, kita tak ada waktu untuk berdebat, sebaiknya kita pergi menyelamatkan tuan kita!" Ares berkata dengan serius. Dalam keadaan terbang ini Ares dan Azura saling berhadapan dan Ziyan sebagai orang ketiga.
Laki-laki itu ingin memprotes saat melihat adegan yang menurutnya cukup intim. Ingin rasanya dia menenggelamkan pasangan yang membuatnya terasa hina. Hina karena jomblo.
"Cepat berangkat!" ziyan berkata dengan keras diliputi kemarahan. Ziyan segera terbang cepat meninggalkan Ares dan Azura yang berada diketinggian itu.
"Eh? Kenapa dia marah?" Azura menatap bingung kepergian Ziyan seharusnya dirinya yang marah. Lalu menatap Ares yang masih di hadapannya, matanya bulat dengan polos.
__ADS_1
"Efek jomblo, dia!" ujar Ares dengan datar. Lalu dengan sigap menggandeng tangan kiri Azura dan keduanya terbang. Diikuti ucapan Azura yang membenarkan ucapan Ares "Kamu benar, dia jomblo jadi iri!"
(Entah di masa lalu ada jomblo atau enggak,aku pun tak tahu)
***
Annaliza merenungkan pikirannya. Saat ini dirinya duduk diatas kasur dengan balutan baju rajut yang nyaman. Pikirannya masih berkelana. Ingatan itu hadir kembali dengan terulang-ulang. Memaksanya untuk terus berada dalam kesedihan dan penyesalan.
Pembunuh.
Satu kata yang pantas untuk dirinya. Bahkan orang tuanya belum mengetahui fakta bahwa dirinya yang telah membuat gurunya pergi selamanya.
Entah sudah berapa nyawa yang ia renggut. Bukankah dirinya hanya seperti benalu? Yang selalu mengganggu orang lain. Bukan kah dirinya sama dengan monster-monster pada umumnya? Kejam!
Dan ingtan perempuan yang wajahnya dengannya? Mimpi itu nyata kah?
Lalu berganti dengan saat wajah Luisa yang menyerangnya. Dan berubah sama seperti nya. Meimiki sayap, tanpa taring? Dan itu menjadi sebuah pernyataan dalam benak Annaliza.
Serta sekarang, dirinya kehilangan pita suara. Sebenarnya, dosa apa yang telah ia lakukan di kehidupan sebelumnya? Sehingga Tuhan menghukumnya karena ini.
"Tuan, gawat tuan. Di belakang mansion terjadi kekacauan!"
Belakang mansion bukan kah itu tempat favorit dirinya?
Apa yang terjadi?
***
__ADS_1
See You Next Part!