
Tak lama ada 2 orang pemuda entah datang dari mana lalu
ia memunculkan dirinya
“ngapain mas disini malam-malam?” tanya pemuda itu
“kita disini lagi nyari teman kita mas, dari sore belum
keliatan” ucap Deni
“loh ko bisa? Memang disini dari jam berapa?”
“dari jam 2 siang mas” jawab Deni sopan
“teman mas nya berapa orang, pake baju dan celana warna
apa?”
“2 mas, yang satu pake baju hijau celana item yang satu
lagi pake baju biru celana hijau” ucap Deni
“Astagfirullah..... mas tau gak peraturan di sini
dilarang memakai pakaian warna hijau” sentak pemuda itu marah
“saya sudah memberi tahu teman saya, tapi teman saya
ngeyel dan ga percaya mitos itu. Yaudah makanya saya biarkan.” Ucap Opi
menimbung
“kalau mas sudah tau, jangan dibiarkan gitu aja mas.
Disini rawan banget kejadian seperti itu, apalagi saya liat mas sepertinya
bukan orang sini” ucap pemuda itu
“lalu kita harus bagaimana mas?” tanya Deni sedih
“ya mau gimana lagi? Kita disini mancing dari jam 1 ga
ada kami liat orang pake baju hijau dan celana hijau. Saya ga tau maaf
sebelumnya, apa temen mas cewe dan cowo?” tanya nya lagi
“cowo mas dua-duanya” timpal Bagas
__ADS_1
“huuh” suara nafas yang mendalam dari pemuda itu
“kalau udah kaya gini ga bisa diharepin bakal kembali
mas, soalnya tiap tahun selalu ada kejadian orang hilang dan sampe sekarang
tidak bisa ketemu lagi jasad nya, dan rata-rata orang hilang itu bukan asli
sini.” Timpal pemuda itu
“gini aja mas, ikut saya ke rumah saya, kebetulan kakek
saya bisa dibilang orang pinter” ucap pemuda itu sambil mengajak Opi dan
kawan-kawan pergi mengikuti dia.
Tak berfikir ragu atau bimbang, mereka pergi mengikuti
pemuda itu. Tak jauh dari pantai ada sebuah kampung yang penerangannya tidak
terlalu terang. Jalan sempit ia lakukan dan telah sampai di rumah salah satu
pemuda itu.
“Assalamualaikum” ucap pemuda itu ketika masuk rumah dan
“Wa’alaikumsalam” ucap seorang kakek-kakek yang
membukakan pintu
“loh, kamu ngajak siapa” tanya kakek itu kepada cucunya
“ini mbah, saya ketemu sama mas-mas ini di pinggir
pantai, dia nyari 2 orang temannya yang katanya belum ketemu dari tadi sore”
ucapnya sambil menaruh pancing
“loh ko bisa?” kata kakek itu sambil terbatuk
Raut wajah Opi tiba-tiba terbengong dan teringat sesuatu. Loh, bukannya kakek ini adalah kakek yang
ngejual kacang rebus waktu di rest area, tapi kenapa kakek jualannya jauh.
Ucap Opi dalam batinnya yang terbengong ngeliatin kakek tua itu.
Opi menceritakan kejadian yang sebenarnya kepada kakek
__ADS_1
itu, dan menghabiskan waktu 1 jam mereka menceritakan permasalahan yang mereka
alami.
“sebenarnya kakek nda bisa bantu, karena kakek sudah nda
seperti dulu lagi, kakek sudah tua dan untuk jalan pun nda senormal dulu.
Paling kakek hanya bisa doakan supaya temanmu itu bisa kembali dengan selamat
dan Nyai tidak mengambil mereka berdua” ujar kakek itu
Saat kakek sedang menutup mata dan berdoa, betul saja. Si
cucu nya ini mengalami kerasukan dan meronta-ronta tidak jelas. Opi dan
kawan-kawannya sangat panik dan dengan sigapnya memegangi cucu dari kakek itu.
Namun usaha yang dilakukan oleh Opi dan teman-teman malah membuat nya makin
kewalahan karena tubuh anak itu mendadak panas.
“SUDAH KU KATAKAN AKU PALING BENCI ADA PENGUNJUNG MAKE
PAKAIAN BERWARNA HIJAU. AKAN AKU BAWA ANAK INI KE DALAM ISTANAKU DAN AKU
JADIKAN IA SEBAGAI BUDAK KU, KARENA IA SUDAH MELANGGAR ATURAN, IA BERANI BUANG
AIR KENCING DI PANTAI DAN MABUK MABUKKAN. KALIAN TIDAK AKAN BISA MEMBAWA ANAK
INI. ANAK INI SUDAH KU AMBIL ROH NYA DAN TAK AKAN BISA TUK PULANG” ucap pemuda
itu dengan suara lantang dan seketika tubuh pemuda itu jatuh pingsan.
“Astagfirullah... entah apa yang teman kalian lakukan,
tapi teman kalian sudah membuat Nyai sangat marah sehingga ia tidak rela
mengembalikan teman kalian. Kalian pulanglah sekarang juga sebelum pukul 10
malam. Karena Nyai sudah memberikan peringatan untuk kalian semua meninggalkan
daerah sini sebelum pukul 10. Untuk teman kalian. Kalian ikhlaskanlah,
sampaikan lah ke keluarga nya bahwa teman kalian sudah meninggal dunia dan
jasadnya tidak akan bisa ditemukan.” Ucap kakek itu dengan suara serak dan
__ADS_1
terbatu-batuk.