Sekretaris Simpanan Ceo

Sekretaris Simpanan Ceo
Persiapan 1


__ADS_3

Lily segera membereskan meja kerjanya dan bersiap-siap untuk pulang.


"Kira-kira Alex mau mengajakku kemana ya" Lily bertanya-tanya dalam hati.


Drrt drrt drrt.. bunyi panggilan dari telpon genggam Lily.


"Hallo"


"Own iya baik aku akan menunggumu di dalam mobil" jawab Lily kemudian mematikan sambungan teleponnya.


Lily segera turun dan berjalan ke arah parkiran di mana mobil Alex berada. Lily masuk ke dalam mobil. Sambil menunggu kedatangan Alex, Lily berselancar ke dunia maya menggunakan smart phone miliknya.


Beberapa menit menunggu tapi Alex belum juga menampakkan dirinya. Lily pun di buat bosan oleh sikap Alex. Bagaimana tidak, seandainya ini adalah karyawannya mungkin Alex sudah memarahinya habis-habisan dikarenakan menunggu terlalu lama.


Pov Alex


Hans masuk ke dalam ruangan Alex membawa berkas-berkas yang akan di periksa dan kemudian akan di tanda tangani oleh Alex.


"Ini berkas-berkas yang bos minta"


"Hmm taruh saja di situ nanti akan gue cek" jawab Alex sembari tetap fokus pada layar laptopnya.


"Eh gimana nih loe jadi dateng kan ke acara pembukaan hotel zeus?" tanya Hans.

__ADS_1


"Hmm.." jawab Alex sambil mengendikkan bahunya.


"Mending loe ngajak tuh sekretaris baru biar loe ada pasangan"


"Gila yang bener aja loe, masak iya gue ngajakin dia" jawab Alex santai.


"Ya emang kenapa, dia juga cantik, body juga boleh lah. Lumayan buat manas-manasin mantan lu"


Alex terlihat menimbang-nimbang perkataan Hans barusan.


"Tapi loe juga dateng kan" tanya Alex.


"Iya nanti kalo urusan gue udah kelar gue bakalan nyusul"


Alex mencari nama seseorang di dalam ponsel miliknya kemudian mengirimkan beberapa pesan singkat.


"Ly malam ini kamu ada waktu luang gag"


"Persiapkan dirimu nanti malam kamu ikut saya"


Hans pun tersenyum karena Alex sudah menyetujui saran darinya.


Hans pergi meninggalkan ruangan Alex dengan langkah santai. Alex yang melihat Lily dari balik kaca jendela pun datang untuk melihat Lily.

__ADS_1


Tok tok tok...


Lily melihat ke arah sumber suara.


"Pak Hans ada yang bisa saya bantu?" tanya Lily sambil berdiri memberi hormat.


"Emm tidak ada, saya hanya ingin melihatmu saja"


Lily hanya tersenyum kikuk di perlalukan seperti itu oleh Hans.


"Ya sudah kalo begitu kamu lanjutkan pekerjaan kamu"


Hans langsung berbalik dan pergi meninggalkan ruangan Lily. Lily yang bingung dengan maksut Hans tersebut hanya bisa geleng-geleng kepala.


Hari sudah mulai petang, karyawan lain tampak berhamburan keluar meninggalkan area perkantoran. Berbeda dengan Alex yang masih saja sibuk dengan berkas-berkas di atas mejanya. Alex melihat jam tangan di pergelangan tangannya. Ternyata sudah jam 5 lebih 10 menit.


Alex segera menelpon Lily untuk memberi tahu bahwa dia masih menyelesaikan beberapa dokumen miliknya.


Beberapa menit berlalu setelah Alex selesai dengan pekerjaannya Alex segera keluar dari dalam ruangan dan bergegas menuju ke arah parkiran.


"Sudah lama menunggu ya" tanya Alex setelah masuk dan menutup pintu mobil.


"Emm tidak apa pak" jawab Lily sambil tersenyum padahal dalam hati dia sudah merapalkan kata-kata sumpah serapah yang di tujukan kepada Alex.

__ADS_1


Alex segera menghidupkan mesin mobil sesaat setelah itu mobil merayap meninggalkan gedung tinggi dan megah tersebut.


__ADS_2