Sekretaris Simpanan Ceo

Sekretaris Simpanan Ceo
Orang asing


__ADS_3

Malam itu keluarga joelian sedang melakukan makan malam bersama. Hal yang sangat jarang dilakukan karena biasanya sang anak tidak pernah ikut makan malam dirumah sejak dia memutuskan untuk tinggal di apartement seorang diri.


" Alex besok kamu mau kan temenin mama pergi ke suatu tempat. Mama mau mengunjungi rumah temen mama yang berada di desa. Mama denger dari temen-temen mama kalo temen mama itu lagi sakit".


" Ya kenapa harus alex ma, kan ada papa ada pak sopir juga atau kalo nggak mama perginya bareng temen mama yang lain, kan biar enak tuh bisa ngobrol dengan leluasa".


" Ah kamu ini selalu seperti itu kalo disuruh temenin mama. Kamu mau ya jadi anak durhaka". Sewot sang mama.


" Papa besok mau pergi ke New york alex ada urusan bisnis yang harus papa selesaikan segera jadi mau ga mau kamu harus nemenin mama kamu karna papa ga mau jika mama mu sampai pergi sendiri" suara bariton sang papa membuat alex langsung terdiam. Bagaimana tidak meskipun sang ayah sudah berusia kepala enam tapi kharisma serta wibawanya masih sangat kental.


......................


Pagi pagi sekali Rianti membangunkan sang anak agar dia bisa berangkat pagi. Menyadari jika mereka akan melakukan perjalanan yang lumayan jauh hingga memerlukan waktu mungkin sekitar 2 jam.


" Alex ayo cepetan bangun mama ga mau ya berangkat kesiangan gara gara nungguin kamu molor bangun".


" Ya ampun ma ini tuh masih pagi banget, alex masih ngantuk ma".

__ADS_1


" Cepetan bangun atau mama siram nanti pakai air dingin biar cepet bangun".


Dengan langkah gontai akirnya alex menuruti sang mama kemudian membersihkan dirinya di dalam kamar mandi.


"Ly hari ini kamu sudah ijin untuk libur kan, ibu sudah bilang kemarin kalo temen ibu mau dateng kesini".


Lily hanya menganggukan kepala sambil tetap mengaduk sayuran yang berada di dalam panci.


Setelah menata semua hidangan diatas meja Lily pergi ke kamar untuk bersiap.


"Memangnya tamu ini tuh teman ibu yang mana sih kog ibu menyambut kedatangannya dengan antusias sekali" gumam Lily dalam hati.


Suara ketukan pintu membuat ibu Lily segera membuka pintu dan sukses membuat wajah ibu Lily menjadi sumringah.


" Ya ampun Rianti bagaimana kabar mu, aku senang sekali kamu bisa menyempatkan waktu untuk berkunjung ke gubuk ku ini" ucap ibu Lily sambil memeluk teman lamanya itu.


" Ayo silahkan masuk Ri, maaf jika kondisinya seperti ini"

__ADS_1


" Ya ampun kamu ini bicara apa sih San, tempat ini juga nyaman kog. Oh iya kenalkan ini anakku namanya Alexander".


Alex menjabat tangan ibu Lily lalu memperkenalkan diri.


" Saya Alex tante" kata Alex sambil tersenyum simpul.


" Wah kamu tampan sekali ya" hahahah canda sang ibu Lily.


Mendengar suara berisik dari luar akirnya Lily memutuskan untuk keluar dari kamarnya dan mengintip tamu sang ibu dari balik dinding yang menghadang ruang tamu.


"Ya ampun teman ibu ternyata orang yang berasal dari kota, pantas saja ibu serepot ini mempersiapkan ini semua". Batin Lily sambil berjalan ke arah dapur untuk membuatkan minum tamu ibunya.


Setelah selesai membuat teh Lily berjalan ke arah ruang tamu untuk menghidangkan teh tersebut.


" Loh Susan ini anak kamu yang namanya Lily itu ya. wah sudah besar dan cantik ya sekarang perasaan terakhir ketemu dia masih kecil sekali". oceh mama Rianti sambil tersenyum kepada Liky dan ibu Susan.


" Eh kenalkan ini anak tante namanya Alexander"

__ADS_1


Lily dan Alex saling pandang kemudian berjabat tangan dengan hati yang bergemuruh satu sama lain.


Sepertinya ada yang jatuh cinta pada pandangan pertama nih ye. Cie cie😂😂


__ADS_2