Sekretaris Simpanan Ceo

Sekretaris Simpanan Ceo
senja biru


__ADS_3

waktu sudah menunjukkan jam 5 sore artinya semua karyawan yang bekerja di kantor Pt. Duta group bersiap siap untuk pulang.


Tapi berbeda dengan "Hans" seorang sekretaris sekaligus asisten pribadi alexander yang masih bejibun dengan berkas berkas yang ada dimejanya.


Sama halnya dengan alexander yang masih setia duduk di meja kerjanya sembari membaca berkas berkas laporan yang sudah dia terima.


Alexander memencet tombol telepon yang berada didekatnya, untuk menghubungi sang asisten sekaligus teman dekatnya tersebut.


" segera selesaikan pekerjaanmu setelah itu kita pergi ke club" setelah mengucapkan perkataan tersebut segera dia mematikan sambungan telepon tanpa mendengarkan jawaban dari sang penerima telepon.


" Dasar bos arogant, pekerjaanku masih menumpuk malah disuruh nganterin clubing. Untung temen sendiri, Kalo bukan temen sendiri sudah mengundurkan diri dari dulu aku" oceh hans.


Ya meskipun alexander sangat arogant jika berada di dalam kantor dan juga dengan karyawannya tapi jika sudah berada diluar kantor dia dan hans sudah seperti teman tapi mesraπŸ˜‚πŸ˜‚( canda author). Alexander selalu bisa mengandalkan hans baik itu untuk urusan kantor maupun urusan pribadinya.

__ADS_1


......................


Dua pasang kaki jenjang nampak beriringan keluar dari basement menuju ke area parkiran kantor.


Segera Hans dan Alexander masuk kedalam mobil sport berlogo kuda tersebut, ya siapa lagi pemiliknya kalo bukan Alexander. Dia memang hobi mengkoleksi mobil mobil berkecepatan tinggi tersebut. Tak heran jika di area parkir apartementnya berjejer mobil mobil mewah dengan harga selangit.


Mobil merayap perlahan menjauhi area perkantoran dan melenggang dijalanan ibu kota yang selalu ramai.


" Sampai kapan sih bro lo akan kaya gini terus, capek gue tiap hari harus nungguin lo clubing mulu. Gue juga pengen dong kencan kaya laki laki normal lainnya" celetuk hans.


" Lagian ngapain sih susah susah pacaran, ribet tau ga. Lebih enak one night stand gini, kalo kita bosen kita tinggal cari lagi yang baru kan".


" Lo mah kalo mau bangsat jangan ngajak ngajak gue napa lex".

__ADS_1


Akhirnya mobil tersebut sudah sampai ditempat clubing. Dengan segera alexander dan hans keluar dari mobil dan masuk kedalam tempat hiburan tersebut.


......................


Sementara di sudut kota lain seorang gadis cantik sedang duduk termenung dimeja makan. Memikirkan sang ibu yang kondisinya semakin hari semakin memburuk.


Andai saja dia mempunyai banyak uang lily akan pergi membawa sang ibubke rumah sakit di kota yang fasilitas kesehatannya jauh lebih canggih. Tapi apa boleh buat dia tidak bisa membantu ibunya karna gaji yang diterimanya hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari serta membeli obat sang ibu.


" ah ga bisa gini terus nih, aku harus cari uang tambahan. kasian ibu jika harus menahan sakit seperti ini terus setiap hari".


Lily mengotak atik layar ponselnya berharap menemukan pekerjaan tambahan yang mungkin cocok untuk dirinya.


Lama berkutik dengan ponselnya namun tak juga dia menemukan pekerjaan tambahan yang cocok untuknya.

__ADS_1


Hingga dia benar benar bosan dan segera meninggalkan meja makan tersebut dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap untuk pergi tidur. Berharap esok akan ada keajaiban yang datang menemui dirinya.


sleep well ya fellycia.πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


__ADS_2