
Tok tok tok........
Terdengar suara ketukan pintu ruangan Alex.
"Masuk" ucap Alex dari dalam ruangan.
"Bos ini saya bawakan sekretaris baru untuk bos namanya Fellycia" sambil menunjuk ke arah wanita tersebut.
Alex melihat cv calon sekretarisnya kemudian memperhatikan seorang wanita yang di bawa oleh Hans tersebut dari atas kepala sampai bawah. Terkejut tapi rasa itu langsung bisa dikuasai oleh Alex. Ternyata yang di bawa Hans adalah seorang wanita yang tadi pagi sempat satu meja makan dengannya.
"Hans kamu itu sebelumnya liat cv dia dulu gag sih. Kamu lihat dong dia itu lulusan sarjana akuntansi masak iya kamu jadiin dia sekretaris. Yang benar saja kamu Hans. Kamu itu bisa nyari sekretaris yang bener gag sih" omel Alex kepada Hans.
"Ya apa salahnya di coba dulu sih bos"
"Jadi menurut mu wanita ini cocok untuk menjadi sekretaris ku" ucap Alex dengan pandangan sinis.
"Dih... bisa ga sih natap nya biasa aja, gue colok tuh mata baru tau rasa" gerutu Lily dalam hati.
__ADS_1
"Ya menurut saya sih cocok bos, dia wanita cantik dan nilai IPK nya tinggi jadi sudah di pastikan dia wanita cerdas, ya meskipun dia belum mempunyai pengalaman sama sekali di bidang ini, tapi saya bisa jamin kalo kinerja nya sangat bagus. Jadi boleh lah kalau kita coba bos" ucap Hans meyakinkan Alex.
Alex yang mendengarkan penjelasan dari Hans hanya bisa memutar bola mata sambil memijat pelipis kepalanya.
"Kau yakin bisa menjadi seorang sekretaris sesuai dengan yang saya inginkan" tanya Alex kepada Lily.
"Insya allah saya bisa pak. Saya akan berusaha semampu saya" jawab Lily sambil tersenyum.
"Baiklah kalau begitu, Hans segera bawa dia keluar dari ruangan ini, ajarkan dia supaya bisa menjadi sekretaris yang baik. Kamu tau sendiri kan kalau saya tidak bisa mentolerir siapapun kalau sampai membuat kesalahan."
"Ya ampun mimpi apa aku semalam bisa menjadi sekretaris dari pemuda songong itu" gerutu Lily dalam hati.
......................
Seperti malam-malam sebelumnya Alex selalu menghabiskan malamnya di clup malam paradise night ditemani oleh Hans. Dua wanita cantik dan sexy menemani kedua pemuda tampan tersebut, yang satu bergelayut manja di tangan Hans dan satu lagi sedang meraba raba dada bidang Alex.
"Apa kau tidak ingin bermain dengan ku malam ini darling, aku sangat merindukanmu" bisik Seza kepada Alex.
__ADS_1
"Aku sudah bosan denganmu Seza, aku ingin suasana baru, apa disini tidak ada yang baru"
"Cih...di clup ini akulah yang paling cantik dan sexy darling dan kau juga sudah tau itu, tidak ada yang bisa lebih baik dariku"
Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk menghabiskan malam bersama.Mereka berjalan dengan sempoyongan menuju vvip room yang biasanya selalu dipakai oleh Alex setiap kali dia datang ke clup malam ini.
Brakkkk... Alex menutup pintu kamar dengan kasar.
Di dorongnya tubuh Seza ke dinding kemudian Alex mencium bibir merah wanita itu.
Ahh...
Tak lama kemudian suara erangan keduanya memenuhi seluruh ruangan ketika mereka sudah berada di puncak masing-masing. Keringat bercucuran di seluruh tubuh keduanya. Tubuh Alex ambruk di samping tubuh Seza yang masih merengguh sisa-sisa kenikmatan yang selalu dia dapatkan jika bersama dengan Alex.
"Kamu memang ahlinya dalam permainan ranjang darling, aku sangat menyukainya"
"Yah seperti yang kamu lihat aku selalu ahli dalam memainkan permainan apapun" jawab Alex dengan sombong.
__ADS_1
Malam semakin larut mereka memutuskan untuk menyudahi permainan panas mereka kemudian Alex pulang ke apartment dengan diantar oleh Hans.