Sekretaris Simpanan Ceo

Sekretaris Simpanan Ceo
Kekasih palsu


__ADS_3

Di dalam mobil Lily hanya fokus melihat ke arah depan sambil sibuk berfikir dengan pikirannya sendiri. Berbeda dengan Alex yang sedari tadi sibuk mencuri-curi pandang kepada Lily.


"Jadi Alex sudah pernah bertunangan sebelumnya" tanya Lily di dalam hati.


"Tapi dengan siapa, trus kenapa mereka berdua harus berpisah"


Banyak pertanyaan yang muncul di kepalanya. Tapi Lily enggan untuk bertanya menyangkut masalah pribadi kepada Alex.


Mobil terus saja melaju hingga mereka berhenti tepat di depan lobby hotel zeus.


Suasana disana terlihat begitu ramai dan banyak sekali wartawan.


"Al kenapa disini banyak sekali wartawan?" tanya Lily kebingungan.


"Iya mungkin mereka sedang meliput berita karena ini acara pembukaan hotel, kamu tenang aja. Rilex oke"


Alex keluar dari mobil kemudian berjalan ke samping untuk membukakan pintu Lily.


Alex menggandeng tangan Lily erat. Berjalan santai melewati kerumunan awak media yang sibuk memotret dan juga mencerca Alex berbagai pertanyaan tentang siapa wanita yang Alex bawa sebagai pasangannya malam ini.


Karena semenjak pembatalan tunangan, Alex sudah tidak pernah lagi pergi ke acara-acara seperti ini. Apalagi membawa pasangan wanita. Biasanya Alex selalu menyuruh Hans untuk mewakilinya dan tidak jarang mereka datang berdua.


Sejujurnya Lily sangat gugup karena tidak pernah datang ke acara seperti ini. Di tambah lagi banyak sekali wartawan yang sibuk mengabadikan moment kebersamaan mereka.

__ADS_1


Lily pun mengeratkan pegangannya kepada Alex, berusaha mencari kehangatan dan meminta energi positif dari Alex.


Setibanya di ballroom hotel mereka berdua tampak menyapa beberapa rekan bisnis Alex lainnya.


Lily yang tidak pernah menyanga bisa menghadiri acara seperti ini hanya terkagum-kagum. Apalagi melihat ada beberapa artis ibukota yang turut meramaikam acara peresmian hotel tersebut.


Ingin rasanya Lily meminta foto bareng mereka. Tapi dia urungkan mengingat sekarang ini Lily sedang bersama dengan Alex. Lily takut jika dia salah langkah akan membuat reputasi Alex hancur.


"Hai Alexander, lama tidak bertemu" sapa seorang wanita berparas cantik bernama Karina.


Alex hanya diam tidak menanggapi wanita tersebut.


"Kamu dateng kesini sendiri atau,"


"Wow barang baru" ucap Karina merendahkan.


"Dia adalah pacar gue, dan asal loe tau dia bukan b*tch seperti loe" Alex menaikkan nada suaranya ketika mengatakan kata-kata kasar tersebut.


Lily hanya diam mendengarkan percakapan panas mereka berdua.


"Iya kan honey" tanya Alex lembut kepada Lily.


Lily yang langsung mengerti dengan kode yang di berikan oleh Alex pun turut memdalami perannya. Yah peran sebagai kekasih palsu Alex.

__ADS_1


"Sayang siapa wanita ini" tanya Lily dengan nada suara yang di buat seangkuh mungkin.


"Bukan siapa-siapa kog, dia hanyalah b*tch yang gila akan harta dan popularitas" sambil melirik ke arah Karina.


Karina yang melihat Alex datang bersama wanita lain itu justru kesal dibuatnya. Kemudian pergi berlalu meninggalkan mereka berdua.


Karina pikir selamanya Alex akan memikirkan tentang dirinya dan tidak akan bisa berpaling dari hatinya.


Ternyata dugaan Karina salah. Alex justru datang bersama wanita cantik dan sepertinya terlihat dari kalangan berada.


"****...siapa wanita itu, berani sekali dia" gerutu Karina dalam hati.


Alex yang melihat amarah dari Karina hanya bisa tertawa puas karena dia sudah bisa membalikkan keadaan.


"Emm...ehemm"


"Al bisa tolong di lepasin gag nih soalnya panas banget nih" sambil menunjuk tangan Alex yang melingkar erat di pinggang Lily.


Alex pun segera melepaskan pelukannya. Dan mengalihkan pandangannya.


"Maaf... tadi gue hanya,"


"Iya gapapa aku ngerti kog" Lily memotong pembicaraan Alex.

__ADS_1


__ADS_2