Selir Teraniaya

Selir Teraniaya
Selir Xiao Pong Ngidam Daging Buaya Dan Ular


__ADS_3

Setelah Selir Xiao Pong Selesai Berendam. Kinin Xiao Pong beserta Nu menghampiri kamarnya. Menemui Kaisar dan Permaisuri.


Permaisuri sedang duduk ditepian Kasur Xiao Pong, Sedangkan Kaisar masih tertidur Pulas.


"Hormat Hamba Yang Mulia Permaisuri." ucap Selir Xiao Pong Beserta Nu bebarengan


Selir Xiao Pong beserta Nu Kemudian menundukkan kepala Dan membungkukan badannya Memberikan penghormatan Kepada Permaisuri.


"Adik Xiao Pong, Ayo segera duduk Disini disamping Kakak. Nu Tolong Ambilkan kue yang aku bawakan Untuk Selir Agung mu." ucap Permaisuri


"Hamba Pamit undur diri Yang Mulia Permaisuri, Yang Mulia Selir Agung." ucap Nu


Nu akhirnya berlalu meninggalkan Permaisuri dan Selir Agung. Dan Membawakan bermacam jenis Kue Untuk jungjungannya tersebut.


"Silahkan Yang Mulia Permaisuri, Yang Mulia Selir Agung. Ini kue Nya." ucap Nu


Selir Xiao Pong dan Permaisuri pun Sangat menikmati Kue yang Dibuat Oleh Permaisuri.


"Makasih banyak Kakak. Kue Buatan Kakak sangat Lezat dan Menggugah selera. Aku bisa-bisa Semakin gemuk saja, Akibat terlalu Banyak memakan kue lezat buatan Kakak." ucap Selir Xiao Pong


"Kau harus banyak makan Adik. Kita berdua sedang hamil jadi Harus banyak makan. Agar kini Sehat dan tubuh kita terjaga Kesehatannya." ucap Permaisuri


Permaisuri kini mengelus rambut Panjang Selir Xiao Pong dengan Penuh kasih sayang.


"Kaisar tidur pulas sekali, Adik Sebaiknya kau bangunkan Kaisar." Ucap Permaisuri


"Baiklah Kakak. Kaisar Bangun Kaisar sudah pagi." ucap Selir Xiao Pong

__ADS_1


"Iya Sayang, Aku akan Segera Bangun. Permaisuriku Kau Ada Disini Sayang? Kau pasti sangat Merindukan ku sayang." ucap Kaisar


"Tentu saja hamba sangat Merindukan Kaisar, Kaisar adalah Suami yang hamba sangat Cintai, Hamba juga sangat merindukan Selir Xiao Pong." ucap Permaisuri


Kaisar pun berlalu meninggalkan Permaisuri dan Selir Agung nya. Menuju tempat pemandian.Kaisar Pun Berendam selama satu jam. Di Tempat Pemandian tersebut.


Setelah rapi kini Kaisar Menghampiri kedua istrinya.


"Yang Mulia Kaisar, Yang Mulia Permaisuri, Hamba sangat ingin Memakan Daging Buaya beserta Daging Ular. Tolong Izinkan Hamba Berburu disana esok lusa." ucap Selir Xiao Pong


"Sayang kita izinkan saja Xiao Pong. Ini juga demi menuntaskan Keinginan Ngidamnya." ucap Permaisuri


"Baiklah Permaisuriku. Baiklah Selir Agung ku, Aku mengizinkan mu Pergi ke hutan untuk berburu." Ucap Kaisar


"Baiklah Yang Mulia Kaisar, Permaisuri Ayo kita Sarapan Bersama. Nu Tolong Siapkan Makanan untuk Kaisar beserta Permaisuri." ucap Selir Xiao Pong


"Baik Yang Mulia Selir Agung." Ucap Nu


"Silahkan Yang Mulia, Makanan Masih hangat silahkan segera di Makan. Kalau begitu hamba Pamit Dulu iya." Ucap Pelayan Nu


Kaisar, Permaisuri dan Kaisar pun Kini memakan hidangan tersebut Dengan sangat lahapnya.


"Sayang Selir Xiao Meng aku Hukum selama tiga bulan di Istana Dingin. Aku beri dia pelajaran. Agar Dia tau kesalahannya. Maafkan Aku Sayang aku harus Menghukum Selir kesayangan Mu." ucap Permaisuri Xiao Mulan


"Iya Sayang terserah kau saja Permaisuriku. Aku akan menuruti Apapun yang di lakukan Permaisuriku. Lagipula kau Melakukan ini demi kebaikannya. Agar Xiao Meng menjadi lebih baik Lagi dalam bersikap." ucap Kaisar


"Yang Mulia Hamba ingin Berburu Dan menginap di hutan selama Seminggu. Kalau hanya sehari, Hamba tidak puas berburunya." Ucap Selir Xiao Pong

__ADS_1


"Sayang seminggu, Apa tidak Terlalu lama? Kau sedang hamil Sayang. Aku sangat mencemaskan Kamu beserta Anak kita yang ada Dikandungan mu." ucap Kaisar


"Hanya seminggu Yang Mulia Kaisar, Seminggu bukan waktu Yang lama. Hamba bisa jaga diri. Yang Mulia Kaisar beserta Yang Mulia Permaisuri tidak perlu Cemas, dan khawatir. Hamba dan Nu bisa menjaga diri." Ucap Selir Xiao Pong


"Sayang Selir Agung mu, Hanya Seminggu Izinkan iya sayang, Selir Agung mu juga tidak akan Berlama-lama meninggalkan mu Pergi ke hutan." ucap Permaisuri


"Baiklah Sayang, Aku Izinkan kamu Seminggu di hutan, Jaga diri mu Baik-baik selama di hutan." Ucap Kaisar


Hari yang dinantipun tiba Selir Xiao Pong beserta Nu bergegas Menuju Hutan Terlarang tersebut dengan Menunggangi Kuda Putih. Setibanya Selir Xiao Pong dan Nu, Dihutan terlarang tersebut. Mereka Berdua pun langsung membuat Tenda.


"Nu Ayo segera kita buat tenda. Untuk nanti kita beristirahat. Ayo Nu kita siapkan persiapan untuk Berburu. Ayo kita segera Berburu Buaya dan Ular. Aku sudah tidak Sabar untuk segera Menyantapnya." ucap Selir Xiao Pong


"Baik Nona. Hamba siapkan dulu Senjata yang akan kita gunakan." Ucap Nu


Selir Xiao Pong sangat puas Dengan hasil buruan nya. 4 ekor Buaya, dan tiga ekor ular berhasil Ia dan Nu taklukan.


"Nu Aku sangat senang. Hasil Buruan kita berdua sangat Memuaskan." Ucap Selir Xiao Pong


"Iya Nona, Mau kita apakan hasil Buruan kita Nona." ucap Nu


"Buaya kita jadikan Sate. Daging Ular kita semur dan Rendang Saja." Ucap Selir Xiao Pong


"Baik Nona." ucap Nu


Nu membantu Selir Xiao Pong Memotong dan membersihkan Hasil buruan mereka.


Bersambung.

__ADS_1


Jangan lupa like


Coment beserta dukungannya.


__ADS_2