Selir Teraniaya

Selir Teraniaya
Xiao Meng Bertemu Dengan Pemuda Tampan Di Pasar


__ADS_3

Xiao Meng memakai Gaun yang Sangat tertutup, dan selendang Yang ia gunakan untuk menutupi Tubuhnya. Xiao Meng kepasar Ditemani dayang setianya.


"Yang Mulia Apakah anda sudah Siap. Dapatkah kita berangkat Sekarang. ucap Shin Sei.


"Aku sudah Siap Shin Sie, Kalau Kita berdua pangil saja Nona, Tidak Usah panggil Yang Mulia, Ayo Segera berangkat, Kita keluar Istana berjalan kaki saja, Aku ingin Menghirup udara segar." ucap Xiao Meng


"Baik Nona." ucap Shin Sei. Shin Sei mengganguk tanda paham apa Yang diucapkan jungjungannya.


Mereka berdua berjalan kepasar, Setibanya dipasar mereka Langsung ke Toko Perhiasan untuk Membelinya.


"Wah,,, Lihat itu Shin Sei ada Promo murah di toko perhiasan Tersebut, Ayo kita segera kesana, Aku takut kehabisan siapa tau, Ada Yang aku taksir." Xiao Meng Menarik lengan Shin Sei agar Mengikutinya masuk ke dalam Toko Perhiasan tersebut.


"Nona yang ini bagus sekali dan Cantik, Sangat cocok dengan Nona." Shin Sei menunjukan Perhiasan tersebut kepada Xiao Meng.

__ADS_1


"Tuan Yang ini ada yang satu Set, Hamba beli empat, Masing-masing Satu set dengan model yang Sama." ucap Xiao Meng kepada Pedang perhiasan tersebut.


"Nona beli banyak sekali, Jika ingin Beli empat seharusnya beda Model." Shin Sei keheranan Dengan apa yang dilakukan Jungjungan.


"Aku beli empat, Untuk aku, untuk Permaisuri, Untuk Kak Xiao Pong Dan untuk Kau Shin Sei." Xiao Meng memberikan penjelasannya Kepada Dayangnya.


"Nona membelikan Perhiasan ini Untuk hamba, Terimakasih banyak Nona, Nona sangat baik kepada Ku." Dayangnya pun tidak hentinya Mengucapkan banyak terimakasih Kepada Xiao Meng.


"Tentu saja aku akan Membahagiakan orang-orang Yang aku sayangi." ucap Xiao Meng.


"Terimakasih banyak Tuan telah Menolong ku, Aku sangat Berterima Kasih banyak. Tuan Kenapa melihat ku saja? Apa ada Yang aneh dengan diriku. Wajah Aku sangat jelek dan mengerikan Iya." ucap Xiao Meng ngasal, Sebenarnya jantung Xiao Meng kini Dag dig dug ser, Karena Memandangi wajah pemuda Tampan tersebut.


"Nona ini bisa saja ngelawaknya, Apa nya yang Jelek dan Mengerikan, Wajah mu sangat Cantik dan menggoda, Apanya Yang buruk rupa." Pemuda Tersebut sangat keheranan akan Tingkah laku Xiao Meng

__ADS_1


Xiao Meng pun meraba kepalanya, Ternyata selendangnya terjatuh, Pada saat ia terjatuh, Xiao Meng Mencari keberadaan selendangnya.


"Kau mencari apa Nona? Apakah Kau mencari selendang ini, Untuk Apa kau pakai selendang ini, Wajah Kamu sangat cantik kenapa harus Ditutupi. Pernalkan Nama Ku Xiao Dilan." Xiao Dilan memakaikan Selendang tersebut di kepala Xiao Meng dan membantu Xiao Meng Untuk menutupi wajahnya dengan Selendang tersebut. Ternyata ada Bangsawan yang melihat Kedekatan Xiao Meng dan Xiao Dilan, dan mereka pun melaporkan Berita tersebut kepada Kaisar.


Bangsawan tersebut Memberitahukan perihal ini kepada Kaisar di ruang kerjanya.


"Hormat Hamba, Yang Mulia Kaisar, Kedatangan Hamba ingin Memberitahukan mengenai Selir Xiao Meng Yang Mulia. Selir Xiao Meng sekarang sedang berada Di Pasar dan tampaknya ia bertemu Dengan seorang pemuda, Dan Ia Sepertinya berselingkuh dengan Pemuda tersebut." ucap Bangsawan tersebut


"Kau salah lihat orang kali, Xiao Meng itu sedang sakit, Wajah dan Tubuhnya sangat jelek dan bau, Mana mungkin dia Mempermalukan dirinya dengan Keluar Istana. Sudahlah Bangsawan Kau tidak usah Mengadu hal yang tidak-tidak Kepadaku, sebaiknya kau keluar, Aku tidak mau kau ganggu." Perintah Kaisar yang mengusir Bangsawan tersebut.


Bersambung.


Jangan lupa like.

__ADS_1


Coment vote.


Beserta dukungannya.


__ADS_2