Selir Teraniaya

Selir Teraniaya
THE END


__ADS_3

Kaisar Xiao Lan kini hanya hidup Bersama Permaisurinya, Tanpa Adanya Satupun Selir. Kaisar Sudah berobat akan tetapi luka Di Wajahnya tidak kunjung sembuh. Kaisar pun mulai sering melamun, Dan menyadari kesalahan Terdahulu nya, Yang merendahkan Orang lain. Ia pun meminta tolong Kepada Permaisuri. untuk Mengantarkan nya bertemu Dengan Xiao Pong dan Xiao Meng Untuk meminta maaf.


"Permaisuri ku tolong kau antarkan Aku menemui Xiao Pong dan Xiao Meng, aku ingin meminta maaf Kepadanya. atas kesalahan yang Aku perbuat." ucap Kaisar.


"Yasudah besok kita Ke Negeri Api Ke tempat Xiao Pong. Nanti Akan Aku buatkan kue untuknya." ucap Permaisuri


Esok pun tiba kini Permaisuri dan Kaisar, Mereka pun pergi ke Negeri Api ketempat Xiao Pong.


Setibanya mereka disana, mereka Langsung disambut oleh Ratu Xiao Pong Dan Raja Xiao Daniel.


"Silahkan masuk Yang Mulia Kaisar, Yang Mulia Permaisuri Silahkan dimakan hidangannya." Ucap Ratu Xiao Pong dan Raja Xiao Daniel secara bebarengan.


"Terimakasih banyak. Niat Kedatangan aku adalah aku ingin Meminta maaf kepada mu. Atas Kesalahan ku sewaktu dulu Xiao Pong. waktu wajah mu jelek, aku Menghina mu. waktu wajah mu Cantik aku mengejar mu. Sekarang Wajah ku sudah sangat jelek. Bahkan kedua Selir ku yang baru Telah menceraikan aku." Kaisar Berkata sambil bersedih, karena ia Diliputi oleh banyak penyesalan.


"Kaisar hamba sudah memaafkan Nya. Sudahlah jangan bersedih lagi Aku akan buatkan ramuan Tradisional untuk menyembuhkan Wajah mu.Kalian berdua tunggu Dusini, Aku, suami ku serta Nu Akan membuatkan ramuannya." Xiao pong ,Xiao Daniel serta Nu Berlalu pergi meninggalkan mereka Berdua, setelah ramuannya jadi Xiao Pong pun menyerahkan nya Kepada Kaisar dan Permaisuri.

__ADS_1


"Ini Ramuan nya sudah jadi, Permaisuri tolong dioleskan ke Wajah Kaisar atau bagian tubuh Yang mengalami luka, harus rutin Diolesin nya pagi, siang,sore dan Malam." Xiao Pong berkata sambil Tersenyum memandang wajah Permaisuri.


"Terimakasih banyak adik Xiao Pong. Aku ada kue yang aku Buatkan khusus untuk mu." Permaisuri pun berkata sambil Memeluk Xiao Pong.


"Sama-sama Kak, Kakak jangan Menangis lagi." Xiao Pong Menghapus air mata Permaisuri Xiao Mulan.


"Permaisuri ku ayo kita pamit, Kita Harus segera ke tempat Xiao Meng." ucap Kaisar.


Kaisar dan Permaisuri pun pamit Kepada Xiao Pong beserta Xiao Daniel. dan mereka berdua kini Bergegas menuju Negeri Angin.


Setibanya mereka di Negeri Angin, Mereka berdua langsung disambut Hangat, oleh Kaisar Xiao Dilan dan Permaisuri Xiao Meng.


"Xiao Meng aku ingin meminta Maaf kepada mu, mungkin ini Karma ku waktu kamu sakit aku Cuek dan tidak peduli bahkan aku Menghina dan merendahkan mu." Ucap Kaisar Xiao Lan.


"Sudahlah Kaisar, yang lalu biarlah Berlalu, gak usah di bahas lagi, Aku Sudah memaafkan mu." ucap Xiao Meng.

__ADS_1


"Oia adik Xiao Meng, Kakak Membuatkan kue khusus untuk Mu." ucap Permaisuri Xiao Mulan.


"Xiao Meng kami berdua pamit Pulang iya." ucap Kaisar Xiao Lan.


Kaisar Xiao Lan dan Permaisuri pun Pamit, dan kini mereka bergegas Menuju negerinya.


Setibanya mereka di Negeri Salju.


Permaisuri langsung mengolesi Ramuan tradisional tersebut ke Bagian yang terkena luka, Perlahan Tapi pasti kini wajah Kaisar pun Sudah sembuh, Ia pun wajahnya Sangat tampan. Kaisar pun tidak Memiliki Selir dan Ia hanya memiliki Permaisuri Xiao Mulan seorang.


Ratu Xiao Pong dan Raja Xiao Daniel pun hidup berbahagia di Negeri Api, Raja Xiao Daniel sangat Menyayangi Xiao Pong.


Permaisuri Xiao Meng dan Kaisar Xiao Dilan pun juga sangat Menyayangi dan mencintai. Xiao Meng adalah ibu sambung yang Baik untuk putera makhota.


Pesan dan hikmah yang dapat Dipetik dari cerita yang saya buat Adalah jangan menghina dan Merendahkan orang yang memiliki Kekurangan, karena roda selalu Berputar takutnya kita bakal Mengalami nasib yang sama. Karena ingat karma baik dan Karma buruk.

__ADS_1


Terimskasih bantak teruntuk Pembaca setia ku. tanpa kalian aku Tiada artinya.


Sarangheo...


__ADS_2