Selir Teraniaya

Selir Teraniaya
Xiao Meng Kembali Ke Istana


__ADS_3

Xiao Meng sangat sedih karena Akan berpisah dari Pemuda Tampan yang Bernama Xiao Dilan, Xiao Daniel pun sama sangat berat Untuk meninggalkan Gadis cantik Yang membuatnya merasakan Jatuh cinta kembali setelah Kematian mendiang Permaisurinya.


"Kau jang bersedih Nona Xiao Meng, esok siang aku menunggu Kamu di Danau. Xiao Dilan Memeluk Xiao Meng.


"Iya Tuan aku akan datang esok, Menemui kamu kembali Tuan. Tuan tunggu aku besok siang." Xiao Meng membalas pelukan Xiao Dilan.


Mereka pun berpisah, Xiao Meng Beserta Shien Sie kembali ke Istana Salju, sedangkan Xiao Dilan Kembali ke Istana Anggin.


Kaisar pun menyuruh pengawal Bayangannya untuk mengawasi Kediaman Xiao Meng. Dan Memata-matai apa yang akan Dilakukan oleh Xiao Meng. Karena Ia antara percaya dan tidak ada Ucapan yang di ucapkan oleh Bangsawan nya bahwa Xiao Meng Selingkuh dengan Pemuda di Pasar. Tanpa sadar Kaisar Menggebrak Meja kerjanya.


"Kurang ajar jika Xiao Meng Selingkuh dariku, Seharusnya jika Emang dia sudah sembuh Harusnya dia memberitahuku. Bukan Xiao Meng sangat mencintai Aku. Aku ini sangat tampan. Bodoh Jika Xiao Meng, Meninggalkan Aku Demi laki-laki yang gak jelas." Kaisar bercermin sambil Menyombongkan dirinya.


Untungnya Xiao Meng adalah Gadis yang cerdas, sebelum ia Kedalam Istana, Dia memakai Kulit Lebih menyerupai wajah, Untuk Mengelabuhui orang di istana. Ia Membelinya dipasar. Jadi terlihat Lukanya belum sembuh. Ia dan Dayang nya pun membawa Jingjingan belanjaannnya.


"Kamu tolong antarkan ini Ke Paviliun Permaisuri dan Selir Xiao Pong, dan Yang satu lagi untuk mu. Aku lelah, aku kepaviliun ku Duluan." ucap Xiao Meng

__ADS_1


"Baik Nona." ucap Shien Sie. Shien Sie pun melangkah menuju Kediaman Permaisuri dan Kediaman Selir Agung.


"Wajah Xiao Meng masih buruk Rupa, walaupun tidak berbau. Aneh Kenapa Kaisar menyuruh aku Mengawasinya, Apa ia merindukan Selir Xiao Meng?" gumam Pengawal bayangan tersebut Sambil memata-matai Selir Xiao Meng di atas pohon.


"Hormat hamba, Yang Mulia Kaisar, Hamba ingin Memberitahukan bahwa meski Tubuh Selir Xiao Meng tidak Berbau. wajahnya kini masih buruk Rupa Yang Mulia." ucap Pengawal Bayangan tersebut.


"Baiklah kau boleh keluar, Aku Masih sibuk." ucap Kaisar.


"Kurang ajar Bangsawan tersebut, Telah menipu ku. Aku akan berikan Hukuman kepadanya. Sepertinya Aku harus mencari Selir baru lagi. Aku harus menceraikan Xiao Meng. Xiao Meng itu tidak pantas Menjadi Selirku lagi. Tidak pantas Bersanding denganku. Aku Tampan. Dia berwajah jelek dan Buruk rupa." gumam Kaisar Dengan sikap yang penuh Kenarsisan nya yang sangat tinggi.


Permaisuri sangat senang Mengenai Perhiasan yang Dibelikan oleh Selir Xiao Meng.


"Cantik sekali Perhiasan yang Dibelikan oleh Xiao Meng untuk Ku. Semoga saja Xiao Meng berubah Menjadi pribadi yang lebih baik Lagi." gumam Permaisuri


Xiao Pong kini sedang mencoba Perhiasan yang di belikan oleh Xiao Meng untuknya.

__ADS_1


"Wah cantik sekali Perhiasan ini, Tidak sia-sia aku terdampar disini." Gumam Xiao Pong.


Sementara Xiao Meng di Paviliunnya sedang rebahan Karena kecapean. Setelah Terbangun ia pun memutuskan Untuk berendam di pemandian.


"Shien Sie tolong sediakan aku Air Hangat, Aku ingin segera mandi. Badanku sudah sangat lengket." Ucap Selir Xiao Meng.


"Baik Yang Mulia." Shien Sie Pun Menyediakan Air Hangat tersebut Untuk mandi jungjungannya Tersebut.


Bersambung.


Jangan lupa like.


Coment vote


Beserta dukungannya.

__ADS_1


__ADS_2