
Xiao Pong dan Nu yang sedang Rebahan di kejutkan oleh Kehadiran seseorang laki-laki.
"Siapa kau? Ada perlu apa kau Datang kemari, Aku sama sekali Tidak mengenal mu." ucap Xiao Pong
"Nona manis aku adalah laki-laki Yang sangat mencintai mu Nona." Ucap Xiao Daniel
"Kau sudah gila iya, Aku tidak kenal Siapa kamu? Dan lagi pula aku Sudah menikah, dan memiliki Seorang suami." ucap Xiao Pong, Xiao Pong sangat marah, karena Ia Merasakan sesuatu yang aneh, Dan berpikir masa iya ada seorang Lelaki nekat menyatakan perasaan Nya kepadanya padahal dia Sudah Menikah.
"Aku memang gila Nona Cantik, Karena sangat tergila-gila akan Kecantikan mu, Aku tau kau sudah Menikah, dan siapa dirimu. Kau Adalah Selir Agung, Suami mu Adalah Kaisar Negeri Seberang, Kau sempat menjadi Selir yang di Campakkan. Karena sekarang Kau Cantik kembali makanya kau Sekarang di sayang oleh suami Kaisar yang mata keranjang itu. Aku rasa suami mu tidak Benar-benar tulus mencintai ku. Kita pernah bertemu waktu kau Masih kecil Nona. Waktu itu kau Menangis waktu rumah mu Kebakaran, dan Ayahmu hampir Menjadi korban. Wajah ku menjadi Cacat seumur hidup akibat Luka Bakar tersebut, dan kini aku Menjadi seorang laki-laki yang Cacat, dan sampai sekarang Aku Belum menikah." ucap Xiao Daniel
__ADS_1
Xiao Daniel memberikan Penjelasan kepada Xiao Pong agar Xiao Pong ingat kejadian lampau Masa kecil mereka berdua, Mengenai pertemuan mereka.
"Kasian sekali laki-laki ini, Jika Memang dia benar-benar Menolong si pemilik asli tubuh ini. Sepertinya dia sangat tulus Mencintai Selir Xiao Pong, Dibandingkan ubur-ubur, Dia tidak Tulus sama Xiao Pong, Karena Sekarang Xiao Pong cantik saja, Dia Kecentilan, Ubur-ubur itu Sangat cocok dengan uget-uget. Sebenarnya Laki-laki ini juga Gagah dan tampan, aku harus Membantunya menyembuhkan Luka bakar di wajahnya." ucap Xiao Pong dalam hati, Dan kini Iya Melihat kepingan memori Pada Tubuh Xiao Pong mengenai insiden Peristiwa lampau tentang Kebakaran tersebut.
"Nona kenapa kau bengong saja, Aku bersungguh-sungguh. Aku Tidak membohongi mu. Aku yang Menolong Ayah mu." ucap Xiao Daniel, Xiao Daniel pun Mengguncangkan tubuh Xiao Pong.
"Makasih banyak, Kau sangat Peduli, Keluarga aku sangat tidak Peduli mengenai keadaan wajah Aku. Yang seperti ini. Bahkan Mereka seakan tidak mau peduli, Dan tidak mau mengobati ku. Aku Adalah Pangeran yang tak di Anggap." ucap Xiao Daniel, Xiao Daniel sangat terpukul akan Sesuatu yang menimpanya, dan Tanpa sadar ia menitikan air Matanya.
"Sudahlah Pangeran, kau jangan Bersedih, Mendingan kau makan Saja, Barusan aku dan Nu baru Memasak. Kau makan iya, Masakan ku dan Nu enak kok." Xiao Pong mengusap air mata Pangeran tersebut, dan kini Xiao Pong menyuapi Pangeran tersebut.
__ADS_1
Nu yang melihat Junjungannya Beserta pemuda tersebut, Hanya Menatap heran mengenai tingkah Laku jungjungannya beserta Pemuda tersebut.
"Makasih banyak Nona cantik, Bolehkah aku menemanimu Selama kau berada di hutan? Aku Ingin membantumu. Apalagi kau Sedang hamil Nona, dan kamu Beserta dayang istana mu hanya Berdua, membutuhkan seorang Lelaki untuk melindungi kalian Berdua." ucap Xiao Daniel
Bersambung.
Jangan lupa like.
Coment dan Vote
__ADS_1