
Mei Lin pun kini membawakan Kue Beserta kudapan yang di buat Permaisuri, untuk ia berikan Kepada Selir Xiao Meng.
"Hormat Hamba Yang Mulia Selir Xiao Meng, Hamba membawakan Kue beserta kudapan untuk Yang Mulia Selir Xiao Meng." ucap Mei Lin, Mei Lin pun membungkukkan Badannya, memberikan Penghormatan kepada selir Xiao Meng.
"Terimakasih banyak kau boleh Pergi sekarang!!!" ucap Selir Xiao Meng dengan nada sangat kesal.
Pada saat Mei Lin ingin Meninggalkan Xiao Meng dari Istana dingin. Tiba-tiba Selir Xiao Meng menjerit kesakitan. Dan Mei Lin langsung menolong Selir Xiao Meng agar tidak kesakitan lagi. Mei Lin yang sangat panik segera Memberitahukan masalah ini Kepada Permaisuri beserta Tabib Istana agar dapat mengobati Selir Xiao Meng.
"Sakit sekali wajahku, dan seluruh Tubuhku, Sakit sekali, Tolong aku, Perih sekali wajah dan seluluh Tubuhku, Kenapa bernanah dan Berbau." ucap Selir Xiao Meng, Selir Xiao Meng menahan rasa Sakit diseluruh tubuhnya.
"Dewa dan Dewi tolong aku, Aku Tidak ingin Kaisar mencampakkan Aku. Aku tidak mau Kaisar Meninggalkan aku. Aku tidak mau Memiliki wajah yang sangat buruk Rupa. Kenapa harus aku yang Menderita seperti ini wahai Dewa Dan Dewi. Seharusnya yang Memiliki wajah buruk seharusnya Kak Xiao Pong. Kenapa harus aku Yang menderita. Ini semua tidak Adil bagi aku wahai Dewa Dewi." Ucap Xiao Meng, Xiao Meng kini Menanggis menahan sakit Diseluruh wajahnya.
__ADS_1
Permaisuri, Kaisar beserta Tabib Istana pun kini bergegas menuju Keistana dingin, Setibanya diistana Dingin mereka tampak sangat Terkejut akan kondisi Xiao Meng Yang semakin parah. Tabib pun Kini mengobati Selir Xiao Meng. Dan Tabib istana mengajurkan Untuk Selir Xiao Meng segera Dibawa kekediamannya.
"Yang Mulia sebaiknya, Selir Xiao Meng dibawa kembali Kekediamannya. Supaya dapat Ditangani dengan baik. Hamba Takut jika Selir Xiao Meng masih Diistana dingin kondisi dan Keadaan semakin memburuk." Ucap Tabib kerajaan tersebut, Tabib tersebut memberikan Pengertian dan penjelasan kepada Mereka semua.
"Baiklah pengawal, Tolong kamu Bawa Selir Xiao Meng Kekediamannya." ucap Kaisar.
Kaisar dengan tegasnya Memberikan perintah kepada Pengawalnya.
"Yang Mulia, Hamba tidak mau Digendong pengawal kerajaan, Hamba maunya Yang Mulia Kaisar Yang menggendong hamba." Ucap Xiao Meng sambil menangis Menahan sakit.
"Kau tidak boleh begitu sayang, Walau bagaimanapun dia adalah Selirmu, dia juga wanitamu. Wanita Milik Kaisar. Kalau kau tidak mau Biar saya saja yang Membopongnya Kepaviliunnya. " Ucap Permaisuri. Permaisuri pun Kini meminta bantuan kepada Mei Lin untuk membopong tubuh Xiao Meng.
__ADS_1
Sementara Kaisar hanya terpaku Memandang kepergian Permaisurinya yang menolong Selir Xiao Meng.
"Kenapa Permaisuri menolong Xiao Meng? Aku saja tidak sudi Menolongnya habisnya wajah dan Seluruh tubuhnya bau, Membuat Aku sangat jijik kepadanya." ucap Kaisar sangat pelan, agar Tabib Istana yang berada di dekatnya Tidak mendengar apa yang Diucapkan.
"Tabib ayo kita segera pergi dari Sini, aku sibuk banyak pekerjaan Yang harus aku selesaikan." ucap Kaisar
"Baik Yang Mulia Kaisar." ucap Tabib Istana tersebut.
Bersambung.
Jangan lupa like.
__ADS_1
Vote Coment
Beserta dukungannya.