Selir Teraniaya

Selir Teraniaya
Akhir Dari Keputusan Xiao Pong


__ADS_3

Xiao Pong terbangunkan dalam Mimpinya. Ia pun akhirnya sudah Bulat mengenai keputusan apa Yang akan diambilnya.


"Baiklah setelah aku lahiran, Aku Akan menggugat Kaisar. Dan Aku Akan menikahi Pangeran Xiao Daniel." Gumam Xiao Pong


Nu terbangun melihat Jungjungannya yang melamun. Nu Pun tampak keheranan melihat Tingkah laku jungjungannya Tersebut.


"Nona kenapa melamun, Apa Nona Memerlukan sesuatu? Saya Akan Bawakan sesuatu untuk Nona." Ucap Nu


"Nu aku lapar, Aku ingin makan Sesuatu. Ayo kita segera mencari Buah-buahan. mungkin Pangeran Belum pulang Nu. Masih dipasar." Ucap Xiao Pong


"Baik Nona, Ayo kita segera keluar, Mencarinya." ucap Nu


Mereka berdua sangat kaget, Ternyata di luar tenda sudah ada Banyak barang belanjaan untuk Dirinya.


"Nona lihat ini Nona, Pangeran Sudah membeli ini semua untuk Nona. Pangeran sangat Menyukai Dan menyayangi Nona." ucap Nu. Nu pun menggoda jungjungannya, Yang tampak memerah wajahnya Karena tersipu malu.


"Sudah Nu, Berhenti menggoda Aku, Aku jadi malu Nu. Kau Menggoda aku seperti itu." Ucap Xiao Pong


Nu pun membawakan barang Belanjaan yang di belikan oleh Pangeran ke dalam tenda.

__ADS_1


"Nu aku kedinginan, Tolong kau Carikan aku kayu bakar, Sebelum Kau pergi cari kayu bakar. Tolong Buatkan Api unggun dengan sisa Kayu bakar yang tersisa." ucap Xiao Pong. Xiao Pong melilitkan Kain sutera agar ia tidak Kedinginan lagi.


"Baik Nona."ucap Nu. Nu Membakar kayu tersebut membuat Api unggun, setelah selesai ia Bergegas meninggalkan Xiao Pong Untuk mengambil kayu bakar Tersebut.


Xiao Pong membangunkan Pangeran Xiao Daniel.


"Pangeran bisakah keluar Sebentar? ada yang hamba ingin Sampaikan kepada Pangeran." Ucap Xiao Pong


"Tunggu sebentar Nona manis." Ucap Pangeran Xiao Daniel


Pangeran menghampiri Xiao Pong Dan meraih kedua tanggan Xiao Pong.


"Pangeran apakah Pangeran Sangat mencintai Hamba? Apakah Pangeran serius ingin menuggu Hamba, Sampai hamba bercerai Dan menjadi Janda Kaisar." ucap Xiao Pong


"Tentu saja aku sangat mencintai Kamu gadis cantik, aku akan Menunggu kamu bercerai dengan Kaisar, dan menjadi Janda Kaisar." Ucap Pangeran Xiao Daniel.


"Hamba sudah memutuskan untuk Menceraikan Kaisar, Hamba akan Menggugat cerai Kaisar setelah Hamba melahirkan. Hamba akan Menikah dengan Pangeran." ucap Xiao Pong, Xiao Pong kini Mengelus lembut wajah Pangeran.


Pangeran dan Xiao Pong Berpelukan bagai kekasih yang Akan berpisah lama.

__ADS_1


"Tidak terasa sudah hampir Seminggu kita disini. dua hari lagi Kita akan berpisah Pangeran." Ucap Xiao Pong, Xiao Pong diliputi Kesedihan dengan sangat Mendalam.


"Sudahlah jangan bersedih sayang, Aku akan menunggu mu sampai Kamu benar-benar bercerai Dengan Kaisar." ucap Pangeran Xiao Daniel. Pangeran Xiao Daniel Sangat bahagia, Ia hanya perlu Bersabar sampai Xiao Pong Menceraikan Kaisar.


"Terimakasih banyak Pangeran, Bersabar menunggu ku. Sekarang Usia kandungan ku sudah Lima Bulan tunggu aku selama Empat Bulan lebih." ucap Xiao Pong


"Sayang coba kau buka belanjaan Yang aku belikan untuk kamu. Aku Membelikan Pakaian dan Perhiasan untuk mu sayang." Ucap Pangeran Xiao Daniel


"Wah,,, Pakaian nya bagus-bagus Pangeran, Aku sangat Menyukainya. Perhiasannya juga Sangat bagus, Terimakasih Banyak Pangeran. Oia Kita makan Sama-sama sayang, Buah Kenarinya." ucap Xiao Pong


"Sama-sama Nona manis, Asalkan Kau bahagia, Aku rela Melakukannya demi kebahagian Mu." ucap Pangeran Xiao Daniel


Bersambung.


Jangan lupa like.


Coment vote


Beserta dukunggannya.

__ADS_1


__ADS_2