
Kabar kehamilan Permaisuri pun kini mulai Terdengar di kediaman Selir Xiao Meng,
Berbeda dengan sang Kakak Xiao Pong
Justru Xiao Meng sangat iri dan cemburu.
"Kenapa tidak aku aja yang hamil? Kenapa harus Yang Mulia Permaisuri yang hamil? yang ada pasti Aku tidak di pedulikan dan tidak di sayang dan Dimanja lagi oleh Yang Mulia Kaisar." ucap Selir Xiao Meng
Tetapi Yang Mulia kenyataan tetap berlaku adil Terhadap ketiga istrinya, mungkin sekarang Kaisar Lebih fokus terhadap Permaisuri karena Permaisuri tengah mengandung Anak pertama Mereka.
Jadi Kaisar lebih mengutamakan dan memanjakan Permaisuri di bandingkan kedua istrinya yang lain.
Walaupun Permaisuri agak risih terhadap Perhatian berlebih yang ditunjukan Kaisar.
"Sayang kau sedang hamil, Kau tidak boleh Berlarian seperti itu." Tutur Kaisar terhadap Permaisurinya.
"Baik lah suami ku, Tetapi Apa kau tidak terlalu Berlebihan? Aku hanya jalan cepat saja bukan Berlari, Kalau ini baru namanya berlari sayang, Engkau berlebihan sekali suami ku."
Tutur Permaisuri.
Kaisar sebisa mungkin berlaku adil, Terhadap Ketiga istrinya. Xiao meng sangat iri dan dongkol, Karena sudah hampir tiga bulan Yang Mulia Kaisar Tidak bermalam dikediaman nya. Xiao Pong justru Sangat senang, Karena Yang Mulia Kaisar sudah Jarang mengunjungi kediaman nya. Karena Yang Mulia Kaisar lebih terfokus terhadap Permaisurinya.
Xiao Meng pun memutuskan untuk pergi ke Kediaman Permaisuri, ia meminta hak nya Terhadap kaisar. Ia ingin Kaisar berlaku adil Terhadap nya, Jangan hanya memperdulikan Permaisuri saja . Pagi pun tiba Xiao Meng pun Dengan penuh amarah ia tiba di Kediaman Permaisuri. Selir Xiao Meng pun langsung Mendobrak kasar kamar Permaisuri.
__ADS_1
Di dalam kamar sudah ada Yang Mulia Kaisar dan Selir Xiao Pong mereka bertiga yang tengah Makan pun terkaget-kaget karena kehadiran Xiao Meng yang tengah emosi. Xiao pong yang kesal Pun kini terbangun, Ia membawa cambuk untuk Memberikan Xiao Meng pelajaran.
"Kau ini tidak tau sopan santun, dan tata krama." Ucap Xiao Pong
Xiao Pong pun tidak main-main dengan apa yang Pernah ia peringatkan dulu terhadap Xiao Meng. Dengan penuh emosi Xiao Pong mencambuk Xiao Meng 1000 kali, Kaisar dan Permaisuri, Yang Melihat Xiao Pong pun menenangkan nya, agar ia Tidak marah lagi kepada Xiao Meng. Xiao Meng Pun menagis, Ia meringis kesakitan, Ia takut di Pukul lagi oleh Xiao Pong, lalu dengan berjalan Tertatih-tatih ia menghampiri Kaisar, dengan Manja nya ia langsung menjatuhkan dirinya ke Kaisar, Xiao Meng memeluk kaisar dengan sangat Erat sambil berkata.
"Yang Mulia Kaisar sakit sekali, Nanti malam Bermalam lah di kediaman ku, aku mohon." ucap Xiao Meng
Dengan wajah yang sangat memelas ia memohon Kepada Kaisar, Kaisar pun melirik permaisurinya Dan meminta persetujuan dari Permaisuri.
Xiao Pong yang melihat tingkah laku dari Xiao Meng pun sangat kesal, ia marah bukan cemburu Karena Xiao Meng memeluk Kaisar. Ia marah Karena Xiao Meng sudah sangat keterlaluan.
"Kalau ingin bermesraan dengan Kaisar, harusnya Di kamar nya saja, Pada saat Kaisar mengunjungi Kediaman nya, Kenapa harus bermesraan di Kediaman permaisuri? Dasar ubur ubur.
Xiao pong langsung menjawab pertanyaan Xiao Meng yang di layangkan untuk Kaisar.
"Adik kau tidak perlu menggangu Kaisar. Kaisar Sedang sibuk, Sekarang ditam,bah lagi Permaisuri Hamil jadi otomatis Kaisar akan berkunjung setiap Hari ke kediaman Permaisuri, Jadi kau tidak perlu Cemburu, kau tau batasan lah." ucap Xiao Pong
Xiao Pong pun lalu menarik tangan Xiao meng dan Menjauhkan Xiao Meng dari Pelukan Kaisar.
"Ayo mari kakak antar ke kediaman mu." ucap Xiao Pong
Xiao Pong pamit, meninggalkan kediaman Permaisuri.
__ADS_1
Setibanya dikamar Xiao Meng, Xiao Pong pun Langsung meletakan tubuh Xiao Meng
Dengan kasar.
"Akh.... Sakit kak, Kau kasar sekali Kak, Kau ini Perempuan sudah seperti laki laki saja sangat Kasar, pantas saja Kaisar dulu tidak menyayangi Dan peduli pada mu?" tutur Xiao Meng.
"Bodo Amat, Aku tidak peduli mau dia suka atau Tidak sama aku, karena aku juga punya kekasih Bahkan lebih tampan dari Yng Mulia Kaisar." tutur Xiao Pong dalam hati.
Waktu tubuhnya terdampar dalam tubuh Selir Xiao Pong, Polwan cantik ini memang memiliki seorang Kekasih yang tak lain adalah Komandan nya Sendiri.
"Andai saja aku tidak disini, mungin aku akan Bahagia dengan kekasih ku." tutur Xiao Pong Dalam hati.
Bersambung...
Jangan lupa like
Coment Vote
Beserta dukungannya
Wasalam.
Terima Kasih Banyak.
__ADS_1