
"Baiklah Pangeran, Kau boleh Menemani ku beserta Nu, Kau ada Benarnya bahwa aku Membutuhkan seorang laki-laki Untuk menjaga dan melindungi Kami berdua, Nu tolong kau bantu Pangeran untuk mendirikan tenda." Ucap Xiao Pong
"Baik Yang Mulia Selir Xiao Pong." Ucap Nu sambil menundukkan Kepalanya sambil membungkukan Badannya.
Nu akhirnya membantu Pangeran Mendirikan tendanya. Pas Disebelah tenda Selir Xiaopong dan Nu.
"Makasih banyak Nona manis dan Nona Nu, Sudah mau menolong Aku mendirikan tenda." ucap Pangeran. Pangeran kini Tersenyum dengan sangat Lebarnya.
"Tampan juga Pangeran ini, Kalau Ia tersenyum wajahnya bahkan Jauh lebih tampan dari pada Kaisar." ucap Xiao Pong dalam Hati.
"Nu Ayo kita masuk ke dalam Tenda, Aku lelah ayo kita tidur Nu." Ucap Selir Xiao Pong
"Baik Yang Mulia Selir Agung." Ucap Nu
Nu dan Selir Agung masuk ke Dalam tenda untuk pergi tidur. Sementara Pangeran Xiao Daniel Sedang merenung, dan Kini ia Beserta pasukan nya pergi Untuk Membawakan beragam jenis Buah Dan cemilan untuk sang gadis Pujaannya Xiao Pong dan dirinya. Setelah ia membawakan Buah-buahan dan cemilan Tersebut. Ia pun tertidur pulas Didalam tendanya.
Malam menjelang Xiao Pong Terbangun dalam tidurnya, Dan Xiao Pong sangat kedinginan.
__ADS_1
"Nu, Ayo kita bangun, Aku lapar Nu, Kita cari buah-buahan Atau Apalah untuk aku makan, Daging Yang tadi siang masak sudah Habis." ucap Selir Xiao Pong
"Baik Nona." ucap Nu
Nu dan Xiao Pong sangat kaget Karena di depan tendanya sudah Ada beragam jenis cemilan beserta Buah-buahan untuk mereka.
"Terimakasi Dewa dewi, Nona lihat Nona kita tidak perlu mencari Buah-buahan, Buah-buahan dan Cemilan ini datang sendiri kedepan Tenda kita." Ucap Nu
Nu sangat senang dan gembira, Karena ia dan Nonanya bisa Makan tanpa harus repot-repot Mencarinya.
"Nona bicara apa Nona? Hamba Kurang dengar." ucap Nu
"Aku cuman bilang Nu. Gak Mungkin kan makanan ini bisa jalan Sendiri kesini. aku yakin Pangeran Itu yang membawakannya untuk Kita berdua, Dia memang Pemuda Yang sempurna Nu. Buktinya Dia Mementingkan kita berdua." Ucap Xiao Pong
"Iya Nona, Hamba yakin Nona Pemuda itu orang yang sangat Baik." ucap Nu
"Nu Tolong kamu bakarkan kayu. Kita buat api unggun, Aku sangat Kedinginan Nu." ucap Selir Xiao Pong
__ADS_1
"Baik Nona." Nu dengan sigapnya Membakarkan kayu tersebut untuk Jungjungannya.
Mereka berduapun memakan Cemilan dan buah tersebut dengan Lahapnya.
"Nu Tolong kau bangunkan Pangeran ajak Pangeran tersebut, Untuk bergabung dengan kita, Ajak Ia untuk sama-sama memakan Buah dan cemilan." Ucap Selir Xiao Pong
"Baik Nona, Saya akan bangunkan Pangeran. Pangeran... Pangeran Ayo bergabung dengan Hamba Dan Selir Agung untuk makan buah Dan cemilan." ucap Nu
"Iya Nona Nu, Tunggu sebentar." Pangeran pun keluar tenda. Dan Ikut bergabung dengan Selir Xiao Pong dan Nu.
Mereka semua sangat riang dan Gembira.
Bersambung.
Jangan lupa like coment
Beserta dukungannya.
__ADS_1