
"Yaa sorry, soalnya gue kasian lihat Lo disana seperti di kucil kan gitu" ucap Fahmi kesal.
"Iya kan, gue juga heran dah"
"Pernikahan Lo di jodohkan ya? Kelihatan banget deh"
"Iya Perjodohan tapi Bodo amat dah, gak peduli juga, ouh ya Lo masih suka sama sisi?"
"Lo kuat banget ya, kalo ada masalah cerita aja ke gue kayak dulu-dulu, gak usah alihin pembicaraan gini"
"Gue gak selemah dulu, gua tadi ketemu sisi, ya siapa tau Lo mau Pepet dia lagi"
"Ha? Beneran bantuin gue lagi dong, siapa tau kali ini dia beneran jodoh gue"
"Giliran bahas sisi aja Lo semangat, ya udah sini no hp lo, entar gue atur seperti semula" ucap sari memberikan hp nya
"Udah nih, ya udah deh gue mau pulang dulu, kalo ada apa-apa langsung kabarin gue ya, biar kita bantai tuh orang-orang"
"Iyaa aman"
Fahmi pun berlalu dan sari menuju ke ruangan inap Fahri.
"Sari masuk gih, tadi Fahri udah sadar dia nyariin elo" kali ini leon yang bicara dengan lembut.
"Okee deh" ucap sari lalu masuk.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" ucap sari saat sudah masuk di ruangan.
"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, kenapa baru masuk heum" ucap Fahri lemas.
"Gak PP" ucap sari cemberut.
"Kenapa cemberut?"
"Emang kelihatan ya?"
"Iya lah, kan aku suami kamu, aku sudah sangat mengenal mu sayang"
"Aku kesel tau gak, dari tadi mau masuk tapi gak di izinin uhh kalo di ingat pengen ngebunuh orang deh"
"Jadi kamu gak di kasih masuk, bukan karena kamu keluyuran kan?"
"Siapa yang bilang aku keluyuran?"
"Ada deh"
"Auah, tadi ngobrolin apa aja sama Sarah? Betah banget berduaan"
"Eummm gak ngobrolin apa-apa kok"
"Hmm"
"Jangan ngambek dong sayang"
"Hm"
"Suami lagi sakit kok di ambekin sih"
Sari hanya diam dan bermain hp, berkirim pesan pada sisi sesekali dia tersenyum dan tertawa membuat Fahri curiga dan mengambil hp nya.
"Iih balikin Gus"ucap sari kesel.
"Aku priksa dulu" sari hanya diam toh gak ada rahasia disana.
"Ini siapa fahmi? No baru lagi!" Ucap Fahri kesal.
__ADS_1
"Ouh iya, emm menurut ku itu kembaran Gus deh"
"Ha? Gak usah ngadi-ngadi sayang, jelas-jelas yang punya kembaran itu kamu" ucap Fahri keceplosan.
"Ha? Aku punya kembaran? Siapa?" Tanya sari kaget.
"Eh em" Fahri gelagapan.
"SIAPA GUS?" Geram sari.
"Em mungkin tadi kamu salah dengar"
"Aku gak budek" ucap Sarah kesel.
Fahri hanya diam tanpa menanggapi.
"Kalo Gus gak mau bilang aku pergi nih" ucap Sari mengancam.
"Jangan dong sayang, iya kamu punya kembaran"
"Siapa?"
"Sarah"
"Gak mungkin, bagaimana bisa?"
"Emang kenyataan nya seperti itu"
"Kenapa Sarah malah tinggal di pesantren, masak aku anak kandung umi dan Abi"
"Bukan, kalian anak kandung ayah dan mommy"
"Lalu kenapa bisa Sarah ada di pesantren?"
"Apakah Gus dan Sarah saling mencintai?"
"Bisa di bilang seperti itu, tapi aku sudah tidak mencintai nya" Fahri berkata jujur, toh sari sudah tau, dia tidak ingin menyembunyikan apapun lagi dari sari.
"Jangan bilang gaun yang aku pakai waktu pernikahan itu adalah pilihan Sarah atau bahkan bekas nya Sarah karena tidak jadi menikah dengan mu!"
"Iya itu Sarah yang pilih, itu juga tapi itu bukan bekas Sarah, karena Sarah Abi melakukan kesalahan setelah aku dan Sarah fitting baju jadi dia belum memakai baju itu" sari syok mendengar ini dan dia hanya diam saja.
"Permisi, ini makanan untuk pasien" ucap seorang suster yang membawa kan bubur untuk Fahri
"Iya sus terimakasih" ucap sari menerima makanan ini.
"Sama-sama, saya pamit permisi" ucap suster tersebut berlalu.
"Ini Gus makanan nya" ucap sari memberikan makanan itu pada Gus.
"Suapin dong"
"Aaaa" ucap sari menirukan suara anak kecil, padahal dia masih sangat kesal pada suaminya itu, tapi bisa-bisa dia di suruh untuk menyuapi suami nya itu.
Selesai makan
"Buka in, aku buah dong" ucap Fahri manja.
"Hmm" ucap sari sambil mengambil buah dan mengupas nya setelah semua terkupas dan telah terpotong lalu ia berikan kepada Fahri.
"Makasih sayang, di sini hanya ada kita ber2, buka cadar mu dong" ucap Fahri
"Hm bukan nya aku tak mau, tapi sebentar lagi teman ku akan datang, aku takut jika dia tiba-tiba.....
"Assalamualaikum" ucap sisi tiba-tiba masuk dan memotong ucapan sari.
__ADS_1
"Wa'alaikumsalam" ucap sari dan Fahri bersamaan.
"Maaf ya aku baru jenguk nih" ucap sisi dan melakukan cupika cupipi dengan sari.
"Iyaa gak PP, makasih loh udah mau datang" ucap sari.
"Iyaa, ini nih makanan aku gak tau harus Bawak apa, aku cuman ingat kamu suka makanan jadi aku Bawa makanan aja deh"
"Aduhh jadi enak deh" ucap sari cengengesan.
"Haha, dasar, gak pernah berubah deh"
"Hehe, si kenalin ini suami aku, mas kenalin ini sisi, sahabat aku waktu SMA" ucap sari memperkenalkan sisi dengan fahri.
"Sisi" ucap sisi menyatukan tangan dan menunduk
"Fahri" Ucap Fahri juga menyatukan tangan.
"Eh iya si, kamu kemarin ke sini ngapain, siapa yang sakit?"
"Emm aku kemarin jenguk siswa ku sar"
"Kamu jadi guru juga si?"
"Iyaa hehe"
"Masya Allah, cita-cita kita sudah tercapai ya, gak nyangka secepat ini, padahal dulu kita sekolah nya main-main" ucap sari tertawa
"Iyaa kan hahah" ucap sisi
Sari dan sisi pun menghabiskan waktu untuk mengobrol tanpa memperdulikan Fahri yang memperhatikan mereka. Mereka juga memakan makanan yang di bawa oleh sisi tanpa menawarkan pada Fahri. Fahri yang melihat itu hanya menatap mereka dengan malas.
Tak terasa waktu ashar telah tiba, sisi pun berpamitan pulang. Lalu Fahri dan Sarah melakukan sholat ashar berjamaah.
"Huft bosan banget dari tadi dikacangin mulu"
"Hehe maaf mas, nama nya juga perempuan kalo dah ketemu pasti ngobrol nya banyak, apalagi kami baru ketemu setelah sekian tahun"
"Hmm iya deh, tapi mas laper nih, kalian juga makan gak bagi-bagi mas" ucap Fahri cemberut.
"Astaghfirullah mas, maaf aku lupa" ucap sari menepuk jidat nya
"Iyaa// untung sayang kalo gak udah aku penggal kepalanya" ucap Fahri malas.
"Ya udah mas mau makan apa? Biar aku pesanin"
"Apa aja deh, terserah kamu"
"Oke deh" ucap sari lalu memesan makanan.
Ceklek....
Suara pintu di buka oleh seseorang tanpa mengucapkan salam dan tanp dosa
Bersambung....
Hmm siapa ya, yang membuka pintu itu?
Minal aidzin wal Faizin buat para reader, kalian lebaran nya kapan nih? Kemarin atau hari ini? Kalo admin hari ini xixi.
Happ reading guys 🥰💚
Jangan lupa comment yaa❣️
By: secret writing
__ADS_1