Semua Berawal Dari Perjodohan

Semua Berawal Dari Perjodohan
Guru Basing


__ADS_3

"Aku mau umi, tapi nanti aku tanya Gus Fahri dulu, kalo di izinkan aku bilang ke umi ya" jawab ku.


"Alhamdulillah, umi senang dengar nya, semoga aja Fahri kasih izin ya" ucap umi.


"Aamiin, kalo gitu aku ke kamar dulu ya mi, assalamualaikum" ucap ku.


"Iya wa'alaikumsalam"


Aku pun berlalu, meninggalkan umi.


"Sayang, tadi umi meminta ku menjadi guru basing, karena katanya guru di pesantren ini sedang cuti, jadi tidak ada lagi guru basing" jelas ku to the poin.


"Hmm, jika kamu mau, aku setuju, asalkan kamu bisa menjaga kesehatan mu dan calon bayi kita" ucap nya.


"Iyaa sayang, aku pasti bakal jaga calon bayi kita dengan baik, makasih banyak habibi" ucap ku girang.


"Alhamdulillah, aku sangat senang sekali mendengar nya" ucap Gus Fahri.


"Kalo begitu, aku langsung bilang ke umi" ucap ku, lalu pergi.


Aku mencari keberadaan umi dan ternyata dia sedang berada di taman belakang dan duduk di sebuah kursi di bawah pohon mangga.


"Assalamualaikum umi" sapa ku.


"Wa'alaikumsalam sari, ada apa?" Ucap nya.


"Hmm, Gus Fahri Setuju mi" ucap ku to the poin.


"Alhamdulillah, umi senang sekali mendengar nya, mulai besok kamu sudah bisa mengajar ya"


"Baik umi, kalo begitu aku permisi dulu, assalamualaikum"


"Iya, wa'alaikumsalam"


Ke esokan hari nya, untuk pertama kali nya aku melihat Sarah sarapan bersama kami. Setelah selesai makan, kini hanya kami ber 3 yang ada di meja makan.


"Sari, hari ini Sarah akan mengajak mu ke pesantren, dan mengajarkan bagaimana cara mengajar di pesantren" ucap umi.


"Iya umi" jawab ku singkat.


"Ayo sari, kami berangkat ya umi, assalamualaikum" ajak Sarah.


"Iya, wa'alaikumsalam" jawab umi.


Setelah selesai Salim kepada umi, kami berlalu pergi menuju pesantren.


"Ini ruangan mu sari, semoga betah ya, dan meja di sebelah mu itu adalah meja ku" jelas nya.


"Aamiin, makasih Sarah" ucap ku.


"Iya sama-sama, hari ini kamu akan mengajar di kelas XI IPA, nanti akan aku suruh salah satu santri memanggil mu, karena aku sedang ada urusan, maaf tidak bisa mengantar mu"


"Iyaa, gak PP sarah, terimakasih"


"Iya, aku pergi, assalamualaikum"


"Wa'alaikumsalam"


Setelah kepergian Sarah, beberapa menit kemudian ada seorang santri yang masuk keruangan.


"Assalamualaikum Miss" sapa nya.

__ADS_1


"Wa'alaikumsalam" ucap ku.


"Perkenalkan Miss, ana citra santri Xl IPA, tadi Ning Sarah minta ana untuk menunjukkan jalan menuju kelas, kepada Miss sari" ucap nya dengan sopan.


"Iyaa, baik lah, mari kita langsung ke kelas" ucap ku, kami lalu pergi ke kelas.


"Assalamualaikum" ucap ku dan citra bersamaan.


"Wa'alaikumsalam" jawab semua murid bersamaan.


Lalu citra duduk di kursinya, dan aku duduk di kursi khusus guru.


"Baik lah, untuk mengawali pembelajaran hari ini mari kita berdoa" ucap ku.


Para siswa pun mulai berdoa.


"Maaf Ning Sarah, bukan nya hari ini tidak ada pelajaran fiqih dan kitab,ana tidak bawa buku nya" ucap nya dengan gugup.


"Tenang lah, saya bukan Sarah" ucap ku.


"Maaf ustadzah tadi ana kira Ning Sarah" ucap nya lagi.


"Sangat mirip dengan Ning Sarah" ucap salah satu santri.


"Iya, mata mereka sangat sama" ucap santri lain nya.


"Alhamdulillah kalo bukan Ning Sarah, soalnya gak Bawak buku hehe" ucap santri lain nya.


Mereka banyak sekali bicara dan berisik.


"Baik lah anak-anak, saya harap kalian bisa diam sejenak dan izinkan saya memperkenalkan diri" ucap ku, hampir emosi hehe.


"Oke baik, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" ucap ku.


"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" jawab mereka kompak.


"Baik lah, sebelum nya saya ucapkan terimakasih atas kerja sama nya, perkenalkan saya sari, dan saya guru baru disini, study yang saya pegang adalah basing, apakah ada yang ingin bertanya?" Ucap ku dengan lembut, dan memperkenalkan diri.


"Sudah berapa lama pengalaman miss menjadi guru?" Tanya salah satu santri.


"Hmm, ini adalah pengalaman pertama saya, untuk itu saya berharap kalian bisa mengoreksi di mana letak salah saya nanti, di sini kita sama-sama belajar"


"Berarti miss baru selesai kuliah, atau memang baru dapat pekerjaan" tanya santri lainnya.


"Saya baru saja lulus wisuda, dan langsung di tawarkan kerja disini" jawab ku jujur.


"Apakah Miss sudah menikah"


"Sudah" jawab ku


"Yahh aku telat dong" ucap salah satu santri dan membuat santri lain tertawa.


"Huuuu" ucap santri


"Hahaha, kalian lucu juga, baiklah untuk hari ini kita akan habis kan untuk perkenalan, dan besok kita akan mulai materi"


"Yeay, terimakasih Miss"


"Baik lah, kalian juga perkenalan diri dong, dimulai dari sini" ucap ku menunjukkan kursi di depan ku.


Sesi perkenalan diri pun di mulai, ternyata mereka seru juga, sesekali kami tertawa karena ulah mereka. Tak terasa jam pelajaran ku pun telah usai, aku pun pamit berlalu.

__ADS_1


Malam


"Gus, aku mau cerita" ucap ku pada Gus.


"Iya, mau cerita apa sayang?" tanya nya


"Tadi di pesantren pas aku mulai ngajar tuh kan, aku kira bakalan aneh gitu, ternyata seru banget yah" ucap ku girang.


"Ouh ya, bagus deh kalo kamu senang, Semoga betah ya sayang" ucap nya, mendukung aku.


"Iyaa sayang" ucap ku.


"Ouh iya sayang, malam ini ada pengajian di pesantren, kita ke sana yok" ajak nya.


"Hmm, mengenai masalah apa Gus?" Tanya ku.


"Apa sih tanggung jawab itu, kata umi tadi gitu"


"Heum, oke deh"


Malam hari


Kini kami sudah ada di pesantren dan sedang mendengarkan pengajian, di sini aku duduk berdekatan dengan Sarah dan umi, sedangkan Gus Fahri aku tidak tau, karena tempat duduk wanita dan pria di pisah. Selama pengajian berlangsung kami hanya diam dan mendengarkan, tidak ada pembicaraan sama sekali. Hmm sangat membosankan aku tidak suka di situasi seperti ini.


Umi dan Sarah sesekali berbisik membuat ku tersinggung karena mereka tidak mengajak ku. Jadi, aku memutuskan pergi pulang seorang diri. Aku berlalu pergi tanpa izin kepada mereka. Hmm I hate they. Aku tidak ingin pergi lagi.


Sepulang dari sana aku langsung melakukan video call dengan ke 2 adik tiri ku, I miss you so much.


"Assalamualaikum gusy" ucap ku.


"Wa'alaikumsalam" ucap mereka serempak.


"I miss you so much guys" ucap ku.


"Aaa apa lagi aku kak" ucap Siska.


"Aku juga, iss rumah sepi banget kalo gak ada kalian" ujar Yanti cemberut.


"Hahha, iya dong, secara kami kan queen di rumah itu" ucap siska.


"Iss, Aku juga queen tauuuuuuk" ucap Yanti dan berakhir berdebat.


"Hahaha kalian ini ada-ada saja, btw Siska gimana kuliah di luar enak gak?" Ucap ku berbinar.


"Enak banget dong, di sini gak bosanin gak ada yang tukang merepet juga" ucap nya girang.


"Aaa, pasti seru banget deh" ucap ku.


"Aaa, kak sis ajak aku dong, nanti aku mau lanjut SMA di luar juga" ucap Yanti.


"Yanti lebih baik kamu sekolah di pesantren aja, biar kak ada teman nya" ucap ku dengan ekspresi sedih yang di buat-buat.


"Nah iya, kak setuju itu, biar di keluarga kita ada yang Hafidzah jangan yang di otak nya dunia terus" ucap Siska mendukung.


"Gimana ya, aku


Bersambung...


Apakah Yanti akan masuk ke pesantren atau lanjut ke luar negeri?


By.secret writing

__ADS_1


__ADS_2