Shella Vs Wulan

Shella Vs Wulan
Rencana jail Wulan


__ADS_3

"Gue tanya ma kalian semua. Apa kalian takut sama Wulan cs?" tanya Shella pada Putri, Andi, dan Kelvin.


"Ya-iyalah kita takut sama Wulan cs. Orang mereka berlima itu yang berkuasa di sekolah ini." kata Putri.


"Bener tuh. Dan kalau berani sama mereka itu kita bakal dibully habis-habisan." kata Kelvin.


"Iya juga sih. Mulai sekarang, lo bertiga gak usah takut lagi sama Wulan cs. Tenang aja, gue dipihak kalian. Gue bakalan bantu kalian." kata Shella dengan santainya.


"Lo serius Shell?" tanya Kelvin gak percaya.


"Iyalah, gue itu serius."


"Syukur deh. Akhirnya, kita bebas juga dari Wulan cs." kata Andi.


"Lo kok berani banget sih Shell sama Wulan cs?" tanya Kelvin.


"Ya-iyalah, kan gue gak salah. Jadi gue berani."


"Lo gak takut dibully mereka?" tanya Putri.


"Berani mereka bully gue. Gue bakal bully mereka juga. Dah, intinya, kita itu harus berani sama mereka. Oke?"


"Oke Shell." kata Putri, Andi, dan Kelvin kompak.


_______________


Wulan dan teman-temannya lagi makan siang di kantin. Mereka makan pangsit dan minum es teh.


"Enak banget guys." ucap Wulan.


"Iya Lan." Lia.


"Eh guys, tadi itu Shella berani banget sih? Kayak gak takut gitu sama Wulan. Iya gak?" kata Lilis.


"Nah, bener juga tuh. Kalau dipikir-pikir nih. Lo harus ambil tindakan tegas Lan. Jangan diem aja." kata Nanda.


"Lo mah bilangnya lihat aja ntar. Tau nya mana? Gak ada hasilnya juga tuh Lan." Lia.


"Sabar dong guys, sabar. Gue bakalan ngelakuin sesuatu sama Shella. Lo semua tenang aja." Gladis.


"Dari dulu lo selalu ngomong gitu. Lo kayak gak punya nyali aja buat ngadepin Shella." Lilis.


"Eits, kalian jangan salah. Ini itu gue lagi mikir, rencana apa yang bakal gue lakuin buat Shella. Agar dia kapok."


"Terserah elo deh Lan."


"Eh iya, gue lagi binging nih harus gimana. Lo semua bantuin gue buat gue deket gitu sama kak Aldo."


"Ah ellah lo Lan. Gak ada kah cowok lain selain kak Aldo?" tanya Nanda.


"Iya tuh, lo gak capek apa ngejar-ngejar kak Aldo yang kak Aldonya itu gak mau sama elo." kata Lilis.


"Gak ada kata capek di kamus gue kalau buat kak Aldo seorang. Eh iya, gue denger-denger nih. Kak Aldo peringkat kelas lho. Aduh, makin suka aja gue sama dia. Udah ganteng, pinter lagi."


"Terserah elo dah." kata Gladis.





__ADS_1



HARI SELASA


_______________


Saat istirahat sekolah, Wulan dan teman-temannya merundingkan sesuatu.


"Guys, gue ada ide." kata Wulan.


"Ide apa Lan?" tanya Nanda.


"Kita ajak Shella ke kantin buat makan bareng kita. Kita baik-baikin dia."


"Lah terus?" tanya Lilis.


"Gladis sama Lia, lo berdua gue suruh pesen makanan. Plus, makanan yang buat Shella. Lo kasih ini." menunjukkan obat.


"Apa ini Shell?" tanya Lia memegang obat itu.


"Udah, lo kasih aja ke makanan Shella. Intinya itu, setelah Shella makan makanannya yang udah dicampur sama obat itu. Gue jamin 100% dia bakal berada di toilet selama di sekolah." senyum nakal.


"Wih, bagus juga tuh ide lo." kata Nanda.


"Kalau soal itu mah, beres Lan." kata Lia.


Wulan cs pergi menghampiri Shella. Mereka mengajak Shella untuk makan di kantin bersama.


"Shell, ke kantin yuk." ajak Wulan.


"Iya tuh. Kita makan bareng-bareng." ucap Lia.


"Ayukk Shell ikut kita ke kantin." ajak Nanda.


"Lho, kenapa lo gak ikut kita ke kantin Shell?" tanya Wulan penasaran.


"Males gue ke kantin Lan. Maaf ya, gue gak ikut kalian aja."


"Mending juga ikut kita Shell. Dari pada di kelas mlulu. Iya gak guys?" tanya Nanda pada teman-temannya.


"Iya Nan. Ayolah Shell. Sekali-kali gitu kita semua makan di kantin." ucap Lilis.


"Bener tuh kata Lilis. Ayolah Shell ikut kita makan ke kantin." setuju Lia.


"Feeling aku kok gak enak ya? Kayak ada yang gak beres gitu. Ah, ikut aja deh." batin Shella.


"Hm.. Ya udah deh iya, gue ikut kalian ke kantin." kata Shella.


"Nah, gitu dong Shell. Kan asyik tuh kalo rame-rame." Nanda.


"Iya tuh." Lilis.


"Okey. Guys, ayok ke kantin." kata Wulan.


"Iya Lan. Yok." kata Nanda.


"Yok." kata Lilis


Mereka semua pun pergi ke kantin sekolah. Untuk makan bersama.


_______________


Saat ini juga Leo cs sedang duduk santai di dalam kelasnya.

__ADS_1


"Guys, kita ke kantin yok." ajak Leo.


"Kantin? Boleh juga tuh." kata Vero.


"Ya udah, yuk kita ke kantin." kata Rangga.


"Ayuk deh." ucap Aldo.


_______________


Wulan cs dan Shella sampai di kantin. Mereka duduk di bangku kantin.


"Shell, lo mau makan apa?" tanya Wulan.


"Gue samain aja kayak elo Lan."


"Gue mau makan soto ayam Shell. Lo mau?"


"Mau." kata Shella singkat.


"Okey, gue pesenin dulu." kata Lia.


"Lo gak usah bayar Shell. Gue udah kasih uang ke Gladis buat bayar makanan lo."


"Iya kah Lan?" gak percaya.


"Iya Shell. Lo tenang aja."


"Oh, makasih ya Lan."


"Iya." jawab Wulan singkat.


Lia dan Gladis pergi memesan makanan


"Hem.. Tumben nih mereka baik. Pasti ada yang gak beres nih." batin Shella.


Tak lama kemudian, Lia dan Gladis telah datang. Mereka membawa pesenan Wulan cs dan juga Shella. Mereka langsung duduk di kursi.


"Nih Shell, soto ayamnya." kata Gladis memberi semangkok soto pada Shella.


"Thanks Dis."


"Masama." kata Gladis sambil senyum.


"Gue harus tukerin nih soto ayam gue sama soto ayam Wulan. Gue yakin banget, ini pasti ada apa-apanya. Soalnya kan mereka hari ini itu aneh banget. Baik banget lah intinya."


"Dimakan Shell." kata Wulan.


"Iya Lan."


Tiba-tiba saja ada Leo cs datang dari jauh. Shella langsung memanfaatkan kesempatan itu untuk mengalihkan pandangan Wulan cs ke mereka. Agar Shella bisa menukar makanannya.


"Eh guys, itu Leo cs deh." kata Shella.


Wulan cs langsung melihat Leo cs. Tak butuh waktu lama, Shella telah menukar soto ayam miliknya sama milik Wulan. Tentunya, tanpa sepengetahuan siapapun. Tempat duduk Wulan juga deket sama tempat duduk Shella. Itu yang membuat Shella cepet banget buat nukerinnya.


Terlihat sekali bahwa Leo cs datang memesan makanan. Lalu menghampiri Wulan cs. Wulan terlihat senang banget.


"Kak Aldoo.." kata Wulan sambil senyum.


Aldo hanya diam. Leo cs duduk dengan Wulan cs. Leo duduk di sebelah Shella.


"Lan, lo makan dong. Jangan lihatin kak Aldo terus." kata Shella.

__ADS_1


Wulan bukannya menjawab Shella. Dia malah pindah duduk di dekat Aldo sambil membawa makanannya. Aldo mah biasa aja.


__ADS_2