Shella Vs Wulan

Shella Vs Wulan
Kejutan


__ADS_3

_______________


Saat Shella dan Putri sedang berada di jalan. Tiba-tiba saja hp Shella berbunyi.


"Put, berhenti dulu. Gue mau ngangkat telpon nih."


"Okelah."


Putri menghentikan motornya di tepi jalan. Lalu Shella mengangkat telpon tersebut.


"Hallo dek, kamu dimana sekarang?"


"Hallo kak Ngga, ini aku di jalan pulang kok. Bentar lagi nyampe."


"Oh, bagus deh kalau gitu. Cepetan pulang dek. Ini udah sore lho."


"Iya-iya kak. Tenang aja, aku mau pulang ini."


"Okelah, kakak tunggu dek."


"Iya kak Ngga."


Sudah pasti yang menelpon Shella adalah sang kakak tersayang. Siapa lagi kalau bukan Rangga.


"Kakak elo Shell?"


"Iya nih Put. Gue disuruh pulang cepet. Soalnya udah sore juga sih."


"Ya udah, yuk pulang."


"Ayuk."


Putri menaiki motornya lagi. Shella pun juga naik motor. Lalu Putri melajukan motornya tersebut.


_______________


Leo, Rangga, Vero, Aldo, Nana, Andi, dan Kelvin sedang siap-siap menunggu Shella yang datang. Mereka telah siap-siap di ruang tamu.


"Eh Ngga, gimana kata Shella di telpon tadi?" tanya Leo.


"Dia udah mau di jalan pulang Yo."


"Bagus deh."


"Ingat lho guys, setelah Shella buka pintu kita langsung bikin kejutan." ingat Kelvin.


"Siap itu mah Vin." Nana.


"Semuanya udah siap kan?" tanya Leo memastikan.


"Udah kak Yo. Udah beres kok." jawab Andi.


"Bagus deh."


"Eh, lilinnya dinyalain sekarang aja gimana?" usul Aldo.


"Hem.. Boleh juga tuh." Rangga.


Aldo langsung menyalakan lilin yang ada di atas kue ulang tahun.


"Eh, siapa nih yang bawa kuenya?" tanya Nana.


"Ya pastilah si Rangga. Kan Rangga kakaknya Shella." ujar Vero.


"Jangan gue deh. Lo aja Yo yang bawa kuenya."


"Lah, kenapa enggak elo aja sih Ngga?" heran Leo.


"Elo kan pacarnya Yo. Jadi, elo aja deh."


"Tapikan Ngga..."


Leo belum selesai ngomong udah diputus sama Rangga.


"Udah, elo aja Yo yang bawa kuenya."


"Iya dah Ngga, gue yang bawa kuenya." ucap Leo pasrah.


Tiba-tiba saja terdengar ada suara motor di luar.


"Eh, siap-siap cepetan." perintah Vero.


"Iya, tuh kayaknya suara motornya Putri deh." tambah Aldo.

__ADS_1


Mereka pun bersiap-siap untuk menyambut Shella.


Ceklekk....


Suara pintu dibuka oleh Shella.


"Selamat ulang tahun." ucap semuanya.


Shella kaget sekali, dia tak menyangka bakalan diucapin seperti ini. Terlebih ada cs Shella.


"Tiup lilinnya ya sayang." ujar Leo menghampiri sang kekasihnya.


Shella melihat Leo.


"Eits, sebelum niup lilin, kamu berdo'a dulu dong dek." ujar Rangga.


Shella memejamkan matanya. Dia mulai berdo'a.


***


Semoga semua orang yang baik sama aku slalu bahagia. Hubunganku sama keluarga makin harmonis aja. Dan aku sama kak Leo slalu bahagia slalu. Juga Ku ke depannya makin baik. Amin...


Shella telah selesai berdo'a. Shella mulai membuka matanya. Lalu Shella meniup lilinnya.


Wuusss...


"Horrreee..." ucap semuanya.


"Kita nyanyi dulu yuk?" ajak Kelvin.


"Hayuk." kata Leo.


"Selamat ulang tahun. Selamat ulang tahun. Selamat ulang tahun Shella. Shella itu pacarnya Leo." ucap semuanya kecuali Shella.


Shella kaget karena ada nama Leo. Tapi Shella biarin aja. Toh, itu emang kenyataannya.


"Panjang umurnya. Panjang umurnya. Panjang umurnya serta mulia. Serta mulia. Adiknya Rangga."


Shella kaget saat namanya Rangga disebut juga.


"Haduh, ini lagu ulang tahun kok liriknya jadi gini sih? Tapi gpp lah, ada benarnya juga." batin Shella.


Shella tersenyum bahagia saat itu.


"Siap-siap." Shella.


Leo menaruh kuenya di meja. Shella memotong kuenya menjadi bagian-bagian kecil yang banyak. Lalu menaruhnya di piring kecil yang diberi garbu kue.


"Nih, ke pertama buat kakakku tersayang." memberi ke Rangga.


"Wah, makasih banyak ya adekku tersayang." menerima kuenya.


"Iya kak Rangga. Dimakan dong."


Rangga lalu memakan kuenya.


"Yang ke dua sayang?" tanya Leo.


"Ya buat kamu lah yang, ini." memberi Leo.


"Makasih ya?"


"Iya."


Shella memberi kue ke semua orang. Hingga mereka makan kue bersama-sama. Shella pun paling banyak yang menghabiskan kuenya.


"Makasih ya guys, kakak semua yang udah repot-repot buat ini semua."


"Gak repot kok Shell. Justru kita senang banget." Nana.


"Bener itu kata Nana." Putri.


"Lo seneng kan Shell?" tanya Vero.


"Seneng banget kak Ver." senyum.


Shella saat ini sedang duduk diantara Rangga dan Leo. Tiba-tiba saja Rangga dan Leo mengeluarkan kadonya dari bawah meja.


"Dek, ini kado dari kakak. Terima ya?"


"Iya kak Ngga, makasih ya?"


"Sama-sama."

__ADS_1


Shella memegang kado dari Rangga.


"Boleh dibuka kak?"


"Boleh dong dek. Buka aja."


Shella membuka kado dari Rangga. Isinya adalah sebuah jam tangan yang lucu, warna kuning, warna kesukaan Shella.


"Wah, lucunya kak. Aku suka deh. Mana warnanya itu warna kesukaan aku lagi." senang sekali.


"Iya dek. Kakak juga senang kok kalau kamu senang."


"Sayang, ini kado dari aku." ucap Leo memberi kadonya.


Shella melihat Leo. Lalu menerima kadonya.


"Ini isinya apa ya yang? Kok besar banget sih kadonya."


"Kalau kamu mau tau isinya apaan. Kamu buka aja sayangku."


"Iya kak Yo."


Shella membuka kado dari Leo. Dia lebih gak nyangka lagi sama kado dari Leo. Isinya adalah boneka beruang berwarna coklat yang sangat menggemaskan.


"Wah, bagus banget sayang bonekanya. Makasih banyak ya?" memeluk bonekanya.


"Iya sayangku. Sama-sama."


"Eh, kok bonekanya aja sih yang dipeluk Shell? Leo nya enggak tuh?" kata Aldo.


"Eh iya kak Al, aku lupa. Hehehe..." senyum.


Shella langsung memeluk sang kekasih. Leo membalas pelukan Shella.


"Ciee..." ucap semuanya kecuali Shella dan Leo.


"Kamu jangan nakal sayangku."


"Iya yang." Shella.


Tak lama kemudian, Shella dan Leo selesai pelukannya. Tiba-tiba saja perut Shella berbunyi.


"Sayang, kamu laper?"


"Hehehe..."


"Nah, ini dia yang kita tunggu-tunggu. Ayo makan guys." ujar Andi.


"Ayo deh." Kelvin.


"Kita mau makan apa?" tanya Shella.


"Ayam bakar Shell, udah dipesenin tadi. Kita tinggal makan aja." ujar Nana.


"Wah, kalian semua udah ngerencanain ini semua ya?"


"Iya dong dek. Ini kan hari ulang tahun kamu yang ke 17 tahun. Jadi, harus dirayain dong."


"Makasih banyak ya buat semuanya?"


"Iya Shella." ucap semuanya barengan.


"Ya udah, yuk kita makan." Vero.


"Hayuk." Shella.


Mereka semua pun pergi ke dapur. Lalu mereka semua makan bareng-bareng.


"Shell, maaf ya, gue sama anak-anak yang lain gak ngasih kado buat elo. Gpp kan?" kata Nana mewakili.


"Gpp kok Na. Kalian semua udah datang aja gue seneng banget kok. Itu udah cukup buat gue."


"Thanks Shell."


"Masama Na."


"Intinya, kita berdo'a aja buat Shella agar ke depannya itu Shella jadi anak yang baik, gak bandel, tercapai cita-citanya, juga semua keinginannya." ujar Vero.


"Amiiinnn..." ucap semuanya.


"Thanks guys."


"Iya Shell." Putri.

__ADS_1


Mereka semua melanjutkan makannya.


__ADS_2