Siapa Yang Kau Pilih, Suamiku

Siapa Yang Kau Pilih, Suamiku
31. Siapa yang Kau Pilih Suamiku


__ADS_3

Tanpa terasa 18 bulan telah terlewati. Kehidupan Haris semakin lebih baik setelah semua keterpurukan dalam penyesalan yang dirasa selama ini. 


Kemeja putih lengan panjang, celana panjang bahan kain, dan kopiah yang dikenakannya. Di sampingnya seorang wanita dengan kebaya putih genap dengan hiasan pengantin. 


Selama 6 bulan ini, Haris dan Anna semakin dekat. Haris juga memberitahukan bagaimana bisa mengetahui Anna suka padanya saat masa kuliah dulu yaitu saat datang ke rumah Anna dan sangat banyak fotonya terbingkai di dinding. Sejak saat itu, Haris sering memperhatikan gerak-gerik Anna saat bersamanya. 


Tapi, Haris tak pernah menegur. Sebab sedari dahulu Haris sudah mengagumi Laila. 


Kini, Haris telah mempersunting Anna dan akan meneruskan hidupnya dengan damai. Tidak akan ada lagi wanita lain, itu janjinya. Foto Arsy juga sudah di simpan dalam gudang meski mantan istrinya itu masih menempati sudut hatinya. Tapi, biarlah. Arsy hanyalah sebuah kenangan indah. 


Haris juga telah menceritakan kehidupan rumah tangganya yang awal baik-baik saja kemudian hancur saat diterpa badai. Pondasi cinta Haris menjadi lemah saat datangnya cinta pertama dan justru menjadi duri.


Awalnya Anna takut jika dirinya akan mengalami hal yang sama seperti Arsy. Tetapi, melihat perubahan Haris dan ibu Rahma akhirnya Anna luluh juga. Apalagi dirinya sudah sangat sayang kepada Malik. Balita itu juga telah memanggilnya dengan sebutan 'bunda'.


"Capek?" tanya Haris menoleh ke arah Anna.


"Enggak, mas." Anna menunduk sebab pipinya bersemu merah.


Gemas sekali. Itulah yang dilihat dari pandangan mata Haris. 

__ADS_1


****


Di sudut ruangan tempat resepsi pernikahan Haris dan Anna, terlihat wanita bergamis menatap sendu pernikahan itu. Wanita itu ialah Laila. 


Janda talak tiga itu tampak berubah drastis. Penampilannya lebih sederhana dari sebelum di talak oleh Haris. 


Setelah warga setempat telah mengetahui identitas dirinya yang sebenarnya, Pak RT terpaksa meminta Laila dan ibu Sandra pindah dari komplek mereka atas permintaan para warga. Hingga akhirnya mereka pindah ke kampung halaman ibu Sandra dan hidup sederhana disana. 


Ibu dan anak itu selama tinggal di kampung telah menyadari kesalahan mereka yang sangat fatal. Saat uang mereka telah terkumpul untuk ongkos ke kota, mereka pun memutuskan untuk datang lagi ke alamat Haris dengan niat meminta maaf kepada Arsy. Ternyata, Haris dan Arsy telah berpisah dan sekarang justru Haris menikah lagi. 


Laila dan ibu Sandra tidak tahu tentang perpisahan itu. 


****


Arsy baru tiba malam tadi dan pagi ini akan menghadiri pernikahan Haris bersama ayah Wahyu dan ibu Jannah. Ia turut senang mendengar Haris akan menikah sehingga langsung meluangkan waktu untuk pulang meski ada pengawal dimana-mana.


Kedatangan Arsy dan kedua orang tuanya beserta 4 pria berpenampilan serba hitam menjadi pusat perhatian para undangan di kediaman Haris. Begitu pula kedua mempelai terutama Haris. 


Haris menatap takjub kedatangan Arsy. Tapi kemudian tersadar sehingga ia menoleh menatap Anna. "Dia Arsy, mantan istri mas. Jangan berpikiran yang tidak-tidak. Mas tetap memilih kamu."

__ADS_1


Anna mengangguk paham meski merasa insecure karena penampilan Arsy yang begitu sempurna. 


"Selamat atas pernikahan mas dan mbak Anna. Aku turut senang," ucap Arsy tulus tanpa bersentuhan dengan Haris dan kemudian menjabat tangan Anna. 


"Terimakasih, mbak Arsy."


"Jangan panggil mbak. Arsy masih sangat muda," celetuk Haris.


"Jangan menatap nyonya kami lebih dari tiga detik atau akan kami ratakan gedung ini."


"Berhentilah mengancam orang lain."


Haris tidak dapat berkata apapun setelah diancam seperti itu. Sebab, Arsy juga tidak menjelaskan.


Di acara pesta pernikahan Haris dan Anna pula menjadi jembatan saling memaafkan dan menjadikan pelajaran atas peristiwa yang lalu. Tidak ada lagi dendam dan kesedihan yang mereka rasakan. Baik dari orang tua ataupun para anak.


Arsy kembali pulang tanpa menjelaskan keadaannya di luar negeri. Biarlah, kehidupan barunya akan di tulis dalam kisah yang baru. 


*Tamat

__ADS_1


__ADS_2