
“Sial, aku benar-benar meremehkanmu karena kau terlihat lemah.”
“Baiklah, pertama bisa kau beritahu kami tujuanmu ke desa ini?”
Mengabaikan Estella yang berkata dengan menyesal, aku menanyakan hal itu kepadanya yang saat ini sudah kubebaskan dari Alicia. Sekarang dia duduk di lantai di atas tumpuan kedua kakinya, sedangkan Alicia berada di sampingku.
Tidak ada alasan lagi untuk mengunci pergerakannya menggunakan tubuh suci Alicia, seharusnya dia sendiri juga paham resikonya jika dia mencoba untuk memberontak.
“Kau mengerikan untuk seorang manusia. Yah baiklah, aku akan menjawab semua pertanyaanmu selama itu bukan sesuatu yang berkaitan dengan Yang Mulia. Kau bilang kau ingin tau alasan kami datang ke sini, kan?”
Aku mengangguk. “Yah, tolong,” ucapku, dan kemudian aku mulai mendengarkan semua cerita Estella sembari menyandarkan kepalaku dengan tanganku yang bertumpu di pegangan kursi.
Di sana, Estella mulai menjawab semuanya.
“Alasan kenapa aku bisa berada di sini karena aku sedang dalam penyelidikan.”
“Penyelidikan?” seruku yang bertanya-tanya pada kosa kata yang sedikit berbeda dari yang kupikirkan itu. “Bukankah kalian ke sini untuk menyerap sihir dari Pohon Suci?” tanyaku.
Estella menggelengkan kepalanya. “Aku memang tertarik untuk menyerap sihir dari Pohon Suci, karena itu memiliki kandungan sihir yang sangat murni dan lezat. Tapi, tujuan kami ke sini bukan untuk itu.”
Aku mengerutkan alisku. “Jadi?”
“Tujuan kami ke sini adalah untuk menyelidiki sumber dari kekuatan suci yang tiba-tiba saja turun di tempat ini.” Saat Estella mengatakan itu, dia melirik ke arah Alicia yang saat ini sedang menguap di sampingku. “Yang Mulia mengatakan bahwa dia merasakan adanya kekuatan suci yang sangat amat luar biasa di sekitar tempat ini, jadi kami disuruh untuk menyelidiki sumber dari kekuatan suci itu.”
__ADS_1
“Hm, aku mengerti—”
—Eh?
Mendengar apa yang Estella katakan, tubuhku seketika membeku.
Tapi, sama sekali tidak memperhatikan ekspresiku, Estella terus melanjutkan ceritanya, yang mana itu membuatku menjadi semakin gemetaran.
Alicia yang mendengarkan cerita itu juga hanya bisa terdiam.
“Yah, tujuan awal kami adalah penyelidikan sumber dari kekuatan itu.”
“Te-Terus, untuk apa kalian menyerang desa ini?!” tanyaku sekali lagi, yang mencoba untuk mengubah topik pembicaraannya ke arah lain.
“Kenapa suaramu terdengar gemetar? Yah, jika itu soal penyerangan desa Elf, itu adalah saran dari kadal itu, bukan aku. Dia terus memaksa untuk membakar seluruh desa Elf ini karena katanya dia sudah lama tidak mengamuk.
Tentu saja, aku sudah mencoba untuk menghentikannya, lagian ini adalah desa Elf yang memiliki penghalang untuk tidak membiarkan siapapun yang memiliki niat jahat seperti kami bisa memasuki desa mereka.”
“Eh, Penghalang?”
Tunggu dulu, Jangan bilang?!
Saat aku mendengarkan cerita tersebut, aku menjadi teringat sesuatu yang sebelumnya pernah kami lakukan di tempat ini.
__ADS_1
Alicia tampaknya juga menyadari hal itu.
Wajah kami sama-sama membeku dengan ekspresi yang datar.
“Aku juga sebenarnya kurang tau tentang penghalang itu sendiri, aku hanya tau bahwa itu adalah sesuatu yang diciptakan oleh leluhur mereka, dan memiliki efek untuk menghalau setiap monster yang mendekat. Aku pikir itu sejenis Crysta.”
“….”
“Jika itu adalah benda yang sekuat itu, sudah pasti itu akan disembunyikan di tempat yang sangat tersembunyi, dan kudengar itu juga dilindungi oleh roh tingkat tinggi yang sangat kuat, jadi seharusnya itu mustahil untuk menjarah desa ini jika kami bahkan belum bisa menghancurkan penghalang tersebut.”
Tidak, sudah cukup.
Kumohon jangan katakan apapun lagi.
“Namun, entah kenapa, keesokan harinya semenjak kami tiba di sini, penghalang itu sudah tidak ada lagi dan kami bisa—“
“Tu-Tunggu sebentar! Aku sudah mengerti, jadi kau tidak perlu berbicara lagi! Aku sudah mengerti apa yang ingin kau katakan secara garis besar!” ujarku yang dengan cepat-cepat langsung menutup mulut gadis kecil itu.
Dia terlihat sedikit kaget, tapi aku mengabaikannya.
Soalnya jika kami terus mendengarkan apa yang dia katakan, aku mungkin akan mati karena rasa bersalah yang sangat amat besar.
Lagipula, alasan kenapa desa ini di serang.
__ADS_1
—Bukannya itu jelas-jelas salah kami!