Sistem Alkemis Terkuat

Sistem Alkemis Terkuat
Chapter 14: Pertemanan pertama


__ADS_3

“Shinomiya-san, aku sudah mengambil semua yang anda minta? Apa ini sudah cukup?”


“Terima kasih, kurasa aku butuh beberapa lagi.”


“Shinomiya-san, ini barang yang kau inginkan, aku sudah mendapatkannya.”


“Bagus, taruh saja di situ.”


“Shinomiya-san, bisa tolong lihat ini juga!”


“Yah, sebentar.”


Aku memeriksa sebuah karung yang berisi barang yang kuminta. Melihat semua barang itu, aku menggangguk dengan puas.


“Ini sudah cukup, terima kasih,” ujarku kepada Elf yang mengantarkan barang tersebut, dia menunduk sekali dan kemudian pergi untuk membantu-bantu yang lain.


“Kau terlihat sangat sibuk.”


Ketika aku sedang memasukkan semua barang tersebut ke dalam [Item Box]ku, tiba-tiba seorang pria Elf menghampiriku, itu sedikit membuatku terkejut ketika mengetahui siapa dia.


“Umm…”


“Rezim.”

__ADS_1


“Oh ya, itu. Maaf.”


“Jangan khawatir, lagipula ini adalah pertama kalinya kita berkenalan secara langsung,” ucap Rezim sembari mengangkat bahunya dengan santai.


Dia adalah Rezim, salah satu dari prajurit Elf yang ada di sini, dan dia juga lah yang menyandang gelar sebagai prajurit Elf terkuat. Ini adalah pertama kalinya kami berbicara seperti ini, jadi itu membuatku sedikit gugup.


“Waktu itu terima kasih telah menyelamatkan kami.”


Ngomong-ngomong, dia jugalah yang menyelamatkan kami saat aku sedang diserang oleh monster singa hitam itu. Bersama dengan para Elf lainnya, dia datang untuk menolongku.


“Yah, itu bukan apa-apa. Aku juga harus berterima kasih karena telah menyelamatkan Elvy, dan juga mau membantu kami untuk merebut kembali desa kami.”


“Aku tidak melakukan apapun, yang kulakukan hanya memberi masukan saja. Jika sampai ke pertempuran, aku sama sekali tidak berguna.”


“Tapi pada akhirnya aku gagal dan ditolong kalian,” ujarku dengan lesu, yang merendahkan diriku sendiri sembari tertawa datar.


Namun, melihat itu, Rezim menepuk pundakku dengan kuat. Itu membuatku terkejut, dan spontan aku menatap ke arahnya dengan keheranan. Dia memiliki tinggi yang jauh lebih tinggi dariku, jadi aku harus mendongak untuk melihat wajahnya.


“Apa yang kau katakan, Shinomiya-san? Kau mempertaruhkan nyawamu untuk menolong orang yang kau sayangi. Kau memiliki kapasitas yang cukup untuk menyebut dirimu sendiri sebagai seorang prajurit,” ucapnya, yang menyemangatiku dengan senyuman yang tulus.


Mendengar itu darinya, itu membuatku senang, senyuman tipis terlukis di bibirku dan itu juga membuatku mendapatkan sedikit kepercayaan diri.


“Nah, Shinomiya-san. Apa aku boleh memanggilmu Riku, kau juga boleh memanggilku Rezim sebagai gantinya,” cetus Rezim.

__ADS_1


“Eh, ah, yah, te-tentu saja.” Itu membuatku sedikit terkejut, jadi aku tidak dapat merangkai kata-kataku dengan baik. Ini pertama kalinya ada seseorang yang ingin mencoba untuk akrab kepadaku secara langsung.


Aku tersenyum dan mengulurkan tanganku. “Salam kenal, Rezim.”


“Yah, aku juga, Riku,” balas Rezim sembari meraih tanganku.


Entah kenapa ini sedikit memalukan.


Tapi, ini tidak terlalu buruk.


Hari ini, untuk pertama kalinya, aku mendapatkan seorang teman pria.


...****************...


“Baiklah, sesuai yang sudah kita rencanakan sebelumnya. Regu penyerang akan memancing naga itu ke tempat ini, dan mengulur waktu sampai reguku berhasil menyelamatkan para Elf. Kemudian, regu berikutnya akan bertahan di tempat ini sampai aku datang dan memberikan aba-aba lebih lanjut…”


Berkumpul di luar ruangan dengan semua orang, aku memberi mereka semua perintah dan peran mereka masing-masing di dalam penyerangan kali ini.


Saat aku satu per satu menujuk pemimpin dari setiap regu untuk memberikan tugas itu kepada mereka, mereka semua mangangguk dengan mantap.


“Bagus, setelah semuanya sudah siap. Kita akan membunuh naga itu menggunakan sihir mitos milik Mila-san. Ingat, keberhasilan kita tergantung kepada kita semua, jadi ayo buat naga itu menerima semua akibatnya!!”


“OOOOOOHHHHHH—!!!” teriak semua orang dengan penuh semangat.

__ADS_1


Akhirnya, pertempuran pun dimulai.


__ADS_2