
Kakak akan bantu usahakan untuk mencarinya ya dek...kalau agak lama bagaimana ??? ucap Rifki. sebenarnya tidak apa-apa sich kak...tetapi jika semakin cepat , akan semakin lebih baik , jawab Dita.
Dita...aku ada tanah , maksudnya bukan tanahku...tetapi tanah saudara dan temanku yang ingin di jual , letaknya bersebelahan langsung...
Tetapi luasnya tidak ada 4.000 hektar...mungkin luasnya kurang lebih 2.500 hektar , ucap Faiz. wwwaahhh kebetulan tuch...boleh lah , biar kak Rifki yang memeriksanya , jika cocok langsung aku bayar...
Surat-surat minta untuk menyiapkannya , jika ada di bank atau digadai...biar orang-orangku yang mengurusnya , selama tanah itu tidak sengketa , tidak apa-apa , jawab Dita.
Dita...aku juga punya teman yang tanahnya ingin di jual juga , letaknya ada di pinggir jalan raya dekat perempatan lampu merah seso...
Luasnya kurang lebih 3.000 hektar...tetapi...harganya mungkin akan lebih mahal , karena letaknya yang strategis di pinggir jalan raya , ucap Isdi.
Dita tidak masalah dengan harganya kak...yang penting tanah itu tidak bermasalah atau sengketa , untuk urusan tanah...Dita serahkan kepada kak Rifki , kalian bicarakan dengan kak Rifki saja , jawab Dita.
Kak Rifki...Dita serahkan masalah tanah kepada kakak ya , jika kedua tanah tidak ada masalah...ambil saja kedua tanah itu kak , ucap Dita.
Iya dek...selesai memuat ini , kami akan pergi mencoblos dulu...setelah itu , membagikan sembako sambil memeriksa tanah...jika tidak ada masalah , mungkin nanti sore bisa proses jual beli , jawab Rifki.
Ya kak...Dita masuk dulu ya kak , balas Dita. ya...jawab Rifki." Dita kemudian pergi meninggalkan kakaknya dan teman-temannya..."
Bro...aku nanti akan menghubungi saudara dan temanku , jika kita membagikan sembako dan lewat di tanah itu...kamu bisa memeriksanya , aku jamin tanah itu aman dan tidak ada masalah , ucap Faiz.
Ya...jawab Rifki. aku juga bro...nanti aku akan menghubungi temanku juga , sambung Isdi. kalian berdua ini...pasti seneng donk , kalau tanah itu jadi di beli oleh Rifki , cuann akan mengalir , ucap Yanto.
Jangan lupa traktiranya jika cuann sudah mengalir , ucap Paijo. ora usah seng larang-larang , es kopi susu mbak paini rapopo , sambung Gito.
" Hahaha...gkgkgk...mereka semua langsung tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan dari Gito"....sudah , ayo kita bereskan semuanya lebih cepat , ucap Rifki. Okey...komandan , jawab Mereka.
" Kembali ke Dita" !!! "Setelah Dita masuk ke dalam rumah , Dita segera bergegas untuk mandi dan membersihkan dirinya...selesai dengan ritual mandi dan lainnya , Dita keluar dari kamarnya..."
" Dita berjalan menuju dapur...sesampainya di dapur , Dita duduk di meja makan dan sarapan dengan masakan yang dibuat oleh kakaknya Rifki.."
" Kakaknya Rifki memasak lontong sayur opor telur dan ayam bumbu bali"...kak Rifki kok masih sempat-sempatnya masak lontong ya ??? apa tidak terlalu repot , ucap Dita sendiri.
" Selesai sarapan dan membereskannya...Dita keluar menuju teras depan , disana kakak dan temannya telah selesai memuat sembako dan pulang untuk mandi..."
Kak Rifki...panggil Dita. ya dek...jawab Rifki. kak Rifki sudah selesai dengan muatan sembakonya ??? tanya Dita. sudah...kakak mau mandi , setelah itu kita pergi mencoblos bersama ya...ucap Rifki.
__ADS_1
Ya kak...jawab Dita." Setelah itu Rifki pergi mandi...satu jam berlalu , kini mereka berdua telah berada di TPS dan ikut mencoblos pilihan kades di desanya..."
" Banyak warga yang mengagumi ketampanan Rifki dan kecantikan Dita...para warga senang , selain tampan , cantik dan baik hati...mereka juga suka membantu orang lain yang sedang kesusahan..."
" Selesi mencoblos...mereka kembali pulang , tetapi baru berjalan 10 langkah , langkah mereka berhenti karena Dita melihat makanan jadul...es kul-kul , es goreng dan burger..."
Kakak...Dita ingin es dan makanan itu , ucap Dita." dengan menunjuk makanan tadi"....ya dek , beli saja jika kamu mau , jawab Rifki." Rifki kemudian berjalan ke arah pedagang itu dan membeli apa yang di inginkan oleh adiknya..."
" Rifki selalu menuruti semua keinginan adiknya...selama itu masih di batas wajar dan akan bertindak tegas jika sudah melebihi batas wajar...."
" Selain sebagai kakak....Rifki juga berperan sebagai ayah dan ibu untuk Dita , setelah kedua orang tua angkatnya meninggal ketika Dita masih berumur 3 tahun..."
" Untunglah tetangga dan semua guru di sekolah Rfki semuanya baik...ketika Rifki sekolah , tetangga mau mengasuh Dita , setelah pulang sekolah Rifki mengambil Dita dari rumah tetangganya dan membawa Dita Ke sawah untuk bekerja..."
" Maka dari itu...Rifki dan Dita ingin membalas semua kebaikan para warga desa...di saat mereka susah dan masih kecil , semua warga bergotong royong membantu dan bergantian memberi mereka makan walau seadanya..."
" Dan...semua warga itu , tidak ada yang menipu atau membodohi mereka...jika masa panen dan menjual gabah , warga yang dititipi oleh Rifki...selalu memberikan uangnya dengan utuh tidak ada yang dikurangi..."
Ini dek makanan yang kamu inginkan , ucap Rifki." dengan memberikan makanan yang telah di pesannya tadi"....terima kasih kakak'ku sayang , jawab Dita.
Sama-sama dek..ayo kita pulang , balas Rifki. ya kak..ucap Dita." Mereka berdua kemudian pulang ke rumah...30 menit berlalu , mereka kini sudah duduk santai di teras rumah..."
Iya dek...kakak akan menggunakan uang di kartu ini untuk membeli tanah itu , jawab Rifki." yang mengambil black card itu dan memasukkannya ke dalam dompetnya...."
Kakak pergi dulu ya dek...kakak akan membagikan sembako ini kepada warga , karena ini sudah siang , ucap Rifki. ya kak...hati-hati di jalan , jawab Dita.
Ya dek..balas Rifki." kemudian Rifki pergi meninggalkan adiknya...Dita yang di tinggal sendirian , sibuk dengan makanannya itu..."
Meimei....apa meimei tidak takut menjadi gemuk , jika terus makan ??? tanya Alberth." yang tiba-tiba sudah duduk di sofa sebelah adiknya..."
Iicchh...kak Alberth apa-apa'an sich yang selalu saja muncul tiba-tiba , seperti hantu saja...Dita tidak takut menjadi gemuk kak Alberth , karena Dita rajin berolahraga...jawab Dita.
Oohh ternyata begitu..Dage merasa Lega kalau begitu , ucap Alberth. Apa kak Alberth malu jika mempunyai seorang adik yang gemuk , jelek dan hitam ??? tanya Dita.
Dage tidak akan pernah merasa malu meimei...jika meimei gemuk , jelek dan hitam , karena Dage menyayangi kalian dengan tulus...tidak pernah memandang fisik...
Karena semua itu bisa berubah sewaktu-waktu...jika suatu saat meimei sukses dan kaya raya , penampilan itu akan ikut berubah...
__ADS_1
Seperti roda kehidupan....hari ini di atas , siapa tahu besok akan di bawah...semua itu juga ditentukan oleh perbuatan kita sendiri...
Tetapi percayalah...selama perbuatanmu baik , ujung dan akhirnya akan baik juga...walau saat ini , kehidupanmu masih sangat berantakan dan buruk , ucap Alberth.
Iya kak Alberth...Dita mengerti , jawab Dita." Alberth tersenyum manis mendengar jawaban adiknya..."
Lontong opor
Ayam bumbu bali
TPS pilkades
es kul-kul
es goreng
Burger
Black Card
__ADS_1
Bersambung...baibai 😉😉😉😉😉😉