
" Kini Dita telah kembali ke kamar hotelnya dengan wajah lesu , murung dan sedih...kemudian Dita membenamkan wajahnya di bantal , menangis terisak serta tersedu-sedu..."
" Dita menangis karena membayangkan...betapa kejam dan menyedihkannya kehidupan yang harus Nining jalani selama ini...saudara yang sedarah , tetapi bisa kejam dengan saudaranya sendiri..."
" Ketika Nining sakit dan lapar...tidak ada yang membantu atau menolong mereka , Nining harus menahan sampai suami datang bekerja...agar bisa makan..."
" Sebelum suami Nining kerja di rosokan...Suami Nining bekerja di tempat pembubutan dan pemotongan bebek...mereka di bayar 50.000 dan uang makan 20.000 , itupun tidak setiap hari kerja...harus menunggu ada bebek..."
" Sedangkan untuk bayaran yang 50.000 tidak langsung diberikan...suami Nining harus menunggu sampai dapat 7x kerja , baru di ambil uangnya...kerja mulai dari jam 7 pagi sampai jam 10 malam , kadang pulang sampai jam 11 malam...itupun tidak ada uang lembur atau jajan dan camilan..."
" Ketika suami Nining pulang...hanya membawa uang 20.000 , mereka harus pintar mengatur keuangan...agar bisa untuk makan , tetapi bersyukur....Allah tidak membiarkan mereka kelaparan , ada saja rejeki yang diberikan Allah kepada Suami Nining..."
" Ketika suami Nining pulang kerja atau berangkat kerja...ada yang ngojek dengannya , uang itu bisa untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka..."
" Dan sekarang Alhamdulillah...suami Nining kerja di rosokan dengan bayaran 130.000 perhari , dapat makan , camilan , kopi dan pulang kerja jam 18.00...jika terlambat , dapat tambahan..."
" Tanpa Dita sadari...Alberth yang berada di balkon kamar , mendengar suara tangisan sang adik...segera Alberth berjalan dan menghampiri adiknya , kemudian duduk di ranjang adiknya...."
Ada apa meimei ??? kenapa menangis sayang ??? katakan kepada Dage...apa yang membuatmu bersedih...hhmm...ucap Alberth." Lembut dengan membelai rambut adiknya..."
" Dita kemudian bangun dari tidurnya dan langsung memeluk Alberth"....kak Alberth , Dita benar-benar bersyukur mempunyai saudara yang sangat menyayangi Dita , di luar sana ternyata ada yang mempunyai saudara kandung tetapi sangat jahat , jawab Dita.
" Alberth tersenyum lembut kepada Adiknya"....meimei , dunia itu kejam...tidak semuanya baik dan tidak semuanya jahat , meimei masih kecil untuk mempelajari semuanya...seiring berjalannya waktu , meimei akan mengerti sendiri...
__ADS_1
Karena itu...Dage , selalu mengajari dan meminta meimei untuk bertindak kejam dan tega , terhadap orang yang sudah berbuat jahat kepada kita...agar tidak meninggalkan masalah di masa depan...
Orang yang sudah berbuat jahat itu...pasti akan selalu dendam terhadap kita , walaupun kita sudah memaafkan dan mengampuninya...tetapi , ketika mereka mempunyai kesempatan...mereka akan menusuk kita dari belakang , ucap Alberth.
Apa Dita terlalu lemah dan lembek kak...sehingga Dita tidak tega dengan mereka ??? tanya Dita. meimei tidak lemah dan juga lembek...karena hati meimei memang baik...
Meimei juga tumbuh di lingkungan yang baik...lingkungan sekolah , lingkungan rumah...semuanya baik dan ramah , Gege Rifki juga mengajarmu dengan baik...
Gege Rifki tidak pernah membentak atau memukulmu...maka dari itu , meimei tidak menyukai yang namanya kekerasan....jika meimei tumbuh di lingkungan yang keras , meimei juga akan memiliki sifat yang keras...
Meimei tumbuh di lingkungan yang baik...dan mendapatkan ajaran yang baik dari kecil hingga dewasa , maka dari itu...sifat meimei menjadi welas asih , ucap Alberth.
Ternyata begitu ya kak...Dita baru mengerti , Dita mengira jika lemah dan lembek...ternyata semua itu faktor lingkungan juga yang mempengaruhinya , jawab Dita. betul sayang...sekarang ceritakan kepada Dage , kenapa meimei menangis ??? balas Alberth.
Apa sekarang meimei telah merasa lega...setelah menceritakan semuanya ??? tanya Alberth. ya kak...Dita merasa lega dan plong...plong...plong...rasane...plong...rasane njero dadaku...jawab Dita.
Hehehe...sekarang meimei mandi dulu ya , biar lebih segar...kemudian kita mencari makan malam , balas Alberth. Ok 👌👌👌 oohh ya...kak Rifki mana ??? tanya Dita.
Gegemu masih mengurus tanah yang akan dibeli...bersama dengan Faiz , Isdi , Yanto dan Paijo , kelihatannya mereka memborong tanah...hehehe...jawab Alberth.
Oohh begitu...baiklah kak , Dita mandi dulu...ucap Dita. ya...balas Alberth." Kemudian Dita segera bergegas mandi...45 menit kemudian , Dita telah selesai dengan ritual mandinya..."
Kak Alberth...Dita sudah siap , ayo kita pergi sekarang...ucap Dita. ayo...jawab Alberth." Kemudian mereka pergi bersama ke restoran...untuk makan malam..."
__ADS_1
" Setelah sampai di Restoran...mereka kemudian memesan makanan sesuai dengan yang mereka suka"....meimei , apa meimei tidak ingin ke China ??? Dage ingin meimei berziarah ke makam orang tua kita dulu , ucap Alberth.
Ingin kak...terserah kak Alberth saja kapan ingin berangkat China , jawab Dita. bagus lah kalau begitu...besok pagi , Dage akan meminta Gery membuatkan paspor dan Visa untuk kalian berdua...
Jika meimei...benar-benar tidak ikut dalam acara perpisahan sekolah , kita akan langsung berangkat ke China hari itu juga...jika ikut , kita berangkat pagi harinya , ucap Alberth.
Dita setuju kak...balas Dita." Alberth tersenyum manis mendengar jawaban sang adik"....besok pagi apa rencana meimei ??? tanya Alberth. belum tahu...menunggu kak Rifki dulu , sudah selesai atau belum urusannya , jawab Dita.
Baiklah...balas Alberth." kemudian makanan yang di pesan datang...setelah di sajikan , mereka mulai menyantap makanan itu dengan tenang...Selesai dengan makan dan membayarnya , mereka pergi meninggalkan Restoran..."
Meimei ingin jalan-jalan dulu atau mau langsung ke kamar ??? tanya Alberth. langsung ke kamar saja kak...Dita lagi malas untuk melakukan apapun , Dita hanya ingin jadi kaum rebahan malam ini...
Hhuuftfttt...mood Dita benar-benar hancur hari ini...lemah , letih , lesu , capek hati , capek pikiran , capek tubuh...aarrgghhh...pokoknya nano-nano dech rasanya...gegana...gelisah...galau...merana...nyesek nek ati...ucap Dita.
" Alberth terkekeh geli mendengar ucapan dari adiknya"....jangan terus di pikirkan , nanti akan bersedih terus..lupakan sedikit demi sedikit , jawab Alberth.
Iya kak...mungkin dengan tidur , Dita akan melupakan semuanya dan menjadi lebih baik...hati Dita perlu di tenangkan , balas Dita.
" Tak berselang lama...mereka telah sampai di kamarnya , setelah masuk ke dalam kamar...Dita Bisa mendapati jika kakaknya Rifki telah kembali..."
" Dita merasa senang melihat kakaknya Rifki..Dita langsung memeluk kakaknya Rifki untuk mendapatkan kenyamanan...Dita merasa nyaman jika memeluk kakaknya Rifki , ketika sedang bersedih..."
" Karena dari kecil hingga dewasa , kakaknya yang selalu merawat dan menjaganya...maka dari itu , Rifki seperti seorang Ibu yang mampu membuat Dita merasa nyaman..."
__ADS_1
Bersambung....baibai 😉😉😉😉😉