
" Dita dan Rifki yang mendengar ucapan dari anak-anak kecil itu merasa sedih hatinya..Dita tahu , gagal panen bulan ini sangat berpengaruh besar terhadap ekonomi di desa ini..."
" Di desa ini...para warga desa hanya mengandalkan sawah mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.."
" Sedangkan Rifki hanya menatap nanar mereka...bingung ingin berkata apa , Rifki hanya bisa bersyukur..."
" Di masa gagal panen dan banyak warga yang mengalami kesulitan untuk bertahan hidup...Dia dan adiknya masih bisa makan dengan enak..."
MISI TERPICU....Memberikan bantuan kepada Ibu-ibu dan Anak-anak disini , misi wajib dan tidak ada penolakan , ucap Lily.
Aku menerima misi ini Lily , jawab Dita."dengan tegas...karena Dita sudah berniat untuk membantu mereka..."
Lily tolong bantu aku menyiapkan uang di dalam amplop...tolong isi di setiap amplop 10juta , aku ingin memberikannya kepada anak-anak itu dan tetanggaku...
Uang itu bisa sedikit untuk membantu kebutuhan mereka sehari-hari...sambil menunggu masa panen berikutnya datang , ucap Dita.
Baik Nona , Lily akan menyiapkannya...silahkan , Nona masuk ke dalam kamar untuk mengambilnya , jawab Lily. baik Lily...aku akan mengambilnya , balas Dita.
Ibu-ibu dan adek-adek sekalian...tolong tunggu disini sebentar ya , jangan pulang dulu , Dita masih ada hadiah untuk kalian bawa pulang , ucap Dita.
Baik nak Dita...jawab tetangga 1." dan di angguki tetangga yang lain"...baik mbak Dita , jawab anak kecil 1." dan juga di angguki anak kecil lainnya..."
" Dita lalu berjalan masuk ke dalam rumah menuju kamarnya...di dalam kamar , Dita bisa melihat sebuah tas ransel berwarna hitam yang diletakkan di atas tempat tidurnya..."
" Dita lalu mengambil tas ransel tersebut...dan bergegas kembali ke teras rumah , tidak berapa lama Dita sampai di teras rumah..."
Ibu-ibu...ini ada sedikit rejeki buat kalian , mungkin bisa membantu sedikit kebutuhan ibu-ibu di masa sulit seperti ini , ucap Dita.
" Kemudian Dita membagikan amplop itu kepada tetangganya...tetangga Dita yang menerima amplop itu , mengucapkan banyak terima kasih kepada Dita..."
" Kemudian Dita menghampiri anak-anak kecil"...tolong , setelah kalian pulang dari rumah mbak Dita...kalian langsung pulang ke rumah ya , jangan pergi bermain dulu...
Langsung pulang ke rumah dan serahkan amplop ini kepada ibu kalian yang ada di rumah...ucap Dita." dengan membagikan amplop itu kepada.anak-anak kecil.."
__ADS_1
" Anak-anak kecil yang mendengar ucapan Dita langsug menganggukkan kepalanya dengan serius dan patuh..."
Terima kasih mbak Dita...ucap anak kecil serempak !!! sama-sama , balas Dita." lalu tetangga Dita berjalan mendekati Dita..."
Nak Dita...kami semua juga mengucapkan banyak terima kasih kepada nak Dita dan nak Rifki yang selalu membantu kami...
Semoga Allah selalu melimpahkan segala rejeki dan riski kepada kalian berdua , ucap tetangga Dita 2.
Amin..jawab Rifki dan Dita. terima kasih atas Doanya...semoga warga desa bisa melalui semua masa sulit ini , ucap Rifki. Amin..jawab ibu-ibu serempak.
Baiklah nak Dita dan nak Rifki...kita permisi pulang dulu , karena hari sudah menjelang maghrib , ucap tetangga 3. baiklah...silahkan bu , jawab Dita.
MISI TELAH DISELESAIKAN...Selamat Nona mendapatkan hadiah sebuah kotak tingkat platinum , ucap Lily. terima kasih Lily , jawab Dita. sama-sama Nona , balas Lily.
Kotak tingkat platinum...gumam Dita." di dalam hati...bukankah dulu , aku juga mendapatkan hadiah kotak tingkat emas ??? tanya Dita.
Benar Nona...apa Nona ingin membukanya sekarang , jawab Lily. tidak Lily...aku tidak ingin membukanya sekarang , balas Dita. baik Nona , ucap Lily.
Mas Rifki dan mbak Dita...kami juga pulang dulu ya , kami akan langsung pulang dan menyerahkan amplop ini kepada ibu kami , ucap anak kecil 1.
Dek...kakak benar-benar merasa bangga dengan perbuatanmu...senang dan bahagia karena bisa membantu warga yang sedang kesusahan...walau bukan kakak yang membantu secara langsung , ucap Rifki.
Hhhaaiisshh...kakak ini apa-apa'an sich , sudah yyyukk kita masuk ke dalam lalu mandi...setelah itu kita jalan-jalan mencoba mobil baru...
Bagaimana kak , ucap Dita." dengan menaik turunkan alisnya menggoda kakaknya"...baiklah dek , jawab Rifki." kemudian mereka pergi mandi..."
" Kini mereka telah berada di halaman rumah...setelah itu mereka masuk ke dalam mobil...Rifki lalu mengemudikan mobil itu dengan lihai , karena sudah mendapatkan skill mengemudi yang diberikan oleh adiknya..."
Kita mau jalan-jalan kemana ??? tanya Rifki. ke Alun-alun kota B kak...Dita ingin makan bebek bakar atau goreng yang berada di sebelah Masjid Besar alun-alun kota B , jawab Dita. ya , jawab Rifki." kemudian melajukan mobil menuju alun-alun kota B..."
" Setelah 30 menit berkendara...mereka akhirnya tiba di tempat tujuan , lalu mereka keluar dari mobil dan berjalan menuju rumah makan itu..."
" Disana terlihat ramai sekali oleh banyaknya pengunjung...karena cita rasa bebek yang masih muda , dagingnya empuk dan enak..."
__ADS_1
" Hhhmmm...nyam...nyam..nyam...Dita sudah membayangkan makan bebek itu yang gurih dan nikmat..."
Aaarrgggghhhh...teriak Dita !!!
" Yang merasakan sakit di keningnya karena di sentil oleh sang kakak"...kenapa kakak menyentilku ??? sakit tahu kak..ucap Dita." dengan cemberut dan menggembungkan pipinya..."
" Rifki yang melihat wajah sang adik merasa sangat gemas...karena terlihat imut dan lucu seperti boneka..."
Kakak menyentilmu karena kakak bisa milihat kamu yang sedang berfantasi memakan bebek itu , jawab Rifki." dengan mencubit pipi Dita yang Chubby..."
Hhmm....tidak sia-sia kakak merawatmu selama ini...karena dalam masa perawatan kamu menjadi chubby...nanti ketika hari raya kurban tinggal di taruh di pasar hewan...hehehe..ucap Rifki."yang menggoda adiknya..."
" Lily yang mendengar ucapan Rifki kepada Adiknya...langsung tertawa terbahak-bahak di dalam pikiran Ditam...karena Lily sudah berada di level kristal , jadi Lily sudah bisa berinteraksi secara normal dengan Dita..."
Lily....apa yang di katakan oleh kakak'ku itu , apakah memang benar ??? sekarang aku menjadi gendut dan kamu juga memberiku hadiah pil herbal pelangsing ??? tanya Dita.
Nona tidak gemuk...tubuh Nona sudah ideal , kakak Nona hanya bercanda dengan Nona , jawab Lily. syukurlah kalau begitu , balas Dita.
Kakak...sakit tahu , ucap Dita." dengan melepaskan tangan sang kakak dari pipinya"...apa kakak tega melakukan itu kepada adik kakak yang cantik , manis , imut dan chubby ini ??? tanya Dita.
" Kemudian Rifki menangkupkan kedua tangannya di pipi sang Adik"...tentu saja kakak tidak akan tega untuk melakukan itu kepadamu...
Kamu segala-galanya di dalam hidup kakak , ucap Rifki dengan lembut. terima kasih kak...jawab Dita.
Sama-sama dek..sekarang ayo kita masuk ke dalam , daripada kamu berfantasi yang aneh-aneh , ucap Rifki." sambil mengacak- ngacak pucuk rambut adiknya.
Kakak jangan lakukan itu...rambutku menjadi berantakan sekarang , ucap Dita dengan cemberut.
" Rifki yang melihat adiknya cemberut hanya bisa terkekeh geli....kemudian mereka masuk ke dalam rumah makan..."
" Mereka lalu memilih dan mengambil bebek...bagian paha 2 , kepala 2 , ati ampela 2 , tahu , tempe dan terong.."
" Kemudian menyerahkannya kepada karyawan untuk di bakar...setelah itu , mereka mencari tempat duduk lesehan sambil menunggu pesanan yang sudah di pilih tadi disajikan..."
__ADS_1
Bersambung...baibai 😉😉😉😉