
" Alberth , Arthur dan Rifki yang melihat adiknya dalam keadaan mengenaskan bersimbah darah di kepala dan tubuhnya terkena pecahan vas porselen , juga melihat seorang wanita gemuk berada disamping adiknya sedang menangis , merasa sangat syok.."
" Seketika suhu di ruangan berubah drastis..cuaca di luar yang tadinya cerah , berubah menjadi gelap , awan hitam tiba-tiba datang dan badai petir di sertai angin kencang menyelimuti seluruh kota.."
" Orang-orang yang menyaksikan fenomena ini sangat ketakutan..Daniel dan David yang melihat fenomena ini juga merasakan kengerian yang luar biasa.."
" Alberth yang selalu ramah dan bijak , seketika menjadi sangat marah dan berubah wujud menjadi dewa kematian...Rifki yang tak kuat menahan tekanan itu , mengeluarkan seteguk darah dari mulutnya , sedangkan wanita gemuk itu sudah pingsan.."
Dage...hentikan..tenanglah Dage..ucap Arthur !!! kasihan Rifki Dage..sekarang lebih baik kita melihat kondisi meimei dulu , ucap Arthur." sedangkan Rifki sudah berada di samping adiknya dan memeriksa kondisinya , tanpa mempedulikan rasa sakit yang di tahannya.."
" Setelah memeriksa kondisi adiknya , Rifki yang masih bisa berpikir jernih..mengeluarkan ponselnya dari kantong dan segera menghubungi Ambulance , kemudian Rifki menggendong adiknya menuju keluar gedung , tidak menghiraukan kedua kakaknya.."
" Alberth yang mendengar ucapan dari Arthur , lalu menjadi tenang..dan menghilangkan aura membunuhnya..mereka kemudian melihat kepada adik kecilnya yang sudah di gendong Rifki menuju keluar gedung.."
" Mereka segera mengejar Rifki..Daniel dan David yang baru tiba di lantai 1 , merasa terkejut melihat kondisi adiknya , mereka juga berlari mengejar Rifki dan bertemu dengan kedua kakaknya.."
Dage..apa yang terjadi ??? tanya David kepada Alberth."tetapi tidak ada jawaban dari Alberth". gege juga tidak tahu , kita bicarakan itu nanti , ucap Arthur. ya , jawab David.
"Rifki yang melihat Ambulance sudah datang , langsung menggendong adiknya menuju kesana , petugas ambulance yang melihat Rifki , segera membantunya dan merebahkan tubuh Dita di atas brankar , kemudian Rifki ikut masuk ke dalam ambulance , setelah itu ambulance pergi menuju rumah sakit.."
" F4 segera mengikuti ambulance dari belakang..kini , mereka semua telah berada di rumah sakit , sedangkan Dita masih di ruang operasi..mereka semua menunggu dengan cemas.."
Gege..sebenarnya apa yang terjadi ??? kenapa bisa sampai seperti ini , tanya Daniel yang sudah tidak bisa menahannya lagi. gege juga tidak tahu Daniel , ketika kami sampai disana , kami sudah melihatnya dalam keadaan pingsan dan seperti itu , jawab Arthur.
__ADS_1
David cari tahu apa yang sebenarnya terjadi , kami tadi melihat seorang wanita gemuk yang berada di samping meimei dengan menangis , tetapi aku tidak merasakan niat jahat darinya , ucap Alberth. baik Dage.
Apa fenomena tadi..itu karena Dage , tanya Daniel. ya..Dage tidak bisa menahan amarahnya , jawab Arthur." sedangkan Rifki hanya duduk diam tidak berbicara sama sekali , di pikirannya hanya ada adiknya.."
Dek..maafkan Dage ya , Dage tadi tidak bermaksud untuk menyakitimu , Dage tidak bisa mengontrol emosi Dage...Dage sangat takut kehilangan kalian lagi , ucap Alberth dengan penuh penyesalan.
Kakak tidak perlu meminta maaf..Rifki mengerti semua tentang perasaan kak Alberth waktu itu , jawab Rifki. terima kasih dek , balas Alberth." kemudian Alberth memeluk Rifki dengan haru , Rifki juga membalas pelukan kakaknya Alberth..."
" Beberapa waktu kemudian..pintu kamar operasi terbuka dan keluar beberapa dokter , mereka semua lalu menghampiri dokter itu"...dokter , bagaimana kondisi adik kami , ucap Alberth.
Kondisi adik kalian tidak apa-apa , karena segera membawanya kemari , kami sudah mengobati semua lukanya dan menjahit luka di kepalanya , kami akan memindahkannya di ruang perawatan , ucap dokter itu.
" Mereka semua bernafas lega mendengar ucapan dokter itu"...terima kasih banyak dokter , balas Alberth. sama-sama , jawab dokter itu." kemudian pergi meninggalkan mereka.."
" Tak berselang lama , beberapa perawat keluar dari ruang operasi dengan mendorong Dita yang masih tak sadarkan diri menuju ke ruang president suit yang telah dipilih oleh David...semua kakak Dita bisa melihat , wajah sang adik yang tampak pucat , mereka sangat sedih melihatnya..."
Setelah Kami memeriksa CCTV di ruangan itu , peristiwa ini murni terjadi karena ketidaksengajaan..wanita gemuk yang ada di samping meimei tidak bersalah Dage , Dia ingin menolong meimei , tetapi tubuhnya yang baru terjatuh dan Dia sangat gemuk ,.tidak bisa menolongnya dengan cepat..
Hingga Dage , gege dan Didi datang...kemudian Dage marah lalu wanita itu pingsan.."dan David menceritakan awal mulai kejadian itu dari A-z" , jawab David. jadi begitu...aku juga merasa jika wanita gemuk itu tidak memiliki niat jahat , ucap Alberth.
Apa kamu sudah membantu wanita gemuk yang pingsan itu ??? tanya Arthur. sudah gege , kami sudah membawanya ke rumah sakit dan memberikan perawatan yang terbaik , jawab David.
David..berikan wanita gemuk itu kompensasi sebesar 1 triliun sebagai ungkapan rasa bersalahku , ucap Alberth. baik Dage , balas David. Arthur kamu pergi bersama David ke tempat wanita gemuk itu di rawat dan hapus ingatannya tentang perubahan wujudku tadi , ucap Alberth.
__ADS_1
Baik Dage , jawab Arthur." kemudian Arthur dan David meninggalkan ruangan Dita di rawat..sedangkan untuk Rifki Dia berada di samping adiknya terus , untuk Daniel Dia hanya mendengarkan semua percakapan Dage , gege dan Didinya.."
Dek..minumlah pil ini , ucap Alberth kepada Rifki." Alberth memberikan pil penyembuh untuk Rifki yang mungkin terluka karena perbuatannya tadi". pil apa ini kak ??? tanya Rifki.
Itu pil penyembuh luka dalam , tadi Dage melihatmu jika memuntahkan seteguk darah , jadi Dage memberikanmu pil itu untuk mengobati luka dalammu , jawab Alberth. baik kak , aku akan meminum pil penyembuh ini balas Rifki.
" Kemudian Rifki meminum pil penyembuh itu , Rifki merasakan tubuhnya hangat dan ada rasa mengantuk"...jika kamu merasa mengantuk tidurlah , tidak apa-apa , ucap Alberth. baik kak , jawab Rifki.
" Rifki lalu merebahkan tubuhnya di kasur yang digunakan untuk menunggu pasien"...aku baru tidak mengawasinya sebentar , tetapi Dia sudah dalam keadaan seperti ini , ucap Alberth dengan sedih yang melihat keadaan adik kecilnya.
Dage jangan berkata seperti itu , yang sudah terjadi...biarkan terjadi...ke depannya kita lebih waspada , tetapi jangan sampai itu menganggunya , kita harus memberikannya kebebasan juga..tapi dalam batas wajar dan semestinya , balas Daniel.
akupun berpikir sama denganmu..aku tadi merasa sangat takut untuk kehilangan dirinya lagi , jika itu terjadi...aku tidak bisa membayangkannya , ucap Alberth dengan sendu.
Sabarlah Dage..kita pasti akan selalu bahagia ke depannya , jawab Daniel. terima kasih Daniel , balas Alberth. sama-sama Dage , ucap Daniel.
visual badai
__ADS_1
visual perubahan Alberth
Bersambung..baibai 😉😉😉😉😉