
" Setelah menyelesaikan masalah makanan dan minuman...Mbak Etik , Suwaibah , Dewi dan Pipit , mereka semua langsung pulang menyiapkan makanan dan minuman untuk orang-orang yang sedang membuat ogol-ogol , sesuai dengan permintaan Dita..."
Assalammualaikum....ucap pak kades baru !!!
Waalaikumsalam....jawab semua warga yang ada di Masjid !!!
Lurr...bagaimana kalau malam tirakatan , kita mengadakan juga acara pengajian ??? supaya Negeri kita ini tetap aman , adem , ayem , tentrem lan masyarakate uripe makmur kabeh...ucap Pak Kades.
Kami setuju pak...jawab Warga satu. kami juga...jawab warga dua dan di angguki warga yang lain. baiklah jika kalian setuju semua...untuk mengadakan acara ini , kita akan memungut iuran 10.000 per orang , bagaimana...ucap Pak Kades.
Maaf Pak...tidak perlu memungut iuran , biar saya yang menyelesaikan semua masalah pengajian itu beserta panggung dan dekornya...pak Kades dan para warga sekalian , hanya perlu mengatakan dimana pengajian akan diadakan...
Maka saya akan memberitahu , pihak dari pembuat dan penata dekor untuk menuju kesana...ucap Dita." pak Kades dan warga Desa merasa senang , dengan semua kebaikan yang Dita dan keluarga lakukan selama ini..."
Apa ini tidak merepotkan ??? dek Dita dan sekeluarga sudah membantu banyak sekali , dalam acara HUT RI...bahkan kami sama sekali tidak mengeluarkan uang , ucap Pak Kades dan di angguki warga yang lain.
Tidak pak...dan untuk warga desa , kalian jangan berkata seperti merepotkan....kami sekeluarga merasa senang bisa ikut berbagi dan membantu dalam acara HUT RI , karena I LOVE INDONESIA...ucap Dita.
Baiklah...jika itu sudah menjadi keinginan dek Dita , kami akan menyetujuinya...pengajian di adakan di Masjid ini , bagaimana Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian...apakah setuju ??? ucap pak Kades. Setuju...jawab semua warga.
" Dita tersenyum manis mendengarnya"....kalau begitu , pengajian diadakan ba'da Maghrib saja...ucap pak Kades. ya...jawab warga Desa. baiklah pak Kades , untuk acara pengajian saya akan menyerahkannya kepada kak Rifki...Dia yang akan mengurus semuanya , jawab Dita.
Ya dek...balas Rifki." Kemudian Rifki menghubungi temannya yang menyewakan panggung , sound system , meja , kursi dan lainnya...Rifki juga mengundang kiayi yang sudah sangat terkenal , Alhamdulillah Beliau bisa hadir...."
" Setelah semua urusan beres...mereka semua pulang ke rumah masing-masing , karena hari sudah sore hari...banyak warga Desa yang memuji kakak Dari Rifki dan Dita..."
Mas Alberth dan Mas Arthur....orangnya baik dan ramah ya , ucap warga desa satu. iya...adiknya juga , Mas Daniel dan Mas David juga baik...kulit putih tapi mau panas-panasan , jawab Warga desa dua.
Mas Alvin dan Mas Austin juga ramah dan baik...wong kok iso mbarik-mbarik koyok ngono iku , panganane opo yo ??? tetapi namanya agak susah di ucapkan...balas Warga tiga.
Makannya nasi lah jo...memang agak susah di ucapkan namanya , bagi kami yang asli orang desa...hehehe...jarene , nek omong bahasa inggris marai ilat ketliyer....hahaha...ucap Warga Empat.
__ADS_1
Ahh...kamu ini bisa saja , Padahal mereka seharian terkena sinar matahari , tetapi kulit mereka masih saja putih bersih dan tidak gosong ya...sambung warga Lima.
He.em...beda sekali dengan kita , manas sitik langsung gosong koyok angus dandang...ucap warga Enam.
Sudah bawaan dari lahir...makanya mereka putih bersih , walaupun terkena sinar matahari...sudahlah , lebih baik kita pulang...ucap warga Tujuh. ssiiaapp...jawab mereka semua.
" Kembali ke Zhao bersaudara" !!! "Mereka kini sedang duduk bersantai di halaman depan"....Para warga Desa disini sangat baik dan ramah ya...ucap Austin.
Iya...pantas saja Tang Mei sangat betah tinggal disini dan senang sekali jika pulang ke Indonesia , penduduk disini Gemah ripah lohjinawi...jawab Alvin.
Benar-benar berbeda dengan kehidupan kita...disini tidak perlu ada Bodyguard yang menjaga , kehidupan mereka sudah tenang dan damai...balas Arthur. ya...mereka bisa hidup rukun dan saling bergotong royonng , sambung Daniel dan di angguki David.
Ting
Ting
Ting
Siomay...
Siomay...
Kalian tidak perlu panik...lebih baik kita keluar untuk melihatnya saja , supaya kalian semua tidak penasaran dibuatnya...ucap Alberth. ya...jawab mereka." kemudian mereka semua keluar..."
LEKKK....TUMBAAS LEK...teriak Dita !!!
Ya mbak...jawab Penjual siomay." Lalu berhenti di depan rumah Dita...Dita merasa terkejut dengan penjual siomay , begitupun juga dengan penjualnya..."
Lo...Mas Memet , sekarang jualan siomay ya ??? tanya Dita. hehehe...kalau siang sampai sore jualan siomay keliling , kalau malam jualan mie goreng dan mie godok...jawab Memet. oohh begitu to...Dita baru tahu , balas Dita.
La...ini rumahmu ya , wah sekarang kalian benar-benar sukses ya...aku setiap hari lewat sini , tetapi hanya ada pembantu yang bersih-bersih...kadang mereka juga sering beli siomayku...
__ADS_1
Aku ingin bertanya kepada mereka , tentang rumah ini...dulunya kan yang menempati kamu dan kakakmu , tetapi aku merasa tidak enak hati...syukurlah kalau kalian masih tinggal disini , oohh ya Rifki mana ??? ucap Memet.
Hehehe...Alhamdulillah , ini masih rumah kami Mas...kami sekeluarga di ajak ke kota J dengan keluargaku dan tadi malam kami baru sampai di kota B...kak Rifki ada kok di dalam...jawab Dita.
" Sementara itu...Arthur , D2 , Alvin dan Austin merasa syok...sang adik berlari dengan cepatnya hanya untuk membeli siomay , OMG...tidak sesuai yang mereka bayangkan..."
" Alberth dan Rifki...kembali terkekeh kekeh , melihat wajah mereka...Alberth dan Rifki sudah hafal kebiasaan adiknya itu jika di kampung , kemudian Rifki berjalan menghampiri Adiknya dan di ikuti ke enam kakaknya..."
Pie Met...kabare ??? tambah sukses awakmu iki...ucap Rifki. Halo Bro...Alhamdulillah bro , jok ono pabrik nek deso kene..rejekiku tambah , kalau mereka pulang dan masuk kerja aku mangkal di depan pabrik...
Kalau malam hari...istriku tak antar ke pabrik untuk menjajakan mie goreng , mie godok yang sudah aku buatkan...Alhamdulillah bisa nambah uang belanja dapur...balas Memet.
Alhamdulillah nek ngono...podo sukses'e lan podo sehate yo bro , jawab Rifki. Amin...balas Memet. iki sopo ae bro...wong kok putih-putih , nganteng , duwur lan rupane kok mirip awakmu karo Dita ya...tanya Memet." yang melihat keenam kakaknya ada di belakang Rifki..."
Mereka semua kakakku...selama ini tinggal di China dan Dubai , jawab Rifki. oohh.. dadi TKI ya , pantas awakmu sukses , balas Memet. ya bro...jawab Rifki." karena Rifki tidak ingin di tanya yang aneh-aneh...kemudian F6 tersenyum kepada Memet..."
Mas Memet...siomaynya yang sudah di bungkus , Dita ambil dulu ya...yang belum , sisanya kasih ke kak Rifki saja biar dibawa masuk...ucap Dita. beres...jawab Memet.
Total sekalian Mas siomaynya...balas Dita. satu bungkus 5000 , jadi semuanya 250.000 untuk 50 bungkus...ucap Memet." Kemudian Alvin mengeluarkan uang dari dompet dan membayar siomay itu..."
Matur nuwun mas...ucap Memet. sami-sami...jawab Alvin." mereka semua sudah bisa bahasa jawa ya...setelah Alberth meminta mereka untuk belajar bahasa jawa dan bahasa Indonesia..."
Ruang santai di halaman depan
Siomay Memet
__ADS_1
Siomay
Bersambung....baibai 😉😉😉😉😉