
" Rifki hanya membiarkannya saja sang adik memeluknya...dan menepuk-nepuk pelan punggung adiknya..."
" Rifki tahu , jika sang adik melakukan hal ini...pasti suasana hatinya sedang buruk , setelah merasa lebih tenang...Dita melepaskan pelukannya..."
Ada apa dek ??? kenapa suasana hatimu menjadi buruk ??? tanya Rifki." Dita lalu menceritakan semuanya tentang Nining dari A-z...Rifki juga merasa geram dan marah...kejam dan tega sekali..."
Meimei...bagaimana kalau kita membalas perbuatan kakak dan kakak iparnya Nining , lebih baik melenyapkan mereka...agar tidak menganggu kehidupan Nining dan suaminya...
Orang-orang seperti itu tidak pantas untuk hidup lebih lama...mereka sudah keterlaluan dan harus di musnahkan , apa meimei tahu mereka tinggal dimana ??? ucap Alberth.
Dita juga setuju kak...Dita ingin mereka mati , Dita tahu alamat rumahnya kak...mereka tinggal di tengah sawah dan tambak , jawab Dita. ayo kita kesana sekarang...balas Alberth.
Ok 👌👌👌 jawab Dita dengan semangat. meimei...untuk sementara waktu , Dage tidak mengijinkan meimei untuk membunuh dulu...kecuali , jika meimei dalam keadaan terpaksa atau antara hidup dan mati...
Karena sifat meimei yang baik hati dan welas asih...semua itu harus di latih sedikit demi sedikit , jika mental meimei tidak kuat...meimei yang akan sakit...ucap Alberth.
Iya kak...Dita mengerti , jawab Dita." Alberth tersenyum mendengar jawaban adiknya...yang Alberth katakan memang benar , adiknya tumbuh di lingkungan yang baik...tidak mungkin , langsung mengajarkannya untuk menjadi kejam..."
Ayo kita berangkat sekarang...balas Alberth. ya kak...jawab mereka berdua." kemudian mereka berdua pergi menuju ke rumah kakaknya Nining...setelah satu setengah jam berkendara , mereka telah sampai di tujuan..."
" Kemudian mereka menuju ke rumah kakaknya Nining dengan GPS yang diberikan oleh Lily...setelah berkendara 20 menit , mereka kini telah sampai di depan rumah kakaknya Nining...yang berada di tengah-tengah sawah dan tambak , Alberth laiu memasang Aray ilusi untuk menutupi mobil dan tubuh mereka..."
" Setelah itu...mereka keluar dari dalam mobil dan berjalan mendekati rumah Nining , dan mendengar suara musik yang keras...suara yang di putar seperti di diskotik...setelah mereka sampai , Dita merasa syok dan terkejut..."
" Disana mereka melakukan pesta se** dan pesta minuman ker***.....yang lebih parah , kakaknya Nining melakukan hubungan terlarang itu dengan 3 pria lain dan kakak iparnya juga melakukan hubungan terlarang dengan 3 wanita lain..."
" Suara desa*** keluar dari mulut mereka...karena begitu menikmati permainan Se** itu...Alberth dan Rifki membiarkan adiknya untuk melihat itu , karena sang adik juga harus belajar dan melihat sisi buruk dari dunia ini..."
" Tidak semuanya indah...jadi ini termasuk , memberi wawasan kepada adiknya...untuk tidak terjerumas ke dalam hal-hal yang tidak baik..."
Biad**....sungguh Biad**....Nining di rumah putus asa dan hanya ingin bunuh diri setiap harinya , disini...setelah mereka mendapatkan uang , mereka bersenang-senang...berpesta Riya...
Keputusan Nining untuk menjual rumah dan Pindah dari kota ini adalah hal yang benar...jika tidak , mereka akan terus menganggu kehidupan Nining...
Kak Alberth...habisi mereka saja kak , Sebenarnya Dita ingin melakukannya sendiri...tetapi hati Dita masih belum sanggup jika harus membunuh manusia , ucap Dita.
Meimei...tenang saja ya , orang-orang seperti mereka , memang tidak pantas untuk hidup...jawab Alberth." Alberth kemudian menjentikkan jarinya...ruangan langsung berubah dan tidak ada suara musik.."
__ADS_1
" Mereka yang masih asik Bercu*** dan mengen*** pasangannya...seketika langsung berhenti untuk melakukan hal yang tidak senonoh tersebut...kakak kandung Nining dan kakaknya iparnya , langsung tekejut melihat Dita..."
Kamu...kenapa kamu bisa ada disini ??? tanya Kakak kandung Nining." Dengan keadaan tubuh yang masih telan**** bulat , tanpa sehelai benangpun...begitupun juga dengan yang lainnya..."
Hahaha...gkgkgk...Cciihh...aku datang kesini , untuk melenyapkan kalian semua , kalian hanya akan memenuhi dunia ini saja...jawab dita. gadis ingusan sepertimu tahu apa...sebelum kamu melenyapkan kami , kami akan menikmati tubuhmu yang indah itu....
Aarrgghh...sudah tidak sabar aku rasanya ingin menikmati setiap lekuk tubuhmu itu...pasti akan sangat nikmat , aku akan menjadikanmu sebagai budak se**ku...ucap kakak ipar Nining.
" Alberth dan Rifki yang mendengar ucapan dari kakak Iparnya Nining...menjadi sangat marah , tetapi masih mereka tahan...karena ingin melihat sang adik , bagaimana cara menangani mereka..."
" Tanpa ada peringatan , tanpa ada ucapan...kakak Nining langsung mengambil senjata dan menembak Dita..."
Dorr
Dorr
Dorr
" Dita yang lengah terkena luka tembakan di lengannya....setelah itu Dita menghindar dari peluru lainnya..."
MEIMEI....DEKK....!!!
" Teriak Alberth dan Rifki yang melihat adiknya terkena luka tembak di tangannya...kemudian Dita mengambil pedang Phonix dan menyerang mereka..."
Slash
Tuk
Tuk
Tuk
Tuk
Tuk
" Lima kepala menggelinding di tanah...Dita langsung memenggal kepala mereka , karena sudah muak dan benci dengan perbuatan mereka...Alberth yang melihat Sang adik membunuh mereka , tersenyum senang...dan segera menghampirinya..."
__ADS_1
Dek...kamu tidak apa-apa kan ??? tanya Rifki. tidak apa-apa kak...jawab Dita. syukurlah kalau begitu...kakak akan membereskan sisanya , ucap Rifki. ya kak...jawab Dita.
Kalian telah berani menembak adikku...aku akan memusnahkan kalian semua , ucap Rifki." kemudian Rifki mengeluarkan pedang Naga dan membunuh mereka semua...setelah itu , Rifki membakar mayat mereka dengan eleman api yang sudah dimilikinya....hingga menjadi debu..."
" Alberth tersenyum puas...yang melihat perubahan adik-adiknya , setelah itu...Alberth merawat luka adik kecilnya dan mengeluarkan peluru dari lengannya..."
Bagaimana perasaan meimei setelah membunuh mereka semua ??? tanya Alberth. sangat puas kak Alberth...hati Dita yang merasa sesak , sekarang menjadi sangat lega...jawab Dita.
Apa meimei tidak takut jika terkena tembakan ??? tanya Alberth. awalnya takut sich...tetapi , entah kenapa...hati Dita tiba-tiba menjadi semakin benci terhadap mereka , setelah itu Dita mempunyai keinginan yang kuat untuk melenyapkan mereka , jawab Dita.
Tetapi Meimei juga harus berhati-hati...selalu waspada dan jangan lengah , walau musuh sudah mengaku kalah...sebelum meimei melenyapkannya....
Orang-orang seperti mereka itu...sangat licik dan mempunyai akal seribu , untuk bisa mendapatkan ampunan dan melepaskan mereka...setelah kita memberi ampun , mereka akan menyerang balik kita , ucap Alberth.
Ya kak...Dita mengerti , jawab Dita. lebih baik kamu sekarang tidur di dunia jiwa...Dage dan Didi yang akan kembali ke Hotel , ucap Alberth. Ssiaapp...balas Dita.
Minum 2 pil ini...pil ini akan menghilangkan rasa sakit dan bekas luka di tubuhmu , ucap Alberth." Dengan memberikan pil pemulih dan pil regenerasi"....Ok 👌👌👌 balas Dita." Dita langsung meminum pil tersebut..."
" Sedangkan Rifki...setelah membereskan sisanya , Rifki menyusul ke dunia jiwa dengan di antar oleh Bunny dengan naik sepeda...Rifki hanya menghela nafas pasrah yang melihat kelakuan aneh penghuni dunia jiwa milik kakaknya..."
Pedang Naga
Pedang Phonix
Kamar Dita di dunia jiwa
Bunny yang naik sepeda
Bersambung...baibai 😉😉😉😉😉
__ADS_1