Sistem Kekayaan Jalan Jalan Sambil Berbuat Kebajikan

Sistem Kekayaan Jalan Jalan Sambil Berbuat Kebajikan
episode 139


__ADS_3

" Waktu begitu cepat berlalu...malam yang dingin telah berganti menjadi pagi hari yang cerah...sang surya dengan gagahnya menyinari bumi ini..."


" Orang-orang telah mulai beraktifitas kembali...begitupun juga dengan Rifki dan Dita , Rifki yang selalu memasak untuk saudaranya..."


" Dita yang sedang menjalankan misi harian dari sistemnya Lily...sedangkan untuk kakaknya Alberth , masih terlelap...karena setiap malam Dia selalu begadang membantu mempercepat pembangunan rumah adiknya..."


MISI HARIAN TELAH DISELESAIKAN....Selamat Nona mendapatkan uang 3 milyar , uang telah ditransfer ke rekening , ucap Lily. terima kasih Lily , jawab Dita. sama-sama Nona , balas Lliy.


Boss Dita...sapa Rina , Rini , Yani dan Wati !!! hahaha...halach...tidak usah memanggil boss kalau disini , isin aku...kalau di peternakan saja memanggilku boss , kalau disini panggi saja Dita ya...ucap Dita.


Woke lah kalau begitu...jawab Rina dan di angguki oleh yang lainnya. kalian mau kemana rame-rame begini ??? tanya Dita. biasalah...masih mau panen jagung yang belum di panen , jawab Rini.


Belum selesai ya panennya ??? tanya Dita. belum...itu semua juga berkat kamu Dita , bibit yang kamu berikan sebagai uji coba...


Hasilnya sekarang banyak...kita jadi untung , bukannya buntung setiap tahunnya yang seperti dulu , jawab Yani.


Kamu ini TOP BGT dech Dita...kami semua juga mengikuti semua cara bertani dari sawah dan ladang yang kamu miliki , balas Wati.


Hasilnya...tanaman padi di sawah dan jagung yang ada di ladang , semuanya tumbuh subur...ucap Rina.


Dan...setiap dua bulan sekali kita juga bisa panen....tanpa harus takut kekeringan atau gagal panen lagi , sambung Yani.


Karena...sekarang , setiap sawah dan kebun...ada sumur dan juga ada listriknya...kamu benar-benar membantu ekonomi warga desa ini , ucap Wati.


Terima kasih Dita...jawab mereka semua." Dita merasa bahagia mendengar ucapan mereka dan Dita menangis karena haru bercampur senang..."


Kenapa kamu malah menangis Dita ??? tanya Rina dengan khawatir. aku menangis karena bahagia lurr...dulu , kalian ingat sendirikan betapa susahnya kehidupan orang tua kita dan kakak'ku....


Jika musim kemarau mereka harus ngangsu ( mengambil air ) dari sungai dengan dipikul di pundak untuk menyirami jagung....sedangkan kita yang masih kecil , hanya bisa melihatnya tanpa bisa membantu...


Mereka hanya meminta untuk bermain di gubuk dan tidak rewel...sampai mereka selesai bekerja , dan ibu kalian selalu membagi nasi putih+sambal+gorengan untuk'ku dan kakak'ku....


Aku juga berterima kasih kepada kalian ya lurr....jika tidak ada kalian semua warga desa yang selalu memberi kami makan secara bergantian ketika kami masih kecil...


Mungkin...Tidak akan ada Kak Rifki dan Dita , terima kasih sekali lagi lurr...kalian selalu baik dan tulus terhadap kami , ucap Dita dengan berderai air mata.


" Kemudian mereka memeluk Dita dan menangis bersama...karena teringat masa laiu yang menyedihkan , kesusahan dan kelaparan...waktu mereka masih kecil..."


" Ketika kakaknya Rifki sudah dewasa...Dita baru merasakan hidup enak , sang kakak yang selalu bekerja keras membanting tulang...agar sang adik tidak kekurangan dan mendapatkan kehidupan yang terbaik..."

__ADS_1


Wes lurr...ojo do tangisan terus yo , seng ndisek yo ndisek...di ingat-ingat untuk pembelajaran dan bekal hidup di masa depan...agar kita selalu saling tolong menolong , ucap Rina.


Dan berkah yang akan kita terima...ketika membantu atau saling tolong menolong antar sesama...kehidupan kita akan jauh lebih baik ke depannya , balas Rini.


Amin...jawab Mereka serempak !!! ayo lurr...mulai sekarang , kita harus semangat...dan tunjukkan kepada Mas Rifki dan Dita , yang sudah membantu kita...agar hidup semua warga di desa ini bisa menjadi lebih baik , ucap Yani.


Ya....aku juga setuju , kita akan selalu bekerja keras agar anak cucu kita nantinya....tidak akan mengalami kehidupan seperti kami , balas Wati.


Apalagi jika kita berhasil melalui ujian dari guru pembimbing dan kuliah...kita bisa mengembangkan semua produk dari Dita ke luar kota bahkan luar negeri , sambung Rina.


YE...YE...YE...SEMANGAT....SEMANGAT...SEMANGAT...GO....GO....GO...LINA LOVERS...WE LOVE YOU...πŸ™†πŸ™†πŸ™†πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰...SARANGHAE...ucap mereka semua termasuk Dita.


Iya sudah Dita...kita semua ke ladang dulu ya , ucap Yuni dan di angguki yang lainnya. Ok πŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘Œbalas Dita." mereka lalu pergi ke ladang jagung...dan Dita kembali pulang ke rumah..."


" Beberapa waktu kemudian...Dita telah sampai di rumahnya , Dita langsung menuju ke dapur untuk mencari kakaknya..."


Kak Rifki masak apa hari ini ??? tanya Dita." yang telah sampai di dapur"....kakak masak kare rajungan , jawab Rifki. dapat rajungan darimana kak ??? tanya Dita.


Hehehe...dapat rajungan dari Juana , kota Pati jawa tengah , jawab Rifki. kapan kak Rifki ke kota Pati ??? tanya Dita lagi. kemarin setelah mengukur tanah...


Saudara dari Fais ada yang ingin menjual tambak bandeng dan tambak udang windu yang ada di daerah Juana , kota Pati...mereka menawari kakak , berminat apa tidak...


Jadi...karena itu , kakak pulang terlambat ??? balas Dita. iya...yang lama , menunggu rajungan ini yang baru akan di lelang di TPI Juana...


Kakak juga membeli 10 kapal yang masih baru dek...tetapi masih proses pembuatan , ketika kakak meliahat kapal-kapal besar yang bersandar di TPI Juana dan membongkar hasil tangkapan mereka...


Tiba-tiba saja kakak mempunyai ide bisnis untuk ikut berbisnis di bidang perikanan dan perkapalan , ucap Rifki.


Hehehe...tidak apa-apa kak , Dita akan selalu mendukung kak Rifki selama itu baik...jika yang tidak baik...' tidak akan di dukung' ...jawab mereka serempak !!!


Hahaha...gkgkgk..." mereka berdua lalu tertawa terbahak-bahak bersama-sama"....oohh ya , mengenai tambak bandeng dan tambak udang windu itu , bagaimana kak ??? kak Rifki jadi membelinya tidak ??? tanya Dita.


Jadi dek...maka dari itu , kakak hari ini akan mengurus semua masalah jual beli di notaris kota B dan notaris kota Pati...kakak nanti akan pulang terlambat lagi....


Oohh ya kakak hampir lupa...kakak juga membuka cabang cafe baru di Juana kota Pati...pas kebetulan juga , ada orang yang ingin menjual cafenya karena mereka sudah tua dan malas mengurusnya , ucap Rifki.


Ya kak...itu malah bagus , kalau ada ruko yang dijual...Dita juga mau kak , untuk membuka cabang toko buah di Kota Pati...jawab Dita.


Siap...nanti kakak carikan ruko yang ada di pasar juana...dek , ngomong-ngomong...kamu sudah tahu belum jika di halaman belakang ada mobil baru ??? tanya Rifki.

__ADS_1


Belum tahu kak...memangnya kenapa ??? Dita tidak pernah ke halaman belakang , jika Dita pergi dan pulang membawa mobil yang ada di halaman depan , jawab Dita


Kak Alberth membeli mobil baru , jawab Rifki. mobil apa kak...??? tanya Dita. kakak belum mengeceknya...kakak hanya melihatnya saja waktu menyapu dan mengepel lantai , jawab Rifki.


" Dita mangut-mangut mendengar ucapan dari kakaknya...dan jiwa Dita yang kepo , mulai meronta-ronta..."



Kare Rajungan



Tambak Bandeng




Tambak Udang Windu




Kapal Baru yang baru di pesan




Kapal Bersandar di TPI Juana



Cafe di Juana



Pasar Juana

__ADS_1


Bersambung....baibai πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰


__ADS_2