
" Selesai mereka dengan makan malam di Alun-Alun Rembang...mereka kemudian pergi meninggalkan Alun-Alun dan kembali melanjutkan perjalanan...."
" Long Xun mengendarai mobil menuju ke hotel Fave...setelah sampai disana , Alberth memesan kamar untuk keluarga...kemudian mereka di antar oleh Bellboy , menuju kamar mereka..."
" Setelah sampai di kamar...mereka membersihkan diri secara bergantian , Dita yang pertama untuk membersihkan dirinya...kemudian Rifki , Long xun dan terakhir Alberth...."
" Setelah Alberth membersihkan diri...Alberth melihat jika adik-adiknya sudah tertidur pulas"....Tuan...ucap Long Xun. ya...aku mengerti , apa yang ingin kamu katakan...
Kamu ingin mengatakan jika adik-adik'ku kelelahan kan...tidak apa-apa , mereka jarang berpetualang....
Dan...sekarang , mereka akan memulai petualangan mereka...mereka mengingatkanku kepada Fu Mu yang suka berpetualang...lebih baik kita ke dunia jiwa untuk beristirahat , ucap Alberth.
Baik Tuan...jawab Long Xun." Lalu Alberth memindahkan mereka ke dunia jiwa...agar mereka bisa beristirahat dengan cukup...dan mempunyai tenaga yang fit , untuk melanjutkan petualangannya besok pagi...."
" Waktupun berjalan dengan cepat...kini Dita , sudah menjalankan misi harian dari sistemnya Lily...Dita melakukan misi itupun dengan sempurna..."
MISI HARIAN TELAH DI SELESAIKAN...Selamat Nona mendapatkan uang 3 milyar , uang telah di transfer ke rekening , ucap Lily. terima kasih Lily , jawab Dita. sama-sama Nona , balas Lily.
" Kemudian Dita kembali ke kamarnya dan segera membersihkan diri...selesai Dita membersihkan dirinya , tak berselang lama...kakaknya Rifki bangun..."
Pagi dek...ucap Rifki. pagi juga kak...kak Rifki segera mandi saja , paling sebentar lagi kak Alberth bangun...terus kita sarapan pagi dan OTW pantai Wates , balas Dita.
Okey...jawab Rifki." Kemudian Rifki pergi mandi...dan benar saja , beberapa menit kemudian...kak Alberth bangun...Setelah Rifki selesai mandi , Alberth juga membersihkan dirinya..."
Kak Alberth...dimana Long Xun ??? tanya Dita. Dia ada di dunia jiwa...Dage akan mengganti mereka setiap harinya...hari ini , Long Fan yang akan mengemudi , jawab Alberth.
Oohh ternyata begitu...balas Dita." Kemudian Long Fan muncul di hadapan mereka...setelah itu , mereka keluar dari kamar hotel dan menuju ke restoran hotel untuk sarapan pagi..."
Kamu ingin makan apa dek ??? tanya Rifki. Bubur kacang ijo , jus alpukat dan nasi goreng saja kak...jawab Dita. Okey...balas Rifki. kak Alberth ingin makan apa ??? tanya Rifki.
Samakan saja...biar mudah , jawab Alberth. ya kak...balas Rifki. bagaimana denganmu Long Fan...tanya Rifki. samakan saja Tuan...jawab Long Fan. baiklah kalau begitu , kita samakan semua...ucap Rifki.
" Kemudian Rifki memesan makanan untuk mereka semua...sambil menunggu makanan di antar , mereka mengobrol ringan dan bercanda..."
" Beberapa menit kemudian...makanan telah di antar , kemudian mereka semua menikmati makanan itu dengan tenang....45 menit berlalu , mereka kini telah berada di dalam mobil dan bersiap-siap untuk pergi ke Wates..."
Kak Rifki...kita ke Wates dulu atau Hutan Mangrove dulu ??? tanya Dita. Ke Wates dulu dek...setelah itu ke Hutan Mangrove , jawab Rifki." Dita hanya mangut-mangut mendengar jawaban dari kakaknya..."
" Setelah mengemudi selama satu jam...mereka telah sampi di Wates Pantai pasir putih...kemudian mereka semua keluar dari dalam mobil dan berjalan masuk ke pantai..."
Bagaimana...kamu suka tidak ??? tanya Rifki. hehehe...suka kak , disini hanya ada pemandangan...belum ada permainan dan lainnya , jawab Dita.
__ADS_1
Iya....pantai ini termasuk baru , seperti pantai Caruban...jadi kurang begitu terkenal dan belum begitu banyak yang tahu...
Tetapi lambat laun...pantai ini akan menjadi terkenal dan viral , karena keindahan pasir putihnya , ucap Rifki.
Kak Rifki memang benar...jika mereka mau mengembangkan seperti di Karang Jahe , pasti tempat ini akan ramai juga , jawab Dita." sedangkan Alberth dan Long Fan...hanya menjadi pendengar saja...."
Iya sudah...kita jalan-jalan saja dan berfoto selfi disini sebentar , setelah itu...kita ke Hutan Mangrove...ucap Rifki. Ok 👌👌👌 balas Dita.
" Kemudian mereka mulai berfoto selfi riya dengan banyak gaya...setelah itu , mereka mengelilingi pantai wates"....kak , ayo kita berjalan ke tengah laut...Dita ingin kesana kak , ucap Dita.
Ya...balas Alberth." Kemudian mereka berjalan menuju ke tengah laut...dengan menaiki sebuah jembatan yang mengarah ke tengah laut..."
Pemandangan disini lebih bagus...anginnya juga kencang , betah kalau berlama-lama disini...membuat pikiran menjadi tenang dan fresh....ucap Dita.
Laut memang sangat cocok untuk menghilangkan pikiran yang sedang suntuk...mereka bisa melepaskan segala keluh kesah mereka dengan berteriak di laut...
Asalkan...tidak ada orang yang melihat dan mendengarnya...jika ada , mereka akan menganggap kita gila...
Biasanya....orang itu akan melakukannya jika malam hari dan pantai sudah sepi...itu akan sedikit mengurangi beban pikiran orang itu , ucap Rifki.
Ternyata kak Rifki tahu banyak ya...jawab Dita. bukan tahu banyak , hanya saja...kakak pernah mempunyai teman yang seperti itu , balas Rifki." Dita hanya berr oohh riya mendengar jawaban dari kakaknya Rifki.
Apa meimei sudah puas disini ??? tanya Alberth. sudah kak...pikiran dan hati Dita , menjadi lebih baik sekarang , jawab Dita. masih ingin disini atau melanjutkan perjalanan berikutnya ??? tanya Alberth.
" Mereka kemudian kembali ke parkiran dan melanjutkan perjalanan berikutnya...Long Fan mengemudikan mobil menuju ke Hutan Mangrove , yang ada di desa banggi...."
" Setelah menempuh perjalanan selama satu jam...mereka akhirnya telah sampai di lokasi wisata Hutan Mangrove...mereka memarkirkan mobilnya agak jauh , karena banyaknya pengunjung...."
" Setelah mereka keluar dari mobil...mereka semua berjalan cukup jauh , untuk sampai di hutan Mangrove....mereka berjalan melewati gudang penyimpanan garam dan tambak udang..."
Kak...apa ini yang dinamakan tambak udang ??? tanya Dita." yang melihat kanan dan kirinya seperti tambak udang"...kamu benar dek , ini adalah tambak udang windu...
Tambak ini kelihatannya sebentar lagi akan panen...karena udangnya sudah kelihatan besar-besar , jawab Rifki. lalu...bagaimana tambak udang kak Rifki ???
Tambak udang kakak masih lama dek...baru pembibitan , jawab Rifki. bagaimana kalau Dita yang memberikan bibitnya kak ??? balas Dita. boleh juga dek...pasti , hasilnya akan lebih bagus dan baik , ucap Rifki.
Tentu saja kak...bibit udang dari Dita tidak ada duanya dan juga...tidak di jual secara asal , bibit ini hanya untuk kita saja...
Jika mereka ingin bibit ini...mereka hanya bisa di beli melalui kakak , bibit ini juga tidak akan bisa di curi...hehehe...kak Rifki paham kan maksud ucapan Dita , balas Dita.
Iya dek...kakak paham , maksud dari ucapanmu itu...jawab Rifki. ssiipp...apa ini masih jauh kak jalannya ??? tanya Dita. Tidak kok...sebentar lagi akan sampai , jawab Rifki.
__ADS_1
Apa meimei lelah ??? jika lelah , Dage akan menggendongmu...ucap Alberth. Tidak kak Alberth...Dita masih masih muda dan masih kuat untuk berjalan jauh dan mendaki gunung...hehehe...jawab Dita.
" Mereka semua tertawa terpingkal-pingkal mendengar ucapan dari Dita...mereka semua sangat bahagia dengan kehangatan keluarga bersama..."
Hotel Fave Rembang
Kamar Keluarga
Restoran Fave Hotel
Bubur kacang ijo
Nasi Goreng
Wates Pasir Putih
Jembatan di tengah Laut
__ADS_1
Tambak udang di kanan kiri menuju Hutan Mangrove
Bersambung....baibai 😉😉😉😉😉😉