Status Kita

Status Kita
episode 10


__ADS_3

satu bulan berlalu setelah dimana Revan memperingati teman temanya agar tidak macem macem dengan Vanya dan selama ini mereka berdua sudah menjalani kehidupan masing masing jika bertemu mereka bagaikan dua orang asing yang tidak memiliki hubungan dan tentang malam itu keduanya sudah melupakanya . tapi pagi ini ada yang berbeda dari Vanya dia sejak tadi muntah muntah badanya pun sudah lemas dia berpikir masuk angin , dengan tenaga yang tersisa dia memaksakan untuk sekolah bagemana lagi dia tidak mau biasiswanya dicabut . sesampainya di kelas Vanya pun hanya menegelamkan wajahnya di meja entah kenapa tiba tiba dia ingin bertemu Revan . kedua sahabat vanya pun ikut bingung ada apa dengan Vanya karena tidak biasanya .


Jihan :" Vanya Lo sakit , mau gue anter ke uks wajah Lo pucet gue jadi hawatir "


Vanya :" gue gak papa cuma masuk angin aja "


waktu cepat berlalu bel pulang sekolah telah berbunyi Vanya dengan senang hati pulang menuju rumahnya namun sepertinya dia harus mengurungkan niatnya saat melihat geng motor viktor . geng motor yang merupakan musuh bebuyutannya dari lama karena masalah sepele yaitu ketua geng motor mereka kalah balapan dengan nya


riko :" halo vanya udah lama nih kita gak seneng seneng"


vanya :" mau apa lo "


evan :" mau kita gimana kalou nanti malem kita seneng seneng "

__ADS_1


Vanya :" jaga ucapan Lo gue bukan cewek murahan "


dan tak lama perkelahian antara Vanya dan geng motor Viktor tak terelakan . jumlah yang kalah banyak belum lagi badanya yang kurang sehat membuat dia kalah belum lagi saat dia merasakan sakit di perutnya saat salah satu anggota geng Viktor menendang perutnya .


Vanya ;" ah perut gue sakit "


anak geng motor viktor yang melihat Vanya kesakitan cepat cepat pergi dari situ sebelum ada warga dan polisi melihat kejadian itu .


Vanya benar benar pasrah perutnya benar benar sakit belum lagi dia seperti melihat darah keluar dari roknya kesadarannya mulai hilang saat sayup sayup dia mendengar suara motor dan seseorang memangil namanya


tapi bagaimana caranya dia akan membawa vanya dalam keadaan pingsan sementara dirinya membawa motor tapi sepertinya tuhan Masia baik tiba tiba ada sebuah taksi yang melintas dia pun segera memberhentikan. taksi itu dan menyuruhnya untuk ke rumah sakit . bahkan sekarang Revan sudah tak peduli motornya yang ada di pinggir jalan yang ada di pikirannya adalah keadaan Vanya .


20 menit kemudian taksi yang di tumpangi Revan telah sampai di rumah sakit .

__ADS_1


Revan :" pak ini uangnya kembaliannya ambil aja "


dengan cepat dia membawa vanya masuk ke rumah sakit .


Revan :" dokter , suster tolong tolong "


para perawat dan dokter yang mendengar teriakan Revan segera menghampirinya dan membawa vanya untuk segera ditangani . melihat Vanya yang masuk ke dalam ruang penanganan membuat Revan sedikit hawatir dia berdoa semoga Vanya baik baik saja . dan tak lama dokter yang menangani Vanya keluar .


Revan :" dokter , dokter keadaan Vanya baik baik aja kan "


dokter :" maaf sebelumnya apa anda suami dari pasien "


revan :" ya saya suaminya ada apa dok "

__ADS_1


dokter :" mohon maaf kami telah berusaha semaksimal mungkin tapi bayi yang sedang istri bapak kandung tidak bisa di selamatkan usia kandungan yang masih cukup muda dan benturan yang cukup keras membuat bayi yang sedang dikandung tidak bisa di selamatkan "


Revan :" istri saya hamil dok "


__ADS_2