Status Kita

Status Kita
episode 23


__ADS_3

Vanya yang tadinya sedang sedih di dapur langsung menghentikan tangisnya saat mendengar suara keributan dari arah depan , dengan tergesa gesa dia pun keluar menuju tempat para pengunjung makan


sesampainya dia disana dia dibuat terkejut saat melihat Revan dan Riko sedang berantem , dia juga bingung kenapa bukanya memisahkan kedua teman mereka hanya menonton .


karena tidak mau suasana makin tidak terkondisi dia pun maju dan mendekat kearah mereka sambil berusaha memisahkan keduanya yang dari tadi saling memukul satu sama lain dan ternyata usahanya tak sia sia dia sekarang sudah berada diantara Revan dan Riko yang sedang bersiap memberi pukulan satu sama lain .


satu senti saya dia mau atau mungkin Revan dan Riko tidak mengentikan pukulannya Mungin sekarang wajah cantiknya akan terkena pukulan .

__ADS_1


Vanya :" kenapa hab berinti pukul nih pukul lagi sampai kalian puas , kalau perlu sampai nih kave hancur kalian ini ada masalah apa hah sampai berantem gak tau tempat gak lihat di sini banyak pengunjung bahkan ada anak kecil yang bisa aja takut karena lihat kalian berantem , Lo semua juga bukanya pisahin atau apa malah lihatin seneng kalian lihat orang berantem , kalau seneng nonton sana di ring tinju atau di kejuaraan mma bukan di tempat umum "


Riko :" maaf nya tapi jujur kali ini bukan gue yang mulai tuh Revan dia yang tiba tiba tonjok gue padahal gue gak punya masalah sama dia "


Revan :" gak punya masalah Lo bilang , Lo dan antek antek Lo dengan tega tingalin Vanya di jalan itu bukan masalah hah dimana hati nurani Lo bahkan kelakuan kalian ini udah buat Vanya hampir kehilangan nyawa tau gak andai gue gak lewat jalan itu pasti Vanya bakalan masih tergeletak di jalan sendirian "


Vanya :" udah cukup itu masalah angep aja udah selesai gue gak mau inget inget lagi sekarang gue minta kalian semua Riko Evan Aldo kalian pergi dari sini "

__ADS_1


Vanya :" pak bos kalau mau pecat saya pecat aja saya ,saya tau kok ini semua gara gara saya sekali lagi saya minta maaf karena udah bikin keributan di kave ini"


satria :" kamu gak perlu minta maaf Vanya ini semua bukan salah kamu , saya malah berterima kasih karena kamu sudah menghentikan perkelahian tadi aksi kamu cukup bagus yang salah adalah nih sahabat saya yang tidak bisa mengontrol emosinya saat tahu bahwa penyebab kamu masuk rumah sakit adalah Riko dan teman temanya sebaiknya kamu kembali bekerja "


seperginya Vanya dari tempat kejauhan Angga langsung berucap .


Angga :" Revan Revan ada apa gerangan nih tiba tiba Lo kebawa emosi apalagi ini ada hubungannya sama Vanya jangan jangan Lo suka sama Vanya "

__ADS_1


Revan :" gue gak suka ya sama Vanya gue cuma emosi aja masak Vanya ditinggalin di tengah jalan dengan keadaan cukup parah untung gue yang nemuin kalau orang jahat gimana misal nanti dijual gitu diambil organ dalamnya gimana emang gak ada otak si Riko itu , walopun perempuan itu bukan Vanya gue juga bakal tolongin kali "


faro :" tapi Lo gak bakal Semarah itu kan "


__ADS_2