
Revan hanya geleng geleng dalam situasi seperti ini Vanya masih saja mementingkan makanya dan ada satu kesimpulan yang dapat Revan ambil bahwa Vanya adalah gadis paling unik yang revan temuhi .
15 menit kemudian Vanya telah selesai dengan kegiatan mandinya dia pun memulai makan mie yang tadi dia buat sementara Revan hanya melihat apa yang fanya lakukan .
Revan :" Vanya gue mau minta maaf soal kejadian malam itu . gue bener bener mabuk pasti Lo berpikir bahwa gue laki laki paling berengsek di dunia Lo boleh nya pukul gue , tampar bahkan kalau Lo ada masalah cari gue gue bakal selalu ada buat Lo Vanya gue bahkan akan tanggung jawab "
Vanya :" Lo gak boleh salahin diri Lo gue juga mabuk waktu itu untung aja malem itu gue ketemu Lo kalau orang jahat gimana gue udah lupain semua angep aja ini udah takdir "
mendengar jawaban dari Vanya membuat Regan terharu tak lama Revan pun pamit untuk pulang .
keesokan harinya Vanya harus bangun lebih awal karena motornya masih mogok membuat dia harus naik bus pagi ini untung saja dia tak bangun kesiangan . dia pun mulai masuk ke dalam kelas .
sementara di sisi lain Revan sedang berada di dalam kelas kepalanya sedikit pusing tapi hanya dianggap angin lalu pasti ini efek dia kemarin hujan hujanan bersama Vanya .
leo :" selamat pagi para jomblo Leo yang ganteng udah datang mana nih sambutanya karpet merah gitu atau salam penghormatan "
__ADS_1
angga :" hey kalian semua denger gak ada yang ngoceh tapi kok gak ada wujudnya jangan jangan hantu lagi tau sendiri kan kalau sekolah kita itu dulu bekas kuburan "
Revan :" hey Lo berdua ini tuh masih pagi gak usah debat pusing gue lihatnya Lo juga ngga kenapa dari dulu pasi setiap kita sekolah bilangnya sekolah ini dulu bekas kuburan gak ada yang lain gitu rumah sakit , atau bekas penjajahan Belanda "
leo :" soriy revan oiya Lo sakit kok muka Lo pucet gitu "
Revan :" pala gue sakit "
Angga :" makanya kalau gak mau sakit gak usah lari lari Ujan ujan "
leo :" eh Angga Revan itu udah gede mana Mungin main ujan ujanan Lo pikir dia anak teka "
Revan :" itu pak bos kita lagi kenapa dah "
leo :" gak tau gue biasa masalah orang kaya kalau gak salah orang tuanya mau jodohin dia "
__ADS_1
bel istirahat telah berbunyi untuk kedua kalinya vanya akan pergi kelantin karena ingin mengembalikan jaket milik kak satria yang dipinjam kan .
Vanya :" pak bos eh kak satria nih Vanya mau kembaliin jaket yang kemarin dipinjam makasih "
satria :" sama sama "
Vanya hanya membuang nafas dia sudah biasa akan sikap bosnya yang satu ini Vanya ingin segera pergi meningalkan meja tempat bosnya dan teman teman karena berdiri dia sudah menjadi pusat perhatian seluruh penghuni kantin . di meja itu pun teman teman satria memasang wajah yang berbeda beda .
Rendra dan satria yang memasang wajah dingin , Angga yang murah senyum , Leo yang dari tadi mencoba menggodanya biasa jiwa keplayboanya itu sedang kumat Hinga tatapan fanya beralih pada Revan dia hanya mengaduk aduk makananya dan wajah sedikit pucat dia beranggapan bahwa sekarang Revan sedang sakit dan itu karena dirinya yang mengajak Revan hujan hujan tanya menjadi sedikit merasa bersalah .
leo :" neng cantik jangan berdiri disitu aja sini duduk sebelah Abang "
Vanya :" engak enggak usah gue gak mau jadi pusat perhatian semua orang yang ada di kantin "
leo :" kalau gitu jadi pusat kesayangan gue aja "
__ADS_1
Angga :" heh singa hutan vanya gak cocok sama Lo mending sama gue yang dijamin kesetiannya "
Vanya hanya tersenyum hingga matanya tak sengaja bertemu dengan tatapan sayu milik revan keduanya saling tatap dan apa yang terjadi kita lihat di episode selanjutnya.