Status Kita

Status Kita
episode 18


__ADS_3

jika Vanya sedang memikirkan nasib pekerjaan yang dia miliki sekarang Revan sedang memikirkan kehidupan dia dan Vanya kedepanya apa dia bekerja separuh waktu juga seperti Vanya .


ya mungkin itu ide yang bagus untuk saat ini tapi dia mau kerja di mana apakah dia minta bantuan teman temanya ah tidak pasti nanti mereka akan bertanya macam macam untuk apa dia mencari pekerjaan .


jujur dia masih ingin merahasiakan pernikahan mereka bukan karena malu atau apa dia hanya akan menungu momen yang pas saja untuk mengatakan segalanya pada teman temannya .


setelah lama berpikir sebuah ide muncul di kepalanya bukanya dia sering mengikuti balapan ya itu ide yang bagus . uang yang dia dapat pasti akan cukup untuk beberapa hari dan untuk pekerjaan mungkin dia akan mencoba untuk menyanyi di kave bahkan ada beberapa orang yang memuji suara yang dia miliki .


lama dia memikirkan cara mencari uang membuat Revan tak menyadari bahwa bel istirahat sudah berbunyi bahkan sahabat sahabatnya sudah mulai ingin meningalkan kelas . ngomong ngomong soal istirahat sebaiknya dia tidak perlu kekantin bukanya mulai hari ini dia harus irit karena Revan yang dulu bukan yang sekarang .


Angga ;" eh Revan Lo gak denger bel istirahat udah bunyi ayo ke kantin malah diem aja awas nanti kesambet lagi biasanya Lo paling cepat kalau ke kantin "

__ADS_1


Revan :" kalian duluan aja kekantin gue males mau di kelas aja "


varo :" gak seru Lo Van udah walopun Lo gak makan atau males ikut aja ke kantin gak lihat tuh satria sama Rendra udah tingalin kita buruan ayo ke kantin nanti mereka ke buru marah , "


Angga :" bener kata varo udah kayak cewek aja Lo diem dikelas pakek acara males segalak "


ahirnya dengan terpaksa Revan menuruti omongan kedua sahabatnya untuk pergi ke kantin dengan tak lupa membawa nasi kuning yang dia beli tadi pagi .


mereka bertiga mulai berjalan menuju kantin di sisi lain Vanya sekarang sedang di seret kedua sahabatnya untuk pergi ke kantin padahal dia sudah menolaknya namun kedua sahabatnya kekeh akan mentraktirnya jika dia tak punya uang .


Vanya :" Ratna , Jihan lepasin tangan gue malu tau dilihatin banyak orang "

__ADS_1


Ratna :" makanya kalau gak mau kita seret nurut aja ikut kita ke kantin tenang kalau Lo gak punya duit gue traktir "


Vanya :" enggak usah gue juga masih punya nasi kuning yang gue bawa dari rumah belum gue makan mubazir tau gak kalau gak di makan soalnya gue belinya pakek duit bukan daun "


ahirnya tarik tarikan pun terjadi di antara mereka bertiga Vanya yang kekeh gak mau ke kantin dan Jihan dan Ratna yang ingin memaksa vanya untuk pergi ke kantin .


saat tarik tarikan itu terjadi vanya tidak bisa menyimbangkan keseimbangan tubuhnya bayangkan saja dua lawan satu pasti dia akan kalah membuat dia menabrak seseorang. .


Vanya sudah memejamkan matanya mengira dia akan jatuh ke lantai namun dia tidak merasakan sakit di tubuhnya dia malah merasakan ada tangan yang melingkar di pinggangnya saat membuka


mata dia terkejut melihat Revan ada di depanya dan ternyata dia juga yang menahan pinggang Vanya agar tidak jatuh berarti yang dia tabrak adalah Revan .

__ADS_1


__ADS_2