Status Kita

Status Kita
episode 21


__ADS_3

setelah ,melihat isarat dari Revan , Vanya pun segera pergi meningalkan meja itu dan kembali bekerja .


melihat Vanya yang pergi ke tempat kerjanya membuat Revan lega karena dia tidak akan di gangu dan digoda oleh sahabatnya .


satria :" jadi Van Lo ada apa telpon gue ada masalah "


Revan :" gue kesini mau bilang ke elo kalau gue mau jual motor gue berapa aja asal masih setandar bukanya Lo dari dulu pengen banget motor gue , tapi kalau Lo gak mau gue bisa tawarin ke orang lain "


satria ;" tunggu tunggu Lo lagi gak sakit kan Revan gak ada angin gak ada hujan tiba-tiba Lo nawarin motor yang dulu bahkan bikin gue mohon mohon sama Lo "


faro :" iya nih apa om Mahendra bangkrut sampai sampai Lo jual motor Lo ke satria "


Revan :" engak gue cuma mau ganti suasana aja gimana Lo mau beli motor gue gak "

__ADS_1


satria :" kalau sekarang engak dulu soriy Revan gue baru bukak cabang gue janji dua bulan lagi gue beli motor Lo"


Revan uang mendengar itu sedikit senang dan sekarang dia harus memikirkan bagemana dapat uang sebelum motor itu terjual .


Revan :" oke deh nah gimana kalau selama dua bulan ini gue kerja di kave Lo jadi pelayan juga gak masalah soal harga motor gue serahin sama Lo atau Lo pakek aja motor gue tapi sebagai gantinya Lo buat gue kerja di sini atau di cabang baru Lo pasti Lo butuh karyawan "


satria :" oke Doel motor Lo gue beli 30 juta gimana dan selama dua bulan atau lebih Lo bisa kerja di sini tapi soriy Rev yang ada tinggal lowongan sebagai pelayan apa Lo mau "


Angga :" kayaknya dua temen kita lagi sakit deh soalnya yang satu yang bisanya dingin bicaranya sekarang bicara mulus kayak jalan tol dan yang satu lagi dulu bilang gak bakal jual ke siapapun dan dengan harga berapapun lah sekarang tiba tiba bakal di jual "


ditengah obrolan serius itu Vanya datang dengan membawa pesanannya dan melayani mereka dengan baik .


Vanya :" ini silahkan di nikmati pesenanya kalau gitu saya permisi dan kalau ada yang ingin di pesan atau dibungkus bisa pangil saja pelayan atau minta tolong sama bos yang ada di depan kalian sesuai moto restoran kami pelangan puas bis senang kalau gitu saya ke belakang dulu bos jangan pecat saya karena saya hanya menjalankan aturan "

__ADS_1


setelah mengatakan itu Vanya segera pergi kedapur sementara Revan yang melihat tingkah Vanya yang menurutnya lucu dan membuat dia tersenyum dan berkata dalam hati lucu juga si Vanya .


sementara Vanya yang sekarang berada di dapur memegang dadanya di mana jantungnya berada dan berdetak dengan kencang bukan karena berlari atau karena berbicara dengan bos dinginya .


tapi karena melihat senyum Revan yang menurutnya sangat manis .


Vanya :" aduh manis banget sih senyum Lo , jadi makin ganteng aja mana jantung gue detak nya kenceng banget kita kira Revan denger gak ya kalau denger gue Mali banget "


sementara di salah satu meja


faro :" Lo jawab sama gue sebenarnya Lo suka ya sama vanya sampai ikutin Vanya kerja dan itu cuma modis "


revan :" ngomong apa sih Lo gak mungkin gue ikutin fanya gak ada kerjaan dan buang buang waktu berharga gue "

__ADS_1


__ADS_2